News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Arya Daru Pangayunan Surati Kapolri, Begini Isinya

Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan masih menyisakan banyak misteri. Pihak keluarga kirim surat tentang ini ke Kapolri.
Jumat, 12 September 2025 - 14:26 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.

Meski polisi telah menyimpulkan Arya Daru meninggal karena mati lemas akibat lilitan lakban di wajahnya, pihak keluarga menilai banyak kejanggalan yang belum terjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puncaknya, pada 28 Agustus 2025, keluarga melalui tim kuasa hukumnya melayangkan surat resmi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal ini dibenarkan oleh Penasihat hukum keluarga, Mayor TNI Chk (Purn) Marwan Iswandi saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).

Surat itu berisi permohonan bantuan pengungkapan misteri kematian Arya Daru yang ditemukan tewas di Guest House Gondia, kamar 105, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu.

Isi Surat untuk Kapolri

Dalam surat yang ditandatangani kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo B. dan Dwi Librianto dari kantor hukum DD & Rekan, serta didampingi penasehat hukum keluarga Mayor TNI Chk (Purn) Marwan Iswandi, pihak keluarga menyatakan keberatan atas kesimpulan penyelidikan polisi.

Polisi sebelumnya menyampaikan hasil autopsi dan penyidikan pada 29 Juli 2025, yang menyebutkan ADP meninggal karena mati lemas dan tidak ada unsur pidana.

Hasil itu disimpulkan setelah ditemukan fakta yakni tidak ada jejak pihak lain, tidak ditemukan racun di tubuh Arya Daru, korban mengalami burn out, dan ada indikasi keinginan bunuh diri sejak tahun 2013.

Namun, keluarga menilai kesimpulan tersebut terlalu prematur dan masih menyimpan kejanggalan.

“Metode bunuh diri yang dilakukan ADP serta tidak adanya pesan pribadi sebagaimana lazimnya, adalah hal yang sangat tidak wajar,” tulis keluarga dalam suratnya.

Mereka juga menegaskan hingga kini belum pernah menerima penjelasan tertulis terkait perkembangan penyelidikan, meskipun hasilnya sudah diumumkan sebulan lalu.

Kronologi Kasus Kematian Arya Daru

Kasus ini bermula ketika ADP ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar guest house pada 8 Juli 2025. Polisi kemudian menerbitkan Laporan Polisi Nomor LP/A/47/VII/2025 di Polsek Metro Menteng, yang menjadi dasar penyelidikan.

Sehari berselang, 9 Juli 2025, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor SP.Lidik/3997/VII/RES.1.24.2025. Penyelidikan dilakukan dengan melibatkan ahli forensik dan autopsi jenazah.

Pada 28 Juli 2025, polisi menggelar klarifikasi temuan barang bukti baru dan hasil pemeriksaan ahli.

Kemudian, 29 Juli 2025, diumumkan secara resmi bahwa kematian ADP murni karena mati lemas, tanpa ada indikasi tindak pidana pembunuhan.

Tanggapan Pihak Keluarga

Kesimpulan itu justru membuat keluarga korban semakin tidak puas. Mereka merasa ada sejumlah hal yang terabaikan.

Marwan Iswandi, menegaskan bahwa permintaan kepada Kapolri adalah bentuk keprihatinan sekaligus harapan agar kasus ini tidak berhenti di tengah jalan.

“Kesimpulan sementara yang ada masih menyisakan banyak kejanggalan. Karena itu, kami meminta langsung bantuan Bapak Kapolri untuk membuka tabir misteri kematian ADP,” ujar Marwan.

Sejatinya, pihak keluarga ADP berencana mendatangi Mabes Polri pada Jumat (12/9/2025) untuk menindaklanjuti surat yang telah dilayangkan dua pekan lalu itu.

Namun, rencana itu ditunda hingga pekan depan karena alasan teknis. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Selengkapnya

Viral