GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aturan Baru KPU, Ijazah hingga Rekam Jejak Capres-Cawapres Bakal Dirahasiakan

Beberapa dokumen persyaratan untuk mendaftar capres-cawapres tidak bisa dibuka ke publik tanpa persetujuan, termasuk perihal ijazah.
Senin, 15 September 2025 - 14:21 WIB
Ilustrasi KPU
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menutup rapat sejumlah informasi yang ada dalam dokumen persyaratan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2029 mendatang. Hal tersebut tertuang Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 21 Agustus 2025.

Dalam keputusan tersebut menyebutkan bahwa ‘Menetapkan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan Komisi Pemilihan Umum'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa dokumen persyaratan untuk mendaftar capres-cawapres tidak bisa dibuka ke publik tanpa persetujuan, termasuk perihal ijazah.

Ada 16 poin keputusan yang tak akan diungkap KPU kepada publik. Terdapat dua poin yang menjadi sorotan, di antaranya poin ke 8 adalah daftar riwayat hidup, profil singkat, dan rekam jejak setiap bakal calon.

Kemudian, pada poin ke 12 juga dituliskan pengecualian terhadap bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah, surat tanda tamat belajar, atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah.

"Berdasarkan Keputusan KPU 731/2025 tersebut telah menetapkan beberapa informasi dokumen persyaratan calon Presiden dan Wakil Presiden (Diktum kedua) telah dikecualikan dalam jangka waktu 5 tahun kecuali pihak yang rahasianya diungkapkan memberikan persetujuan tertulis dan/atau pengungkapan berkaitan dengan posisi seseorang dalam jabatan-jabatan publik," ucap Ketua KPU, Afifudin dalam keterangannya, Senin, 15 September 2025.

KPU menilai adanya konsekuensi bahaya jika dokumen persyaratan itu dibuka kepada publik, termasuk ijazah. Sebab, informasi itu digunakan untuk persyaratan capres-cawapres dalam proses tahapan pendaftaran bakal pasangan capres-cawapres.

"Konsekuensi bahaya dibukanya informasi. Informasi atas dokumen persyaratan pasangan calon presiden dan wakil presiden digunakan dalam proses tahapan pendaftaran bakal pasangan calon Presiden dan wakil Presiden," ucap Afif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan capres-cawapres yang mendaftar akan bisa membuka dokumen tersebut ke publik. Sementara itu, KPU tak punya wewenang untuk membuka informasi tersebut ke publik.

"Informasi dokumen persyaratan pasangan calon presiden dan wakil presiden dapat mengungkap informasi pribadi seseorang sebagai berikut: Bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah, surat tanda tamat belajar, atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah. Keterangan: data/informasi tidak dikuasai/di luar kewenangan KPU," kata dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Dipamerkan Klub Pascal Struijk, Pemain Bulgaria Tolak Tampil di FIFA Series Karena Ogah ke Indonesia

Sempat Dipamerkan Klub Pascal Struijk, Pemain Bulgaria Tolak Tampil di FIFA Series Karena Ogah ke Indonesia

Nama Ilia Gruev dan Lukas Petkov resmi dihapus dari skuad Bulgaria untuk tampil di FIFA Series. Dalam pernyataan yang dirilis Federasi Sepak Bola Bulgaria, keduanya menolak untuk berangkat ke Indonesia. 
Keputusan Mendadak AFC Bikin Media Vietnam Kaget Bukan Main, Timnas Indonesia Disebut Kecewa Berat

Keputusan Mendadak AFC Bikin Media Vietnam Kaget Bukan Main, Timnas Indonesia Disebut Kecewa Berat

Media Vietnam menyebut Timnas Indonesia kecewa berat usai AFC mengeluarkan keputusan yang mendadak. Media Vietnam menyoroti AFC soal pelaksanaan Piala Asia 2031
Di Depan Media Bulgaria, Ivan Kolev Blak-blakan Bongkar Fakta Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Singgung Naturalisasi & Pelatih Asing

Di Depan Media Bulgaria, Ivan Kolev Blak-blakan Bongkar Fakta Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Singgung Naturalisasi & Pelatih Asing

Dalam wawancaranya dengan media Bulgaria, Ivan Kolev blak-blakan soal Timnas Indonesia. Ia melontarkan kritik terkait kebijakan sepak bola Indonesia soal
Memangnya Boleh Menikah dengan Sepupu? Ternyata Begini Hukumnya Kata Ustaz Khalid Basalamah

Memangnya Boleh Menikah dengan Sepupu? Ternyata Begini Hukumnya Kata Ustaz Khalid Basalamah

Apa hukumnya menikah dengan sepupu? Benarkah menikahi sepupu adalah sesuatu yang dilarang dalam ajaran Islam? Ustaz Khalid Basalamah beri pernyataan tegas.
Ini Alasan PBVSI Turunkan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya jadi Wakil Indonesia di AVC Men's Championship League

Ini Alasan PBVSI Turunkan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya jadi Wakil Indonesia di AVC Men's Championship League

Perdebatan pun muncul karena PBVSI tidak secara gamblang membeberkan wakil Indonesia sebelum AVC melaksanakan drawing pembagian Pool AVC Men's Champions League pada Minggu (15/3/2026) lalu.
Jelang Terbang ke Jakarta, Bulgaria Sudah Siapkan Rencana Besar, Siap Tantang Timnas Indonesia di Final FIFA Series?

Jelang Terbang ke Jakarta, Bulgaria Sudah Siapkan Rencana Besar, Siap Tantang Timnas Indonesia di Final FIFA Series?

Keseriusan ditunjukkan Timnas Bulgaria jelang tampil di FIFA Series 2026 yang akan digelar di Indonesia. Calon lawan Timnas Indonesia itu punya jadwal padat.

Trending

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT