News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musso Dedengkot PKI Sesungguhnya? Orang yang Berhubungan Baik dengan Joseph Stalin di Uni Soviet itu Sebenarnya Anak Kiai, Kisahnya...

Kisah Munawar Musso dianggap menjadi dedengkot Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu dikaitkan dengan Tragedi G30S PKI. Bahkan, ia merupakan seorang anak kiai ini.
Kamis, 4 September 2025 - 22:15 WIB
Dedengkot PKI Musso dan Joseph Stalin
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah Munawar Musso dianggap menjadi dedengkot Partai Komunis Indonesia (PKI), tentunya selalu dikaitkan dengan Tragedi G30S PKI.

Sebagaimana diketahui, G30S PKI berlangsung selama satu malam yang  terjadi pada 30 September hingga 1 Oktober 1965.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran G30S PKI, sekelompok pemuda yang konon dipimpin oleh Dipa Nusantara Aidit (DN Aidit) ingin menggulingkan pemerintahan  Indonesia di era Soekarno.

Mereka ingin mengubah ideologi pemerintahan Indonesia menggunakan  sistem komunis, sehingga terang-terangan membuat pemberontakan saat itu.

Tujuh Pahlawan Revolusi yang menjadi korbannya sebagai target utama dalam aksi penculikan dan pembunuhan dari G30S PKI.

Dengan cara sadisnya, sekelompok pemuda itu menumpukkan jasad ketujuh Pahlawan Revolusi di dalam Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Beruntungnya, jasad Jenderal Ahmad Yani hingga satu perwira Kapten Pierre Tendean berhasil ditemukan di Lubang Buaya  pada 3 Oktober 1965.

Namun demikian, kisah ini menunjukkan bahwa PKI sudah hadir di Indonesia sejak terbentuk pada tahun 1914.

Sebelum adanya peristiwa menyedihkan ini, PKI tampaknya memiliki tokoh yang diduga seorang anak kiai, yakni bernama Musso.

Sebagian orang berspekulasi sosok Musso dianggap salah satu tokoh yang terseret pada aksi pemberontakan G30S PKI.

Benarkah Musso juga masuk dalam tragedi G30S PKI?

Musso Belajar Aliran Komunis

Dedengkot PKI, Munawar Musso
Dedengkot PKI, Munawar Musso
Sumber :
  • Wikipedia

 

Musso seorang pria kelahiran di Kediri Jawa Timur pada 1897. Ia tampaknya berperan sebagai tokoh penting yang menjabat pemimpin PKI pada era 1920-an.

Merujuk dari C.A.O. van der Kroef, The Communist Party of Indonesia: Its History, Program and Tactics (1954); Ruth McVey, The Rise of Indonesian Communism (1965), Musso pernah belajar di Belanda dan Moskow, Uni Soviet.

Sejak inilah, Musso memiliki hubungan baik dengan Joseph Stalin di Uni Soviet. Sementara, Alimin dan Tan Malaka menolak keras ajaran pemberontakan.

Melalui hasil pendidikannya di Uni Soviet, Musso pernah menjadi kader komunis internasional sebelum kembali ke Indonesia pada 3 Agustus 1948.

Saat tiba di Indonesia, ia membawa oleh-oleh berupa garis politik "Jalan Baru untuk Republik Indonesia", sehingga sangat pro terhadap Uni Soviet.

Musso memenuhi amanat dari Moskow untuk menjalankan gerakan komunis di Tanah Air, sehingga ia berhasil menciptakan PKI Muda.

Nama Musso juga tidak lepas bahwa dirinya dianggap terlibat dalam pemberontakan di Madiun pada 1948.

Musso bahkan beraksi dengan para pimpinan PKI pada September 1948, kala itu ia menglilingi Jawa demi mewujudkan tujuan utamanya.

Jejaknya menuju memahami paham komunis sangat menarik, padahal dalam kisah hidupnya pernah kos bareng Semaun, Kartosuwiryo, Alimin, hingga Soekarno.

Mereka tinggal bersama-sama di rumah kos milik HOS Tjokroaminoto.  Bahkan, Musso hingga Soekarno menjadi murid pendiri Sarekat Islam pada 1912 itu.

Musso Anak Kiai?

Pentolan PKI yang bernama asli Munawar Musso atau Paul Mussotte itu dianggap anak dari Mas Martoredjo, seorang pegawai kantoran.

Tetapi, spekulasi lainnya mengarah bahwa sosok Musso adalah anak kiai terkenal, KH Hasan Muhyi atau Rono Wijoyo dari Kecamatan Pagu, Kediri, Jawa Timur.

Merujuk dari buku The Coup Attempt of the September 30 Movement in Indonesia karya Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh, tak heran nama Musso kerap dipanggil oleh pendukungnya yakni "Kiai Musso".

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Kapurejo KH Mohammad Hamdan Ibiq langsung menyampaikan terkait spekulasi bahwa Musso pernah menjadi bagian darinya.

"Saya hanya mengetahui Musso memang keluarga besar Ponpes Kapurejo, namun yang paham itu adalah KH Muqtafa, paman kami," ungkap KH Mohammad Hamdan.

KH Mohammad Hamdan menambahkan, dirinya pernah mendengar kalau Musso dianggap sebagai anak bawaan dari KH Hasan Muhyi.

"Ketika KH Hasan Muhyi menikahi Nyai Juru, Nyai Juru sudah memiliki putra salah satunya Musso. Makam keduanya berada di kompleks Pondok Pesantren Kapurejo," jelasnya melanjutkan.

Terkait keluarga KH Hasan Muhyi, KH Muqtafa mengabarkan sosok KH Hasan pada pernikahan pertamanya memiliki 12 anak.

Di antara 12 anak dari pernikahan Rono Wijoyo dengan Nyai Juru, Musso masuk dalam bagian anak sang kiai tersebut.

"Dari pernikahannya yang pertama itu KH Hasan Muhyi diberikan 12 putra. Dan maaf salah satunya mungkin orang mengenal dengan nama Musso," tukasnya.

Peran Musso di Tragedi G30S PKI

Musso tidak langsung terlibat saat peristiwa G30S PKI, sebab ia sudah meninggal dunia pada 17 tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, ajaran dan ideologi Musso tetap berlanjut dengan cara diwarisi oleh DN Aidit yang saat itu menjabat Sekretaris Jenderal PKI.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Turun di 35 Cabang Olahraga pada Asian Games 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Indonesia Turun di 35 Cabang Olahraga pada Asian Games 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Kontingen Indonesia resmi akan menurunkan atletnya hanya di 35 cabang olahraga (cabor) di Asian Games 2026, yang akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Besok 4 Agustus 2026: Leo Jadi Sorotan Atasan, Capricorn Selangkah Lagi Raih Target

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Besok 4 Agustus 2026: Leo Jadi Sorotan Atasan, Capricorn Selangkah Lagi Raih Target

Siap menyambut peluang baru? Ramalan karier besok 4 Agustus 2026 memprediksi lima zodiak akan bersinar di tempat kerja. Cari tahu apakah kamu termasuk.
Lima Pekerja Tewas Diserang KKB di Tolikara, Tiga Orang Masih Belum Diketahui Nasibnya

Lima Pekerja Tewas Diserang KKB di Tolikara, Tiga Orang Masih Belum Diketahui Nasibnya

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto mengatakan insiden penyerangan itu terjadi pada Minggu (2/8/2026) pukul 03.28 WIT.
Baru Tiba di Korea, Jordan Wilson Tandem Baru Megawati Hangestri Ungkap Kekhawatiran Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Baru Tiba di Korea, Jordan Wilson Tandem Baru Megawati Hangestri Ungkap Kekhawatiran Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Pemain asing Hyundai Hillstate, Jordan Wilson yang akan menjadi tandem Megawati Hangestri mengakui memiliki kekhawatiran besar jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
Benarkah Bumi Diam-diam Kehilangan Oksigen? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Benarkah Bumi Diam-diam Kehilangan Oksigen? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Selama miliaran tahun, atmosfer planet ini relatif stabil dengan kandungan oksigen sekitar 21 persen, cukup untuk mendukung kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Dua Pemain Kunci Timnas Indonesia Terancam Absen, Media Vietnam Sebut Timnya Bakal Tampil Lebih Agresif

Dua Pemain Kunci Timnas Indonesia Terancam Absen, Media Vietnam Sebut Timnya Bakal Tampil Lebih Agresif

Dua pemain kunci Timnas Indonesia terancam absen dalam laga krusial melawan Vietnam. Media Vietnam langsung sebut timnya bakal tampil lebih intens dan agresif.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Bongkar 3 PR Besar Garuda Pertiwi Usai Finis Ketiga di Leg 1 SEA V Cup 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Bongkar 3 PR Besar Garuda Pertiwi Usai Finis Ketiga di Leg 1 SEA V Cup 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh mengungkapkan bahwa skuad Garuda Pertiwi memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera ditangani, usai meraih peringkat ketiga di leg pertama SEA V Cup 2026 Putri.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Selengkapnya

Viral