GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaksa Agung Dorong Pemulihan Aset Lewat Mekanisme DPA

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mendorong dilaksanakannya pemulihan aset negara lewat penerapan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) atau kesepakatan penundaan penuntutan
Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:11 WIB
Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mendorong dilaksanakannya pemulihan aset negara lewat penerapan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) atau kesepakatan penundaan penuntutan.

Hal itu disampaikan Jaksa Agung dalam seminar bertajuk Optimalisasi Pendekatan Follow The Asset dan Follow The Money melalui Deferred Prosecution Agreement dalam Penanganan Perkara Pidana yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diterangkan Jaksa Agung, mekanisme DPA merupakan hal baru yang diatur dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

Menurutnya, pendekatan follow the asset dan follow the money yang selama ini digunakan untuk mengamankan aset dari terpidana, bisa dilaksanakan dengan menerapkan mekanisme DPA.

Langkah tersebut, kata dia, diproyeksikan dapat memberikan efisiensi dan efektivitas penegakan hukum dalam mencapai tujuannya.

“Penegakan hukum pidana bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. DPA harus dilaksanakan dengan akuntabilitas, transparansi, serta berlandaskan pada pendekatan restoratif, korektif, dan rehabilitatif,” katanya mengutip Antara pada Kamis.

Lebih lanjut, Jaksa Agung mengungkapkan bahwa penerapan DPA lazim digunakan pada sejumlah negara penganut sistem hukum common law dengan tujuan menggali potensi pendapatan negara dari kasus kejahatan korporasi tertentu.

Adapun di Indonesia, ujar dia, konsep ini relevan untuk mengoptimalkan pengembalian kerugian negara sekaligus mencegah pemborosan anggaran dalam proses penegakan hukum.

Pemimpin Korps Adhyaksa itu juga menegaskan bahwa pembaruan hukum acara pidana melalui DPA bukanlah upaya melemahkan hukum, tetapi untuk memperkuat fungsi hukum sebagai instrumen pemulihan dan pembangunan budaya hukum yang lebih baik.

“Ini adalah momentum penting dalam sejarah reformasi peradilan pidana Indonesia. Penegakan hukum bukan hanya menghukum, tetapi juga memulihkan, memperbaiki, dan membangun kepercayaan publik terhadap hukum,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, dirinya mengingatkan agar perumusan kebijakan dan pelaksanaan DPA, terlebih yang menggunakan pendekatan follow the asset dan follow the money, dilaksanakan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan distorsi negatif yang merugikan kepentingan bangsa.

“Interpretasi terhadap DPA harus dilakukan secara cermat untuk memastikan tindakan yang diberikan kepada pelaku sepadan dengan pelanggaran yang dilakukan,” ujarnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bedah Kekuatan Bulgaria, Alumni Piala Dunia yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Bedah Kekuatan Bulgaria, Alumni Piala Dunia yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Bulgaria merupakan negara tradisional di sepak bola Eropa, Pasalnya, mereka pernah menjadi semifinalis Piala Dunia.
Ramalan Zodiak Minggu Ini, 30 Maret - 5 April 2026: Gemini Dengarkan Intuisi, Libra Jangan Berkorban Mulu

Ramalan Zodiak Minggu Ini, 30 Maret - 5 April 2026: Gemini Dengarkan Intuisi, Libra Jangan Berkorban Mulu

Ramalan zodiak minggu ini, 30 Maret - 5 April 2026. Saatnya atur prioritas, jaga keseimbangan hidup, dan ambil keputusan penting. Simak prediksi selengkapnya.
AS Bergejolak, Demo Besar "No Kings" di Berbagai Kota Tuntut Gulingkan Trump Imbas Perang Iran

AS Bergejolak, Demo Besar "No Kings" di Berbagai Kota Tuntut Gulingkan Trump Imbas Perang Iran

Demo "No Kings" menggema di seluruh Amerika Serikat, menuntut agar Presiden AS Donald Trump untuk mundur dari jabatannya, imbas kebijakan seperti perang Iran.
Setelah Megawati Hangestri, Jung Ho-young Jadi Rebutan Tim Liga Voli Korea di V-League 2026-2027

Setelah Megawati Hangestri, Jung Ho-young Jadi Rebutan Tim Liga Voli Korea di V-League 2026-2027

Mantan rekan setim Megawati Hangestri sekaligus middle blocker Red Sparks, Jung Ho-young dikabarkan menjadi incaran bagi sejumlah klub di bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027.
Penghormatan Terakhir Negara untuk Mantan Menhan Juwono Sudarsono, Tokoh Lintas Era yang Berpulang

Penghormatan Terakhir Negara untuk Mantan Menhan Juwono Sudarsono, Tokoh Lintas Era yang Berpulang

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin prosesi pemakaman militer mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Nasional Kalibata, Minggu (29/3).
Tim Geypens Dikejar Jurnalis Belanda, FC Emmen Akui Sempat Ragu Beri Menit Bermain

Tim Geypens Dikejar Jurnalis Belanda, FC Emmen Akui Sempat Ragu Beri Menit Bermain

Media Belanda, Tubania melaporkan Tim Geypens tidak menjawab telepon selama beberapa hari dan tak menanggapi pesan dari jurnalis Belanda. 

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT