News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IKAPPI DKI Menilai MBG Merupakan Program Mulia Presiden Prabowo, Insiden Keracunan Jadi Momentum Perbaikan

Program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto tetap dianggap sebagai arah yang tepat dalam upaya pemenuhan gizi anak dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 00:03 WIB
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SDN CBS 12 Pagi, Jakarta Timur, Jumat (26/9).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto tetap dianggap sebagai arah yang tepat dalam upaya pemenuhan gizi anak dan pemberdayaan ekonomi lokal, meski belakangan terjadi insiden keracunan makanan.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Provinsi DKI Jakarta, Miftahuddin, menyatakan bahwa insiden tersebut harus dilihat sebagai sinyal bagi semua pihak untuk memperkuat pengawasan, bukan sebagai alasan untuk mereduksi atau membatalkan program.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Insiden kecil tidak boleh menggugurkan manfaat besar yang telah dicapai MBG,” kata Miftahuddin dalam keterangan resminya, Senin (6/10/2025).

Ilustrasi siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ilustrasi siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Ia lalu mengemukakan sejumlah data aktual yang menurutnya memperlihatkan betapa penting dan besarnya cakupan program ini.

“Hingga 8 September 2025, pemerintah telah menyalurkan anggaran MBG sebesar Rp 13 triliun, untuk melayani 22,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia melalui 7.644 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini baru sekitar 18,3% dari total pagu APBN sebesar Rp71 triliun", ungkapnya.

Menurutnya, sebaran penerima paling besar berada di Pulau Jawa, yaitu sekitar 13,26 juta orang atau hampir 58% dari total penerima.

"Realisasi MBG sudah sangat baik ya, penerima manfaat paling banyak dari Jawa, disusul Sumatra dengan 4,86 juta, Sulawesi 1,70 juta, Bali-Nusa Tenggara 1,34 juta, Kalimantan 1,03 juta, serta Maluku dan Papua sekitar 0,52 juta orang", katanya.

Miftahuddin menegaskan bahwa data tersebut menunjukkan dua hal, pertama, program MBG telah memberikan manfaat nyata dan menjangkau banyak masyarakat.

"Kedua masih ada ruang besar untuk meningkatkan kecepatan realisasi distribusi dan kualitas pengawasan agar target akhir tahun bisa tercapai", tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa target nasional penerima manfaat MBG tahun 2025 adalah 82,9 juta orang.

“Sampai 8 September 2025 kita baru melayani 22,7 juta, berarti masih jauh dari target. Maka penguatan mutu, distribusi, dan keamanan pangan tidak bisa ditawar,” katanya.

Menurut Miftahuddin, pemberdayaan UMKM harus terus ditingkatkan dan diperlengkapi dengan pendampingan yang baik.

Ia juga mendesak agar mekanisme audit, standar higienitas dapur, dan verifikasi bahan pangan diperjelas dan diperketat, agar setiap santapan MBG bisa benar-benar aman dan memenuhi standar gizi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program ini bukan hanya soal kuantitas, semakin banyak anak mendapat manfaat sangat cocok, tapi juga soal kualitas, dimana makanan harus bergizi seimbang, bersih, aman. Dan UMKM yang terlibat sebagai penyedia material pangan harus dibantu supaya hasilnya sesuai standar,” pungkasnya. (muu)

tvonenews
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR-Pemerintah Sepakat Terima Hibah Kapal Jepang, Wamenhan: Perkuat Patroli Laut Tanpa Bebani APBN

DPR-Pemerintah Sepakat Terima Hibah Kapal Jepang, Wamenhan: Perkuat Patroli Laut Tanpa Bebani APBN

Indonesia menerima hibah senilai 1,9 miliar Yen dari Pemerintah Jepang. Diperkirakan, nilai hibah tersebut setara tiga hingga empat kapal patroli.
Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan dengan penuh optimis.
Ungkapkan Isi Hati Usai Resmi Berpisah dengan Persija, Ryo Matsumura Kenang Saat Thomas Doll Ajak ke Macan Kemayoran

Ungkapkan Isi Hati Usai Resmi Berpisah dengan Persija, Ryo Matsumura Kenang Saat Thomas Doll Ajak ke Macan Kemayoran

Ryo Matsumura mengenang saat naik surut ketika membela klub termasuk saat pertama kali mantan pelatih Persija, Thomas Doll membawanya ke Persija. 
Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba, Ratusan Ekstasi dan 66 Gram Sabu Turut Diamankan

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba, Ratusan Ekstasi dan 66 Gram Sabu Turut Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika di wilayah Jakarta. Ratusan butir ekstasi dan puluhan gram sabu siap edar disita.
Pernyataan Jujur Max Verstappen usai Jajal Mobil Baru Red Bull untuk F1 2026 Pertama Kalinya, Manurutnya....

Pernyataan Jujur Max Verstappen usai Jajal Mobil Baru Red Bull untuk F1 2026 Pertama Kalinya, Manurutnya....

Max Verstappen akhirnya mengungkapkan pendapatnya setelah menjajal mobil Red Bull untuk F1 2026 pertama kalinya.
Gubernur Khofifah Takjub Talenta Murid SMKN 1 Buduran

Gubernur Khofifah Takjub Talenta Murid SMKN 1 Buduran

Gubernur Khofifah kagum saat tinjau aktivitas pembelajaran dan unit praktik di SMKN 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT