GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RS Polri Ungkap Hasil Awal Autopsi Bocah 7 Tahun yang Ditemukan Tewas di Kos Penjaringan

Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah bocah perempuan berusia 7 tahun bernama Aliarat Nasari yang ditemukan meninggal di sebuah kamar kos kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Rabu, 24 September 2025 - 23:12 WIB
RS Polri Ungkap Hasil Awal Autopsi Bocah 7 Tahun yang Ditemukan Tewas di Kos Penjaringan, Jakarta Utara.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah bocah perempuan berusia 7 tahun bernama Aliarat Nasari yang ditemukan meninggal di sebuah kamar kos kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Ahmad Fauzi menjelaskan, jenazah diterima pada Minggu (21/9) pukul 05.42 WIB dengan surat permintaan visum dari Polsek Penjaringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan autopsi kemudian dilakukan pada hari yang sama mulai pukul 08.15 WIB.

“Dari hasil pemeriksaan, kondisi jenazah sudah membusuk, lanjut dengan ditemukan belatung. Wajah tampak mengering, terdapat luka di kulit leher kanan dan kiri, serta luka terbuka di puncak kepala dengan resapan darah hingga ke tulang,” ujar Ahmad Fauzi dalam keterangannya, Rabu (24/9).

Selain itu, tim dokter forensik menemukan tulang iga kiri bagian depan yang menonjol dengan permukaan kasar, diduga akibat proses penyembuhan tulang sebelumnya.

“Pemeriksaan toksikologi dan histopatologi jaringan juga kami lakukan sebagai prosedur standar untuk memastikan penyebab kematian. Saat ini pemeriksaan masih berproses,” tambahnya.

Meski hasil final belum disampaikan, dugaan sementara kematian korban terkait adanya kekerasan tumpul.

Ahmad Fauzi juga menjelaskan, kondisi jenazah yang membusuk lanjut, diperkirakan sudah meninggal sekitar 3-5 hari sebelum ditemukan.

“Perkiraan bisa lebih, karena kami juga mempertimbangkan lokasi dan lingkungan tempat jenazah ditemukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Kos Ratna Sari di Jalan Arwana Raya, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan mayat seorang anak perempuan pada Minggu (21/9) dini hari.

Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Hal tersebut benar, kami mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas Aiptu Mastawan pada pukul 00.00 WIB. Telah ditemukan sesosok mayat anak perempuan di Jalan Arwana Raya, RT 005/002, Pejagalan," ungkap Agus Ady, dalam keterangan tertulis, Senin (22/9).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui berinisial AR, seorang anak berusia 8 tahun.

"Saat ditemukan, posisi korban terlentang di lantai kamar kos lantai 3 dengan kondisinya bersimbah darah di bagian punggung dan temuan ceceran darah yang mengering di lantai dan sudah membusuk, termasuk kamar sudah dalam kondisi berantakan," beber Agus.

Sejauh ini, tim kepolisian telah menyita sejumlah barang di lokasi yang diduga kuat ssbagai barang bukti untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Olah TKP berlangsung hingga pukul 04.00 WIB dan dilanjutkan pemasangan garis polisi.

Agus menyebut, sejumlah langkah lanjutan telah dilakukan. Di antaranya yakni pemeriksaan 5 saksi penghuni kos yang berada di lanfai 1 dan lantai 2 kos.

Kemudian, penelusuran identitas orang tua korban, hingga mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Korban juga sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi.

“Kami masih menunggu hasil otopsi karena kondisi mayat sudah membusuk sehingga sulit dianalisis secara kasat mata,” kata Agus.

Selain itu, Polsek Penjaringan berkoordinasi dengan Labfor, Digital Forensik, hingga Psikologi Forensik untuk mendukung penyelidikan.

Atas instruksi Kapolres Jakarta Utara, polisi juga membentuk tim gabungan Polres dan Polsek untuk mengungkap kasus ini. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral