News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas Perempuan Dukung Penangguhan Penahanan untuk Laras Faizati, Bakal Surati Bareskrim Minta RJ Dikabulkan

Komnas Perempuan menyatakan memberikan dukungan kepada Laras Faizati, seorang perempuan yang kini ditahan akibat unggahannya di medsos tentang provokasi massa
Jumat, 12 September 2025 - 18:01 WIB
Dampak Mengerikan Laras Faizati Jadi Tersangka Penghasutan Demo, ASEAN Beri Sikap Tegas
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.comKomnas Perempuan menyatakan memberikan dukungan kepada Laras Faizati, seorang perempuan yang kini ditahan akibat unggahannya di media sosial tentang provokasi massa bakar markas besar Polri.

Dukungan itu mencakup dua hal: permohonan penangguhan penahanan serta asistensi pengajuan restorative justice (RJ) kepada penyidik Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Laras, Abdul Gafur Sangadji usai  melakukan pertemuan dengan Komnas Perempuan pada Jumat (12/9/2025).

Abdul Gafur menyebut, Komnas Perempuan akan menyurati Bareskrim Pori agar menyetujui restorative justice yang diajukan pihak Laras.

“Komnas Perempuan akan mengirimkan surat kepada penyidik Bareskrim agar permohonan penangguhan penahanan Mbak Laras segera dikabulkan. Selain itu, Komnas juga mendukung permohonan RJ supaya perkara ini tidak perlu naik sampai ke tahap penuntutan di persidangan,” ungkap Abdul Gafur.

Abdul Gafur menilai, unsur pidana yang disangkakan terhadap Laras masih lemah. Ucapan Laras di media sosial disebut sebagai ungkapan kekecewaan satir, bukan ajakan melakukan kekerasan.

“Itu hanyalah ungkapan keprihatinan seorang anak bangsa atas jatuhnya korban Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi. Tidak ada maksud menyuruh orang membakar Gedung Bareskrim,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah sendiri telah membuka ruang RJ terhadap 583 kasus serupa. Karena itu, permohonan keluarga Laras dinilai sesuai dengan kebijakan tersebut.

Dalam kesematan sama, Fauziah, Ibu Laras, menyampaikan harapannya agar putrinya segera bebas tanpa harus melalui persidangan.

“Laras itu bukan aktivis, bukan influencer. Dia hanya gadis remaja biasa yang menulis keprihatinan di Instagram. Dia anak yang baik, tulang punggung keluarga sejak ayahnya meninggal karena kanker,” ungkapnya.

Fauziah mengaku kondisi psikologis putrinya kini menurun setelah ditahan sejak 1 September 2025.

“Awalnya tegar, tapi sekarang sudah sering menangis. Dia bilang rindu rumah, rindu bekerja, dan merasa sangat sedih,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komnas Perempuan menargetkan permohonan RJ Laras bisa dikabulkan sebelum masa penahanannya berakhir pada 21 September 2025.

“Kami berharap sebelum tanggal itu sudah ada kepastian. Korban dalam kasus ini adalah institusi Bareskrim Polri, dan faktanya tidak ada dampak material. Dengan RJ sesuai Perpol Nomor 8 Tahun 2021, perkara Laras cukup berhenti di penyidikan, tidak perlu naik ke penuntutan,” tutur Abdul Gafur. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral