GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Semua Keluarga Dapat Bansos 2025, Begini Cara Cek PKH dan BPNT dengan NIK KTP

Tidak semua keluarga dapat bansos 2025. Begini cara cek penerima PKH dan BPNT dengan NIK KTP melalui website Kemensos dan aplikasi resmi.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:36 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKD
Sumber :
  • dok. Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa tidak semua keluarga akan menerima bantuan sosial (bansos) pada tahun 2025. Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) ditentukan berdasarkan kategori desil 1 hingga desil 10, sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025. Artinya, keluarga di luar kategori desil tertentu berpotensi tidak mendapatkan bansos.

Masyarakat diminta segera mengecek status desil dan penerimaan PKH/BPNT melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Dengan mengetahui kategori desil sejak dini, masyarakat bisa memastikan apakah berhak menerima bantuan, memahami besaran dana, hingga mengetahui jadwal pencairan bansos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kategori Desil Penerima Bansos

Peringkat kesejahteraan keluarga disusun berdasarkan data sosial ekonomi pemerintah. Berikut pembagian desil sesuai aturan Kemensos 2025:

  • Desil 1–4: Berhak menerima PKH.

  • Desil 1–5: Berhak menerima BPNT (program sembako).

  • Desil 1–5: Berhak menerima bantuan iuran jaminan kesehatan.

  • Desil 1–5: Berpotensi menerima asistensi rehabilitasi sosial berdasarkan asesmen Kemensos.

Sementara itu, keluarga di atas desil 5 umumnya tidak termasuk prioritas penerima bansos, kecuali hasil asesmen menyatakan layak.

Kriteria Tidak Layak Menerima Bansos

Meski masuk kategori desil, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang otomatis tidak layak menerima PKH atau BPNT, antara lain:

  • Alamat penerima tidak ditemukan.

  • Data penerima tidak valid atau sudah meninggal dunia.

  • Penerima bekerja sebagai ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD.

  • Salah satu anggota keluarga penerima bekerja di sektor tersebut.

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2025

Kemensos menyediakan dua cara mudah untuk cek status bansos hanya dengan NIK KTP:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Lewat Website cekbansos.kemensos.go.id

    • Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.

    • Masukkan nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha.

    • Klik “Cari Data” untuk melihat informasi nama penerima, jenis bantuan, dan jadwal pencairan.

  2. Lewat Aplikasi Cek Bansos

    • Unduh di Google Play Store atau App Store.

    • Masukkan data wilayah, nama penerima, serta kode keamanan.

    • Informasi status penerimaan dan pencairan akan ditampilkan secara real time.

Besaran Bansos PKH dan BPNT 2025

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Irwan Suwandi Didapuk Jadi Komisaris Injourney Hospitality

Irwan Suwandi Didapuk Jadi Komisaris Injourney Hospitality

Irwan Suwandi didapuk menjadi Komisaris PT Aerowisata Hotel & Resort sejak 2024 yang merupakan bagian dari unit usaha dari Garuda Indonesia Group pada sektor hospitality dan hotel management.
Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Maarten Paes tetap pada komitmennya untuk terus membela Timnas Indonesia dan membangun sepak bola di Tanah Air.
Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Menkeu Purbaya menegaskan dana untuk gaji KDMP tidak berasal dari tambahan alokasi anggaran baru, melainkan dari pos anggaran yang sebelumnya sudah tersedia.
Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi instruksikan bupati dan wali kota se-jabar lebih proaktif dalam menjaga kawasan hutan dan perkebunan.
Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menyebut hal itu bukan hanya tentang menghadirkan satwa.
Faunaland Ikuti Lelang Pengelola Bandung Zoo, Danny Gunalen Ungkap Konsep Hingga Singgung Parkir Liar dan Area Rekreasi

Faunaland Ikuti Lelang Pengelola Bandung Zoo, Danny Gunalen Ungkap Konsep Hingga Singgung Parkir Liar dan Area Rekreasi

Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat menargetkan proses lelang pengelola Bandung Zoo akan rampung pada 29 Mei mendatang.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral