News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mengejutkan Soal Percakapan Dalam Rantis Brimob yang Melindas Ojol Berujung Kompol Cosmas Dipecat dan Sopir Hanya Kena Demosi

Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri mengungkap fakta mengejutkan soal kasus tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan Brimob.
Jumat, 5 September 2025 - 00:34 WIB
Komandan Batalyon Resimen 4 Korbrimob, Kompol Cosmas Kaju Gae saat divonis sanksi etik pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) buntut kasus tewasnya pengemudi ojek online (Ojol), Affan Kurniawan akibat dilindas rantis Brimob.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri kembali mengungkap fakta mengejutkan soal kasus tewasnya pengemudi ojek online (Ojol), Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo berujung ricuh pada 28 Agustus 2025.

Majelis Hakim Sidang KKEP menyebut Bripka Rohmat, sopir rantis, hanya menjalankan perintah atasannya, Kompol Cosmas Kaju Gae. Saat itu, Kompol Cosmas disebut memerintahkan kendaraan untuk terus maju meski situasi sedang kacau di tengah kerumunan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu yang menyebabkan pengemudi ojol terlindas rantis Brimob tersebut.

“Faktor lain terduga pelanggar hanya menjalankan perintah dari atasannya Kompol Cosmas Kaju Gae untuk terus maju. Selaku bawahan ia melaksanakan perintah alasan bukan atas kehendak sendiri,” kata Majelis Hakim Sidang KKEP, Kamis (4/9).

Tak hanya itu, Bripka Rohmat juga disebut dalam kondisi tidak ideal. Ia terkena paparan gas air mata saat mengemudikan rantis. Pandangan matanya kabur, perih, ditambah hujan lemparan batu, petasan, dan kayu yang diarahkan ke kendaraan.

“Saat peristiwa unras 29 Agustus 2025 terduga pelanggar terkena gas air mata. Sehingga membuat mata terduga pelanggar perih dan tidak dapat melihat dengan jelas serta adanya lemparan batu, petasan dan kayu ke arah mobil," ujarnya.

Meski demikian, Majelis akhirnya tetap menjatuhkan vonis sanksi etik berupa mutasi demosi selama tujuh tahun terhadap Bripka Rohmat. Sanksi tersebut akan berlaku hingga masa pensiunnya.

Sementara itu, Kompol Cosmas Kaju Gae yang memberikan perintah 'maju terus' mendapatkan sanksi lebih berat. Ia sudah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), karena dinilai tidak profesional dalam mengamankan aksi unjuk rasa hingga menyebabkan adanya korban jiwa.

Dalam sidang itu, enam saksi yang ikut berada di dalam rantis juga dihadirkan. Mereka adalah Aipda MR, Bripka R, Briptu DS, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka JEB.

Kasus itu kini menjadi sorotan tajam publik, terutama setelah muncul pengakuan Bripka Rohmad bahwa dirinya hanya menjalankan perintah pimpinan di tengah situasi kacau. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foe Peace Simbolon/VIVA

tvonenews
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2,5 Juta UMKM Tercatat Naik Kelas Tuju Layanan Keuangan Formal

2,5 Juta UMKM Tercatat Naik Kelas Tuju Layanan Keuangan Formal

Lima tahun perjalanan Holding Ultra Mikro (UMi) membuka jalan bagi nasabah PNM yang merupakan pelaku UMKM untuk beralih dari pembiayaan ultra mikro menuju layanan keuangan formal yang lebih luas.
Penanganan Kasus Karhutla, Polda Kaltim Tetapkan 16 Tersangka

Penanganan Kasus Karhutla, Polda Kaltim Tetapkan 16 Tersangka

Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya menindak tegas pelaku pemicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.
Pelaku Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Hotel Tanah Abang Dibekuk Polda Metro Jaya

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Hotel Tanah Abang Dibekuk Polda Metro Jaya

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro AKBP Abdul Rahim mengatakan, bahwa penangkapan pelaku dilakukan pada Minggu (13/9/2026).
10 Ucapan HUT ke-81 PMI, Referensi Caption untuk Media Sosial

10 Ucapan HUT ke-81 PMI, Referensi Caption untuk Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) cocok untuk caption media sosial.
Pelarian Tersangka Penggelapan Rp37 Miliar Erick Soedjasa Berakhir, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Tidak Kabur

Pelarian Tersangka Penggelapan Rp37 Miliar Erick Soedjasa Berakhir, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Tidak Kabur

Kuasa hukum Erick, Hapsoro Wahyu mengaku bahwa kliennya tidak melarikan diri ke Singapura, namun dalam rangka pengobatan yang harus dilakukan oleh kliennya itu.
Walau Tanpa Para Catur, Tim Indonesia Targetkan 10 Besar Asian Para Games 2026

Walau Tanpa Para Catur, Tim Indonesia Targetkan 10 Besar Asian Para Games 2026

Target sepuluh besar dari NPC Indonesia ini menjadi realistis mengingat Skuad Garuda dipastikan tidak bisa mengandalkan cabang para catur yang menjadi salah satu penyumbang emas terbesar pada Asian Para Games edisi sebelumnya.

Trending

Purbaya Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Purbaya Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9). 
Foto-foto Aktris Film Dewasa Hana Kuraki yang Ditemukan Meninggal di Apartemen Tokyo

Foto-foto Aktris Film Dewasa Hana Kuraki yang Ditemukan Meninggal di Apartemen Tokyo

Kabar duka menyelimuti industri hiburan Jepang. Aktris pendatang baru di industri JAV, Hana Kuraki, dilaporkan ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang ..
Jasaraharja Putera Turun Langsung Tangani Korban Hilang Kontak KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin

Jasaraharja Putera Turun Langsung Tangani Korban Hilang Kontak KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin

Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier makin bersinar! 5 zodiak ini diprediksi dapat kejutan positif dan peluang emas besok, 15 September 2026. Siapa yang bakal makin diperhitungkan?
DPR RI Sorot Maraknya Kecelakaan Kapal

DPR RI Sorot Maraknya Kecelakaan Kapal

Rentetan kecelakaan kapal laut sepanjang 2026 menjadi perhatian khusus oleh anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ahmad Fauzi.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 15 September 2026: Taurus Jadi Pilihan Utama

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 15 September 2026: Taurus Jadi Pilihan Utama

Pada 15 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi mendapatkan perkembangan positif dalam urusan pekerjaan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja?
Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Badan Geologi memastikan tidak ada kaitan antara fenomena air laut surut dalam video tersebut dengan erupsi Gunung Anak Krakatau hingga sebabkan bencana tsunami
Selengkapnya

Viral