GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ormas GRIB Jaya Geram Ahmad Sahroni Sebut Rakyat Tolol, Hercules Mendesak agar Asal-usul Harta Kekayaan Anggota DPR itu...

Ketua Umum DPP ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal menyoroti harta kekayaan Ahmad Sahroni. Ini bentuk reaksi akibat mantan Wakil ketua Komisi II DPR RI itu sebut rakyat tolol.
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 04:17 WIB
Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni & Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/M Bagas & Instagram/@gribjaya_id

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum DPP ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal menyoroti harta kekayaan mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Sorotan Hercules bentuk reaksi GRIB Jaya yang kesal atas ucapan Ahmad Sahroni menyebut rakyat tolol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, arogansi verbal Ahmad Sahroni melontarkan ucapan rakyat tolol membuat publik marah.

Sebutan tersebut muncul saat Sahroni merespons upaya desakan dari masyarakat ingin membubarkan DPR RI.

Bagi Sahroni, desakan pembubaran DPR merupakan sikap yang keliru, pandangan itu dianggap ciri-ciri mental orang tertolol sedunia.

Menurut Sahroni, cara mengkritik, mencaci maki, hingga komplain dianggap paling elegan tanpa adanya desakan membubarkan DPR RI.

"Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia, kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Nggak bodoh semua kita," kata Sahroni di Polda Sumatera Utara dikutip, Minggu (30/8/2025).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Sumber :
  • Antara

 

Sontak, publik menganggap pernyataan itu sebagai salah satu pemantik aksi demo besar-besaran belakangan ini.

Pernyataan itu juga mengundang reaksi keras dari ormas GRIB Jaya yang menganggap ucapan tersebut tidak pantas dilontarkan oleh seorang anggota DPR.

"Ahmad Sahroni: Mulutmu adalah Harimaumu!," tulis GRIB Jaya dalam unggahan Instagram resminya dikutip, Minggu.

Ormas bentukan Hercules tersebut memahami ucapan Sahroni mengundang amarah dari masyarakat.

"Publik seharusnya tidak sekadar marah, kita harus sadar bahwa ini adalah refleksi telanjang dari betapa rusaknya sikap sebagian elit politik kita."

"Pernyataan tersebut bukan hanya tidak pantas, tapi secara terang-terangan menunjukkan penghinaan terhadap aspirasi rakyat."

Bagi GRIB Jaya, ucapan tersebut tidak mencerminkan Sahroni menjalankan peran penting wakil rakyat.

Sahroni dianggap tidak bisa menjaga etika berbicara, GRIB Jaya menyebut bukti kegagalan lembaga legislatif di Indonesia.

Melalui unggahan media sosial resmi GRIB Jaya, Hercules mengingatkan para pejabat agar tidak haus pada kekuasaan.

Hercules Rosario Marshal & Ormas GRIB Jaya
Hercules Rosario Marshal & Ormas GRIB Jaya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

 

"Kamu jangan sok paling hebat dan bisa mengatur negara ini selain Presiden. Saya ingatkan kamu, jangan rakus dan haus. Jiwa ragamu harus sedikit Merah Putih," tegas Hercules.

"Kamu harus tahu mana kawan dan mana lawan," sambung pimpinan ormas GRIB Jaya itu.

Kecaman dari Hercules mencuat akibat Sahroni diduga beberapa kali menyinggung GRIB Jaya soal ormas preman.

Terkini, Hercules dan GRIB Jaya bereaksi keras dengan cara menampikkan harta kekayaan Ahmad Sahroni pada 2025.

Berdasarkan data dari laman LHKPN tahun 2024, harta Sahroni mencapai Rp328.914.784.272 yang terhitung atas laporan per 21 Februari 2025.

Hercules berharap agar asal-usul harta kekayaan Sahroni diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya minta KPK segera usut tuntas dari mana sebenarnya sumber kekayaan seorang pejabat negara," ujar Hercules dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Hercules meminta hal tersebut karena Sahroni kini membuat kekisruhan dan kegaduhan di tengah publik.

Hercules menyebut, Sahroni menjadi provokator memancing emosi masyarakat melakukan aksi demo besar-besaran atas kekisruhan politik di parlemen pada 28 Agustus 2025.

Aksi demo pada 28 Agustus menyebabkan pengemudi ojek online (ojol), almarhum Affan Kurniawan meninggal dunia.

"Pejabat publik yang memprovokasi rakyat jelas tidak pantas duduk di kursi kekuasaan, apalagi kekayannya tidak dijelaskan secara terbuka. Rakyat berhak tahu karena uang rakyatlah yang membiayai hidup mereka," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KPK tidak boleh diam agar tak kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Jangan main mata dengan pejabat," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT