News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Beras Melejit, Ombudsman Cium Dugaan Maladministrasi Hingga Rugikan Negara Rp7 Triliun

Ombudsman RI menyebut, kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan karena tata kelola yang buruk. Hasilnya, potensi kerugian negara Rp7 Triliun.
Rabu, 3 September 2025 - 20:25 WIB
Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ombudsman RI menyebut, kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan karena tata kelola yang buruk. Hasilnya, potensi kerugian negara Rp7 Triliun.

Hal ini itu hasil pemantauan Ombudsman RI di Karawang, Pasar Induk Beras Cipinang, 137 ritel tradisional di 25 provinsi dan ritel modern di Jabodetabek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana harga beras premium tercatat mulai Rp14.700 per kilogram hingga Rp32.400 per kilogram, sedangkan beras non-premium dijual Rp21.000–Rp37.500 per kilogram. Sementara beras operasi pasar SPHP tersedia di harga Rp12.500 per kilogram.

"Ombudsman juga mencatat kondisi cadangan beras pemerintah yang mengkhawatirkan. Dari total stok Bulog 3,9 juta ton, terdapat lebih dari 1,2 juta ton beras berumur lebih dari enam bulan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan disposal hingga 300 ribu ton dengan taksiran kasar kerugian negara sekitar Rp4 triliun," ucap Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika dalam keterangannya, Rabu (3/9).

Yeka menambahkan, realisasi penyaluran SPHP baru mencapai 302 ribu ton atau 20 persen dari target 1,5 juta ton, dengan rata-rata distribusi harian hanya 2.392 ton. Hal ini jauh di bawah kebutuhan harian sekitar 86.700 ton.

Ia juga menyoroti soal realisasi bantuan pangan baru 360 ribu ton atau sekitar 98,62 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2024.

Menurutnya, baik SPHP maupun bantuan pangan belum mampu menekan harga beras yang secara umum masih di atas HET.

Sehingga, Ombudsman menilai kondisi tersebut memperbesar biaya pengelolaan di Bulog, mulai dari pengadaan gabah any quality, penyimpanan stok hingga 4 juta ton, serta penyaluran cadangan beras pemerintah yang rendah. Total taksiran kasar potensi kerugian negara akibat tata kelola perberasan tersebut diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuka ruang terjadinya maladministrasi, meliputi risiko disposal stok cadangan beras pemerintah, penyaluran SPHP yang tidak berkualitas, keterbatasan ketersediaan beras di ritel modern, harga beras yang tetap di atas HET, serta potensi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan cadangan beras pemerintah.

"Publik kini menghadapi situasi harga mahal, kualitas rendah, dan distribusi terbatas. Jika ini dibiarkan, akan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pangan," ujar Yeka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kecelakaan Truk Molen Tewaskan Enam Orang di Bekasi: Polisi Tetapkan Sopir Jadi Tersangka

Update Kecelakaan Truk Molen Tewaskan Enam Orang di Bekasi: Polisi Tetapkan Sopir Jadi Tersangka

Polisi tetapkan pengemudi truk molen berinisial TM sebagai tersangka kecelakaan maut menewaskan enam orang di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Bekasi, Senin (2/11).
Soroti Kasus Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Kontra Narasi: Semua Pihak Diharapkan Menahan Diri

Soroti Kasus Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Kontra Narasi: Semua Pihak Diharapkan Menahan Diri

Peristiwa penggeledahan Polda Jaw Tengah (Jateng) terhadap Pondok Pesantren Hamalatul Quran (Ponpes HQ) di Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (27/10) berbuntut panjang.
Cardinale Siap Bergerilya di Bursa Transfer, AC Milan Matangkan Rencana Perburuan Inacio dan Tresoldi Januari Nanti

Cardinale Siap Bergerilya di Bursa Transfer, AC Milan Matangkan Rencana Perburuan Inacio dan Tresoldi Januari Nanti

AC Milan mulai susun rencana untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Kemenangan atas Inter Milan di derbi turut menambah optimisme Rossoneri.
Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Menyongsong paruh pertama musim, baik Abha maupun Al Shabab sama-sama membawa misi dan ambisi yang cukup kontras di papan klasemen sementara Liga Pro Saudi.
Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Guna meningkatkan daya saing industri bakso di Tasikmalaya, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Makanan (LPPOM) menggelar LPPOM Halal Connect bertema "Kuliner Tasikmalaya Naik Kelas" di Aula Bappelitbangda, Kamis (29/10). 
Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Menanggapi gelombang sambutan hangat serta ucapan selamat yang datang dari berbagai penjuru warganet, Syafira Imaniar lantas mencurahkan perasaan harunya melalui akun Threads pribadi miliknya.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral