News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Membara, Pengamat: DPR Dan Polri Harus Kembali Ke Jati Dirinya

Pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta, Rudyono Darsono memberikan saran agar kasus ini bisa terungkap secara tuntas.
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:59 WIB
Pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta, Rudyono Darsono
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Divisi Propam Polri dan Propam Brimob tengah mengusut peristiwa tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Rimueng Brimob. Ini terjadi saat massa terlibat bentrok dengan polisi di sekitar SPBU Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Agustus 2025 malam. 

Pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta, Rudyono Darsono memberikan saran agar kasus ini bisa terungkap secara tuntas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengusutan harus dilakukan sesuai dengan sistem dan jalur komando yang sudah baku," kata Rudyono, kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025). 

Pengungkapan kasus, kata Rudy dilakukan mulai dari siapa pembuat rencana pengamanan demo, pengawas pelaksana pengamanan, dan penanggung jawab pengamanan unjuk rasa. Lalu, siapa komandan lapangan, pemberi perintah pergerakan anggota dan pelaksana di lapangan. 

"Jangan cuma mengkambinghitamkan anggota pelaksana di lapangan yang hanya menjalankan perintah," ujarnya.

Jika cara pengungkapan kasus tersebut tak dilakukan, kata Rudy tidak akan ada perbaikan kondisi, moral serta mental institusi Polri secara keseluruhan. 

"Karena kerusakan dan sikap kejam yang ada selama ini memang di mulai dari atas atau pemberi perintah, bukan justru hanya menghukum pelaksana lapangan yang notabene tidak punya pilihan dan hanya melaksanakan perintah," ungkap Rudy. 

"Karena dalam satuan keamanan dan pertahanan tidak ada anak buah yang salah, tapi komandan yang harus bertanggung jawab," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Rudy memandang reaksi massa menyikapi tewasnya Affan, ialah ungkapan kekecewaan kolektif publik terhadap Kepolisian. Sebab, polisi dinilai sebagian masyarakat kerap menyalahgunakan wewenangnya.

"Korban dari driver ojol menjadi puncak dari kemarahan masyarakat dan bersatunya masyarakat untuk melawan kekejaman dan sikap zalim Polri selama ini dalam menjalankan fungsinya yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, bukan memperdagangkan kewenangannya untuk menyakiti masyarakat lemah," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun guna mengatasi semua persoalan ini, menurutnya Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan. Prabowo, kata Rudy harus membenahi institusi Polri secara keseluruhan. 

"Suka tidak suka, Pak Prabowo sebagai pimpinan nasional harus mau dan mampu mereset ulang fungsi dan tugas Polri kembali kepada kaidah awalnya," tutur Rudyono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

PSS Sleman membidik kemenangan perdana di kompetisi Super League 2026/2027 kala berjumpa Dewa United FC. Duel Dewa United vs PSS dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Minggu (20/9/2026) sore.
Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir dan permintaan jatah makanan kepada pengusaha foodtruck di kawasan Alun-alun kidul (Alkid) Yogyakarta mencuat. Persoalan itu kini mendapat perhatian dari Polresta Yogyakarta.
Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

BMKG Indonesia tekah mencatat, kurang lebih sudah ada 118 gempa bumi terjadi di Bandung. Apa penyebabnya, dan apakah berbahaya? Begini penjelasan ahli bencana.
Kemarau Panjang, Warga Binaan Lapas dan Kemenag Pati Gelar Shalat Istisqa Berharap Hujan Segera Turun

Kemarau Panjang, Warga Binaan Lapas dan Kemenag Pati Gelar Shalat Istisqa Berharap Hujan Segera Turun

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendorong warga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati menggelar Shalat Istisqa, Jumat (18/9/2026).
KSAL Ungkap Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sanggup Mengabdi 15-20 Tahun ke Depan

KSAL Ungkap Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sanggup Mengabdi 15-20 Tahun ke Depan

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa kapal induk Giuseppe Garibaldi, yang diproyeksikan sebagai kapal induk perdana Indonesia, diperkirakan masih memiliki daya tahan operasional antara 15 hingga 20 tahun ke depan.
Identitas Pria Berkacamata Hitam yang Lecehkan Penumpang Wanita di Bus JR Connexion

Identitas Pria Berkacamata Hitam yang Lecehkan Penumpang Wanita di Bus JR Connexion

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video aksi penangkapan seorang pria berkacamata hitam yang diduga melakukan aksi pelecehan seksual di dalam bus

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Selengkapnya

Viral