GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bongkar Isi 17+8 Tuntutan Rakyat yang Digaungkan Influencer, DPR dan Pemerintah Kena Sorotan!

17+8 Tuntutan Rakyat viral usai digaungkan Andovi Da Lopez dan influencer. DPR dan pemerintah ditekan wujudkan reformasi, publik tunggu respons nyata.
Selasa, 2 September 2025 - 14:34 WIB
Bongkar Isi 17+8 Tuntutan Rakyat yang Digaungkan Influencer, DPR dan Pemerintah Kena Sorotan!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang protes mahasiswa dan masyarakat sipil pada akhir Agustus 2025 tak hanya diwarnai aksi jalanan, tetapi juga kehadiran para influencer yang ikut menyuarakan aspirasi. Nama Andovi Da Lopez menjadi sorotan setelah ia bersama rekan-rekannya menggagas “17+8 Tuntutan Rakyat” yang kini viral di media sosial.

Andovi mengungkapkan, penyusunan daftar tuntutan tersebut hanya memakan waktu tiga jam. Ia bahkan melibatkan figur publik lain seperti Salsa Erwin dan Jerome Polin untuk memperkuat gaung aspirasi ini agar lebih didengar masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita panggil semua yang itu, kita bikin satu messages yang tuntutannya bisa didengar semua orang. Nah, itu phone call-nya memang sekitar 3 jam memang,” ujar Andovi saat ikut aksi mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (1/9/2025).

Pernyataan ini langsung menuai reaksi publik. Banyak warganet menyindir bahwa kerja influencer ternyata lebih cepat daripada DPR. Andovi menegaskan, seharusnya lembaga legislatif mampu bergerak cepat jika memang berpihak pada rakyat. “Ya gini, buktinya kita saja bisa, kok DPR enggak bisa, walaupun ini tuntutan ya,” imbuhnya.

Isi 17 Tuntutan Mendesak (Deadline 5 September 2025)

Daftar awal berisi 17 poin tuntutan yang diminta segera dipenuhi pemerintah dan DPR. Berikut rinciannya:

  1. Bentuk tim investigasi independen terkait kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan korban kekerasan lainnya dalam aksi 28–30 Agustus.

  2. Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan ke barak.

  3. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan, tanpa kriminalisasi.

  4. Tangkap dan adili aparat yang melakukan kekerasan secara transparan.

  5. Hentikan kekerasan oleh polisi, taati SOP pengendalian massa.

  6. Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR dan batalkan fasilitas baru.

  7. Publikasikan transparansi anggaran DPR secara proaktif.

  8. Selidiki harta anggota DPR yang bermasalah melalui KPK.

  9. Dorong Badan Kehormatan DPR periksa anggota yang melecehkan aspirasi rakyat.

  10. Tegaskan sanksi partai untuk kader yang memicu kemarahan publik.

  11. Komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis.

  12. Libatkan anggota DPR dalam ruang dialog publik dengan mahasiswa dan masyarakat sipil.

  13. Tegakkan disiplin internal agar TNI tidak ambil alih fungsi Polri.

  14. Komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.

  15. Pastikan upah layak bagi guru, tenaga kesehatan, buruh, hingga mitra ojek online.

  16. Ambil langkah darurat cegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak.

  17. Buka dialog dengan serikat buruh terkait upah minimum dan outsourcing.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah radikal untuk melindungi wilayahnya dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor. 
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Aksi oknum Kiai, Ashari di Ponpes Pati, Jawa Tengah minta pijat hingga tidur bersama santriwati. Kelakuan kiai cabul kepada santriwati dicurigai orangtua korban

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral