GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Ferry Irwandi, Sosok Lantang Demo DPR: Eks PNS Kemenkeu yang Jadi Influencer dan Aktivis Reformasi

Profil lengkap Ferry Irwandi, eks PNS Kemenkeu yang kini jadi influencer lantang di demo DPR. Soroti tunjangan pensiun, serukan reformasi, hingga revolusi.
Kamis, 4 September 2025 - 08:00 WIB
Ferry Irwandi
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Ferry Irwandi kini tengah menjadi sorotan publik usai tampil lantang dalam demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI. Bukan sekadar influencer, Ferry juga dikenal sebagai aktivis yang berani menyinggung isu-isu sensitif, termasuk soal tunjangan pensiun DPR yang dinilainya membebani negara.

Saat hadir dalam sebuah acara di salah satu stasiun televisi pada hari Senin (1/9/2025), Ferry dengan tegas menolak pemberian tunjangan pensiun kepada anggota DPR. Menurutnya, jabatan politik bersifat sementara dan tidak seharusnya menimbulkan beban fiskal jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau saya pribadi sangat tidak setuju dengan tunjangan pensiun anggota DPR. DPR itu jabatan politik dan seharusnya tidak ada tunjangan pensiun seperti itu. Seharusnya dihapuskan karena beban fiskalnya besar,” ujar Ferry di hadapan ribuan demonstran.

Ia mencontohkan, meskipun seorang anggota DPR menjabat hingga tiga periode, nominal pensiunnya tetap sama. Hal ini, kata Ferry, menunjukkan betapa kebijakan tersebut tidak masuk akal di tengah kondisi keuangan negara yang terbatas.

Seruan Reformasi dan Revolusi

Tidak hanya soal pensiun DPR, Ferry juga menyerukan perlunya reformasi besar-besaran di berbagai sektor, mulai dari legislatif, eksekutif, hingga aparat penegak hukum.

“Intinya kita perlu reformasi menyeluruh. Dari DPR, pemerintah, sampai aparat kepolisian dan tentara. Negara ini layak mendapatkan perwakilan yang lebih baik,” tegasnya.

Ferry juga mengingatkan mahasiswa dan peserta aksi untuk tetap kompak serta tidak mudah terprovokasi. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas agar gerakan tetap murni.

“Saling jaga, saling lindungi. Kita tinju ke atas, bukan ke samping. Penjahatnya bukan kita, tapi mereka. Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak Ferry disambut gemuruh massa.

Profil Singkat Ferry Irwandi

Ferry Irwandi lahir di Jambi pada 16 Desember 1991. Ia dikenal sebagai konten kreator, influencer, dan pendiri Malaka Project, sebuah platform edukasi digital untuk memberdayakan generasi muda Indonesia dengan pemikiran kritis, empati, serta literasi sosial.

Sebelum terjun ke dunia konten, Ferry sempat bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Keuangan selama 10 tahun. Ia bertugas sebagai videografer humas sebelum akhirnya mengundurkan diri pada November 2022 untuk fokus sebagai pembuat konten edukatif.

Ferry aktif di YouTube sejak 2010 dengan topik politik, filsafat, keuangan, hingga isu sosial. Ia juga dikenal berani mengkritik fenomena negatif, termasuk promosi judi online oleh sejumlah influencer.

Riwayat pendidikannya pun tak kalah menarik. Ferry menempuh studi di STAN dan nyaris drop out karena nilai rendah, namun berhasil lulus dengan IPK 3,61. Ia kemudian melanjutkan studi S2 di Central Queensland University, Australia, bahkan mengaku proposal disertasinya diterima di Monash University.

Sentil Ahmad Sahroni dan Gelombang Aksi

Dalam salah satu pernyataannya, Ferry juga menyinggung ucapan Ahmad Sahroni, anggota DPR RI, yang dinilai memicu kericuhan demo. Ferry menilai Sahroni ikut bertanggung jawab atas eskalasi aksi yang berujung korban jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelombang demonstrasi sendiri bermula dari polemik tunjangan anggota DPR yang nilainya disebut mencapai Rp100 juta lebih. Aksi yang digelar sejak 25 Agustus 2025 terus meluas setelah insiden tragis tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kini, nama Ferry Irwandi semakin dikenal publik. Bagi sebagian orang, ia adalah wajah baru gerakan mahasiswa dan simbol perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar jagat dunia voli yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, dan didominasi oleh kabar Megawati Hangestri.
Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengapresiasi tinggi terhadap atlet taekwondo Malut berhasil meraih 4 medali di Kejuaraan Nasional Taekwondo 2026.
Gubernur Jabar, KDM Siapkan Sanksi Berat untuk Praktik Titip-Menitip Masuk Sekolah Maung di SPMB 2026 Jawa Barat

Gubernur Jabar, KDM Siapkan Sanksi Berat untuk Praktik Titip-Menitip Masuk Sekolah Maung di SPMB 2026 Jawa Barat

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Maung dibangun untuk mencari siswa-siswa terbaik Jawa Barat melalui proses seleksi yang objektif. Karena itu, segala bentuk intervens
Tak Ada Jalur Orang Dalam! Dedi Mulyadi Larang Keras Titip Siswa di Sekolah Maung, Bakal Diumumkan ke Publik

Tak Ada Jalur Orang Dalam! Dedi Mulyadi Larang Keras Titip Siswa di Sekolah Maung, Bakal Diumumkan ke Publik

Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas dengan melarang total praktik titip-menitip dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) Tahun 2026
Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dewa United Basketball dan Bogor Hornbills menyusul Satria Muda Bandung dan Pelita Jaya Jakarta untuk tampil di babak semifinal IBL 2026. 
Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Yussa Nugraha mengungkapkan, bahwa ada satu pemain yang bisa menjadi opsi pengganti Jay Idzes di lini belakang Timnas Indonesia saat FIFA Matchday nanti. Siapa?

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral