GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluh Pedagang Pasar Radio Dalam Sepi, Sentil PD Pasar Jaya: Jangan Cuma Doyan Tarikin Bayaran, Kreatif!

Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang. Hanya beberapa pembeli lalu-lalang di lorong pasar.
Kamis, 18 September 2025 - 18:27 WIB
Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang. Hanya beberapa pembeli lalu-lalang di lorong pasar.

Selebihnya, banyak kios dibiarkan tertutup rapat, sebagian bahkan sudah disegel karena tunggakan sewa bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pedagang, kondisi ini bukan lagi rahasia. Sepinya pasar membuat mereka harus putar otak agar tetap bisa bertahan.

Namun, di tengah himpitan, mereka merasa pengelola pasar, dalam hal ini Perusahaan Umum (PD) Pasar Jaya, justru tak berbuat banyak.

Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Kita ini bayar iuran bulanan terus, tapi pasarnya tetap aja sepi. Harusnya PD jangan cuma doyan nagih iuran, tapi juga kreatif biar pasar rame gimana caranya,” keluh Roy (35), pedagang sayur yang sudah membeli dua kios dengan modal puluhan juta.

Roy menuturkan, biaya resmi sewa kios memang relatif murah, sekitar Rp125 ribu per bulan. 

Namun, pedagang harus keluar modal besar di awal untuk membeli kios, belum lagi biaya tambahan keamanan, listrik, hingga urusan sampah yang kerap dipungut seikhlasnya.

“Modal awal saya beli kios bisa lebih dari Rp50 juta. Tapi tetap aja tiap bulan masih bayar lagi. Keamanan, listrik, semua ditanggung pedagang. Pasarnya sepi, tapi beban terus ada,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Sulistyo, pedagang ayam kampung. Menurutnya, banyak kios akhirnya disegel karena tak sanggup lagi membayar iuran di tengah sepinya pengunjung.

Situasi itu, kata dia, justru makin memperburuk wajah pasar.

“Dari COVID kemarin banyak yang nggak sanggup bayar. Kios disegel, tapi tetap aja nggak ada solusi supaya pasar rame lagi. Seharusnya PD Pasar Jaya mikir gimana caranya bikin orang datang, kasih promosi, pasang plang gede, sediakan parkir. Jangan cuma nyegel-nyegel aja,” sindir Sulistyo.

Menurutnya, salah satu masalah utama Pasar Radio Dalam adalah minimnya fasilitas pendukung. Tak ada papan penanda besar, area parkir pun terbatas hingga kerap bikin pembeli enggan masuk.

“Orang aja banyak yang nggak tahu kalau ada pasar di sini. Harusnya kan ada plang besar di jalan raya. Kalau pasarnya nyaman dan gampang diakses, otomatis pedagang juga semangat bayar kewajiban,” lanjutnya.

Bagi pedagang, bertahan berjualan di tengah kondisi pasar yang kian sunyi ibarat berjudi. 

Mereka berharap PD Pasar Jaya tidak hanya menagih iuran, tapi juga memikirkan terobosan kreatif agar pasar tradisional kembali hidup.

“Kalau pasarnya rame, otomatis kewajiban juga lancar. Jangan kebalik. Pedagang ditekan terus, tapi pasar dibiarkan sepi,” pungkas Roy. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT