News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ojol Gelar Aksi di Monas Hari Ini, Pengemudi Wanita Ngaku Was-was Ambil Orderan

Para driver ojek online (ojol) menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Selasa, 2 September 2025 - 17:42 WIB
Ojol Gelar Aksi di Monas Hari Ini, Pengemudi Wanita Ngaku Was-was Ambil Orderan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Para driver ojek online (ojol) menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Pantauan di lokasi, mereka terlihat berkumpul di depan pintu IRTI Monas. Mereka nampak pula membagikan bunga ke TNI-Polri serta pengendara yang melintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu driver ojol wanita yang ikut aksi bernama Vera mengatakan, bahwa kegiatan hari ini merupakan aksi damai untuk menghindari provokator.

"Jadi untuk meredam suasana yang kemarin, jadi kita tidak mau aksi kita yang kemarin sudah banyak mungkin ya ada penyusupan-penyusupan begitu. Jadi kita meredam, kita sudah damai," kata dia kepada tvOnenews.com.

Vera mengaku, aksi yang dilakukan hari ini tidak mempengaruhi pendapatannya, sebab, aksi ini dilakukan siang hingga sore hari. Selebihnya ia masih bisa mencari penumpang kembali.

"Tadi sih pagi kita sudah (nyalakan aplikasi), nah setelah pulang ini juga kita kembali cari penumpang lagi," ujarnya.

Di sisi lain, Vera juga menyebut, penghasilannya saat rentetan aksi yang dilakukan Jakarta kemarin justru meningkat.

Mengingat, transportasi publik seperti TransJakarta pada saat kerusuhan aksi di Jakarta banyak yang tidak beroperasi.

"Ya alhamdulillah ya, bisa sampai Rp400 ribu, waktu pas kemaren, walaupun agak was-was juga pas agak rusuh kemarin itu," ujarnya.

Sekedar informasi, beberapa hari terakhir Jakarta sempat mencekam akibat aksi berturut-turut sejak 25 hingga 30 Agustus.

Bahkan, aksi itu juga sempat memanas usai salah satu driver ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia karena dilindas kendaraan taktis Brimob pada Kamis (28/8) malam.

Imbasnya, massa gruduk Mako Brimob di Jalan Kwitang, Jakarta. Mereka meluapkan kekesalannya kepada Polisi, hingga terjadi bentrokan.

Alhasil, akibat bentrokan itu, Polisi pukul mundur para massa aksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara massa yang tidak menerimanya, melakukan pengrusakan hingga pembakaran terhadap sejumlah fasilitas umum.

Kini, situasi di Jakarta kembali kondusif, berdasarkan pantauan di depan Mako Brimob Kwitang, para pengendara sudah dapat kembali melintas di jalan tersebut. (aha/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan
Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT