News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jamin Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus, Kemnaker Fasilitasi untuk Siap Bekerja Profesional

Melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD), Kemnaker berupaya memastikan setiap penyandang disabilitas memiliki akses setara terhadap pelatihan, pekerjaan, dan kemandirian ekonomi.
Minggu, 5 Oktober 2025 - 20:02 WIB
Anak Berkebutuhan Khusus Kini Semakin Berdaya, Bisa Bersaing di Dunia Kerja Profesional
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com – Masa depan anak-anak berkebutuhan khusus (abk) kini tak lagi terbatas. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka ruang dan kesempatan bagi mereka untuk bekerja profesional di berbagai bidang.

Melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD), Kemnaker berupaya memastikan setiap penyandang disabilitas memiliki akses setara terhadap pelatihan, pekerjaan, dan kemandirian ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yulia (41), Subkoordinator Pemberdayaan dan Kemitraan Disabilitas Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Khusus Kemnaker, menjelaskan bahwa ULD menjadi penghubung antara penyandang disabilitas dengan dunia industri.

“Saat ini sudah ada 283 ULD yang tersebar di dinas tenaga kerja provinsi, kabupaten, dan kota. Fungsinya bukan hanya menyalurkan tenaga kerja disabilitas, tapi juga memberikan assessment, pelatihan, dan mediasi agar mereka siap bekerja sesuai kompetensinya,” ujar Yulia kepada tvonenews.com di booth Karir Inklusi Spekix di JICC, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Melalui sistem ini, para pencari kerja disabilitas dapat memperoleh konseling karier, pelatihan keterampilan, hingga akses langsung ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

“Kalau hasil assessment mereka cocok, langsung bisa ditempatkan di perusahaan. Kalau belum, ULD akan mengarahkan untuk ikut pelatihan agar bisa bekerja secara profesional,” tambahnya.

Kemnaker juga menggandeng beberapa lembaga seperti BAZNAS dan Forum Zakat dalam menyediakan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas.

Pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga siap secara mental untuk bekerja di dunia profesional.

“BAZNAS memberikan dukungan penuh, mulai dari biaya pelatihan, konsumsi, hingga perlengkapan kerja. Output-nya jelas, penempatan kerja,” kata Yulia.

Salah satu contohnya di Makassar, di mana 22 penyandang disabilitas berhasil ditempatkan di sejumlah perusahaan setelah mengikuti pelatihan dua minggu di bidang administrasi perkantoran, desain grafis, hingga IT.

Bagi Kemnaker, keberadaan ULD adalah bagian dari komitmen besar untuk menciptakan pasar kerja yang inklusif dan adil bagi penyandang disabilitas.

“Tujuan akhirnya adalah agar mereka tidak hanya bisa bekerja, tapi juga berdaya, mandiri, dan memiliki masa depan yang layak,” tutup Yulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan langkah ini, masa depan anak-anak berkebutuhan khusus kini benar-benar terbuka lebar, bukan karena belas kasih, melainkan karena kesempatan yang setara.

(rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.
KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan politisi PDIP Jatmiko Dwijo Seputro, merupakan adik dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam OTT.
Plafon Islamic Center Malili Roboh, Kini Diselidiki Polisi

Plafon Islamic Center Malili Roboh, Kini Diselidiki Polisi

Polisi selidiki runtuhnya plafon bagian dalam bangunan Islamic Center Malili, Kabupaten Luwu Timu, Sulawesi Selatan, Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Popsivo Polwan Akhirnya Terungkap, Asisten Pelatih Akui...

Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Popsivo Polwan Akhirnya Terungkap, Asisten Pelatih Akui...

Jakarta Electric PLN harus mengakhiri putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang mengecewakan.
Presiden Prabowo Harap Pencak Silat Indonesia Tembus Olimpiade

Presiden Prabowo Harap Pencak Silat Indonesia Tembus Olimpiade

Presiden RI, Prabowo Subianto menunjukkan optimisme kuat terhadap masa depan pencak silat Indonesia.
Buntut OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Dinas PUPR

Buntut OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Dinas PUPR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan beberapa ruang kerja di gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Selengkapnya

Viral