Fakta Terbaru Kasus Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Temukan Hal Aneh di Makam hingga Minta Perlindungan LPSK
- dok.kolase tvOnenews.com/tiktok rhana mua
Jakarta, tvOnenews.com – Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan kembali jadi sorotan. Sejumlah kejanggalan terbaru terungkap bahkan keluarga besar korban kini meminta perlindungan resmi kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Arya Daru meninggal dengan kondisi mengenaskan wajahnya ditemukan terlilit lakban kuning. Peristiwa ini sempat viral di media sosial dan meninggalkan tanda tanya besar mengenai penyebab sebenarnya.
Enam anggota keluarga Arya Daru telah mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK. Mereka mengaku mendapat berbagai teror yang mengganggu rasa aman dan psikologis.
- Istimewa
“Benar ada permohonan dari keluarga almarhum ADP kepada LPSK,” kata Susi, perwakilan lembaga tersebut kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).
Menurutnya keluarga menilai perlindungan sangat dibutuhkan agar mereka bisa leluasa menyampaikan fakta dan mengungkap misteri kematian diplomat muda tersebut.
“Keluarga sampaikan juga ada kejanggalan-kejanggalan mengenai pihak-pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak umum serta makam almarhum yang diganti bunganya," ujarnya.
Tim hukum keluarga Nicolay Aprillindo mengungkap hal mengejutkan saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Ia menyebut makam Arya Daru sempat dibongkar orang tak dikenal.
“Dari pihak keluarga menginginkan penyelidikan lanjutan karena ditemui beberapa kejanggalan. Bahkan sempat kami sampaikan juga bahwa makam almarhum diacak-acak atau dibongkar. Mereka (pihak Kemlu) cukup kaget mendengarnya,” ujar Nicolay di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).
- Kolase Istimewa & tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Kabar soal kondisi makam yang dirusak pertama kali diungkap kakak almarhum Meta Ayu Thereskova. Pada 27 Juli 2025 keluarga menemukan bunga di pusara Arya Daru mendadak berganti dengan sekuntum mawar putih tanpa sepengetahuan mereka.
Menlu Sugiono langsung merespons temuan terbaru ini. Ia mendorong pihak kepolisian segera menindaklanjuti.
“Bapak Menlu juga mendorong proses penyelidikan harus lanjut, khususnya kalau ada berbagai informasi terkini dapat ditindaklanjuti pihak penyelidik Polda Metro Jaya,” jelas Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Minggu (14/9/2025).
Load more