News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Didor, DN Aidit Sempat Bikin Murka 'Algojo', Bukannya Ucap Pesan Terakhir, Dedengkot PKI Itu Malah...

DN Aidit ditangkap karena menjadi dalang atas peristiwa berdarah G30S. Sebelum tubuhnya diberondong peluru, DN Aidit sempat lakukan satu hal ini yang bikin 'algojo' jengkel.
Senin, 1 September 2025 - 21:32 WIB
Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan sosok DN Aidit. Lahir pada tanggal 30 Juli 1923, Aidit dikenal sebagai pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI).

PKI, khususnya Aidit, dituduh sebagai dalang dari peristiwa penculikan enam orang jenderal serta seorang perwira TNI Angkatan Darat (AD). Hingga saat ini peristiwa itu dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

G30S merupakan salah satu peristiwa kelam yang menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 1965 tersebut membuat sebanyak enam jenderal serta seorang perwira TNI AD meninggal dunia.

Ketujuh orang tersebut berawal dari penculikan, dimana pada akhirnya Jenderal Ahmad Yani, Brigadir Jenderal D.I. Pandjaitan, Mayor Jenderal R. Soeprapto, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, Mayor Jenderal M.T. Haryono, Mayor Jenderal S. Parman, dan Letnan Satu Pierre Tendean dibunuh. Jasad mereka kemudian dimasukkan ke dalam suatu lubang sumur tua di area Lubang Buaya, Jakarta Timur.

(kiri-kanan) Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal M.T. Haryono, dan Letnan Satu Perre Tendean
(kiri-kanan) Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal M.T. Haryono, dan Letnan Satu Perre Tendean
Sumber :
  • Dok. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI via commons.wikimedia.com/Davidelit

 

DN Aidit yang saat itu merupakan pemimpin PKI, akhirnya ditangkan pada 22 November 2025. Dalam buku Aidit: Dua Wajah Dipa Nusantara (2010) dijelaskan, bahwa pria kelahiran Pulau Belitung tersebut ditangkap oleh anak buah Komandan Brigade Infanteri 4 Kodam Diponegoro Kolonel Yasir Hadibroto.

Anak buah Kolonel Yasir kemudian membawa Aidit ke Loji Gandrung untuk diinterograsi. Masih dari buku Aidit: Dua Wajah Dipa Nusantara, Aidit membuat pengakuan tertulis sebanyak 50 halaman yang isinya antara lain bahwa hanya dirinyalah yang bertanggung jawab atas peristiwa G30S.

 

Di sisi lain, Aidit terus-menerut meminta dipertemukan dengan Presiden Soekarno. Namun, berkali-kali pula keinginan itu ditolak oleh Kolonel Yasir.

Keesokkan harinya, Aidit, yang kedua tangannya diborgol, dibawa oleh Kolonel Yasir menaiki jip meinggalkan Solo. Dalam buku Aidit: Dua Wajah Dipa Nusantara, disebutkan bahwa ada tiga jip yang berada dalam iring-iringan pagi itu. Aidit berada di jip paling terakhir bersama Kolonel Yasir.

Lalu, tanpa diketahui oleh dua jip pertama, setibanya di Boyolalu, Kolonel Yasir membelokkan mobilnya ke Markas Batalyon 444. Setelah bertanya soal apakah di sana ada sumur tua, Kolonel Yasir langsung membawa Aidit ke lokasi yang dimaksud.

DN Aidit saat berpidato
DN Aidit saat berpidato
Sumber :
  • Istimewa

 

Di pinggir sumur tua itu, Kolonel Yasir memberi waktu kepada Aidit untuk mengucapkan pesan terakhirnya. Namun, yang dilakukan Aidit justru berpidato dengan nada berapi-api.

Dalam tayangan video di kanal YouTube Tribunnews yang diunggah pada tanggal 30 September 2023, sebelum menyelesaikan pidatonya, Aidit sempat berteriak, "Hidup PKI!".

Tentu saja hal itu langsung membuat Kolonel Yasir dan anak buahnya murka. Aidir pun langsung ditembak mati dengan peluru yang bersarang di dadanya, lalu tubuhnya masuk ke dalam sumur tua.

DN Aidit bersama keluarganya
DN Aidit bersama keluarganya
Sumber :
  • ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini tidak ada yang tahu pasti di mana letak kuburan DN Aidit setelah ia diberondong peluru pada eksekusi yang dilakukan subuh-subuh itu.

Namun, banyak yang percaya bahwa jasad DN Aidit atau Dipa Nusantara Aidit dikuburkan di sumur tua yang terletak di sepetak halaman kompleks markas Batalyon 444 TNI AD, dimana jenazahnya dikubur pada 23 November 1965. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Sebut Ada Pesan Berulang yang Diterima di Hotel

Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Sebut Ada Pesan Berulang yang Diterima di Hotel

John Herdman mengungkap pesan berulang yang ia terima jelang Timnas Indonesia vs Malaysia. Ia meminta skuad Garuda hormati atmosfer laga tanpa terbawa emosi.
ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM menyerap 9 ton emas dari Freeport Indonesia hingga Agustus 2026. Langkah ini memperkuat rantai pasok domestik di tengah kontribusi bisnis emas mencapai 80 persen penjualan.
Bocor Gaya Liburan Megawati Hangestri di Korea, Pevoli Asal Jember Ini Diam-Diam Lengket dengan Pemain Muda Hyundai Hillstate

Bocor Gaya Liburan Megawati Hangestri di Korea, Pevoli Asal Jember Ini Diam-Diam Lengket dengan Pemain Muda Hyundai Hillstate

Pevoli andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, membeberkan sisi unik kehidupannya di luar lapangan hijau selama meniti karier di Liga Voli Korea Selatan
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27 September 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27 September 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 27 September 2027: Rezeki datang dari arah tak terduga. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Ferrari Belum Menyerah Kejar Gelar Juara F1 2026? Fred Vasseur Tegaskan Mereka Belum Kembangkan Mobil untuk Musim Depan

Ferrari Belum Menyerah Kejar Gelar Juara F1 2026? Fred Vasseur Tegaskan Mereka Belum Kembangkan Mobil untuk Musim Depan

Ferrari belum mengalihkan seluruh fokus pengembangan mobil Formula 1 mereka menuju musim 2027 meski peluang meraih gelar F1 2026 semakin berat.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral