News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Saling Singgung, Bahlil Temui Purbaya dan BP BUMN untuk Bahas Kompensasi Listrik dan BBM, Ini Hasilnya

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan hasil pertemuannya dengan Menkeu Purbaya dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang membahasa mengenai kompensasi listrik dan BBM.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:32 WIB
Bahlil sebut Purbaya Salah Baca Data soal Harga Asli LPG 3 Kg: Mungkin Butuh Penyesuaian
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria.

Pertemuan tersebut membahas upaya mempercepat pembayaran kompensasi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi tanggungan pemerintah kepada perusahaan milik negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyelesaikan kompensasi tahun 2024, pertemuan Bahlil dan Purbaya ini juga memfinalisasi pembayaran kompensasi untuk kuartal I dan II tahun 2025.

“Kami bahas tentang percepatan pembayaran kompensasi dari listrik dan BBM,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Sabtu (11/10/2025).

“Jadi, kami melakukan percepatan agar Menteri Keuangan bisa membayar BUMN kita yang terkait kompensasi BBM dan listrik. Tadi sudah clear.”

Masalah subsidi dan kompensasi ini sebelumnya memang menjadi sorotan luas setelah Pertamina dan PLN mengadu ke Komisi XI DPR RI.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pencairan tunggakan subsidi dan kompensasi untuk tahun berjalan 2025 akan dilakukan bulan Oktober.

Purbaya menjelaskan, total kompensasi yang perlu dibayarkan oleh Kementerian Keuangan mencapai Rp55 triliun untuk periode triwulan I 2025.

“Nanti, bulan Oktober 2025, yang triwulan pertama dan kedua, akan kami bayarkan penuh,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman, menegaskan bahwa nilai kompensasi tersebut akan disesuaikan setelah audit anggaran kuartal II selesai dilakukan.

Sementara itu, pembayaran subsidi tetap disalurkan secara rutin setiap bulan. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, pemerintah menyiapkan pagu sebesar Rp496,8 triliun untuk subsidi dan kompensasi energi. Namun, realisasi tahun ini diproyeksikan lebih rendah, yaitu sekitar Rp479 triliun.

Hingga 31 Agustus 2025, realisasi penyaluran subsidi dan kompensasi mencapai Rp218 triliun atau sekitar 43,7 persen dari total pagu. Dari angka tersebut, realisasi subsidi bahan bakar minyak tertentu (JBT) dan LPG 3 kilogram tercatat sebesar Rp57,8 triliun atau 53,5 persen dari target Rp108 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas Rp57 triliun untuk subsidi tahun berjalan dan Rp800 miliar untuk kekurangan bayar tahun sebelumnya.

Selain itu, kompensasi BBM yang telah dibayarkan mencapai Rp31,1 triliun, termasuk pelunasan kekurangan kompensasi tahun 2024 berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Untuk sektor listrik, subsidi yang telah dibayarkan mencapai Rp50,1 triliun atau 55,9 persen dari pagu Rp89,7 triliun. Dana itu digunakan untuk menutupi tagihan Januari hingga Juli 2025 serta sisa pembayaran tahun 2023.

Adapun kompensasi listrik terealisasi sebesar Rp37,5 triliun yang mencakup beban kompensasi untuk triwulan IV tahun 2024. Pemerintah berharap percepatan ini dapat memperkuat kinerja BUMN energi dan memastikan pasokan listrik serta BBM bagi masyarakat tetap stabil.

Bahlil dan Purbaya Sempat Selisih Data

Pekan lalu, Bahlil dan Purbaya juga sempat saling singgung dan berselisih data soal subsidi LPG 3 kilogram. Menkeu sempat mengungkap harga asli LPG 3 kg Rp 42.750/tabung dan disubsidi Rp 30.000/tabung agar masyarakat bisa membeli senilai Rp 12.750. 

Menyikapi Bahlil, Purbaya menjelaskan, dirinya memang sedang mempelajari lagi data diperoleh dari hitungan stafnya.

"Saya sedang pelajari, kita pelajari lagi. Mungkin Pak Bahlil betul, tapi nanti kita lihat lagi seperti apa. Yang jelas saya dapat angkanya dari hitungan staf saya, nanti kita lihat gimana salah pengertiannya," jelas Purbaya saat kunjungan kerja ke Kudus, Jawa Tengah, Jumat (3/10/2025).

Purbaya kemudian memandang kemungkinan cara melihat datanya saja yang berbeda antara Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM. Namun dia yakin pada akhirnya besarannya akan sama.

"Harusnya sih pada akhirnya angkanya sama, uangnya itu-itu aja kan. Nanti kita jelasin seperti apa yang betul," bebernya. "Saya salah data? Mungkin cara lihat datanya beda, kan hitung-hitungan kan kadang-kadang kalau dari praktek sama akuntan kan kadang-kadang beda," tambahnya. 

Sebelum itu, Bahlil menyebut bahwa Purbaya salah membaca data terkait harga asli LPG 3 Kg. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu mungkin Menkeunya salah baca data itu. Biasalah kalau, ya mungkin butuh penyesuaian. Saya nggak boleh tanggapi sesuatu yang selalu ini ya. Jadi, saya kan udah banyak ngomong tentang LPG gitu ya. Mungkin Menkeunya belum dikasih masukan oleh dirjennya dengan baik atau oleh timnya," ucap Bahlil di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025). 

Kemudian, terkait dengan LPG subsidi yang akan masuk akan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sedang dirancang oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Bahlil mengatakan proses tersebut masih dalam pembahasan lebih lanjut. "Jadi menyangkut juga subsidi tentang satu data itu juga. Itu juga masih dalam proses pematangan ya. BPS itu kan kerja sama dengan tim di ESDM. Jadi mungkin pak Menteri Keuangan ya, mungkin belum baca data kali itu ya," pungkasnya. (ant/rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Lensa Berbicara: Usai Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Temui Pendukung di Luar Ruang Sidang

Lensa Berbicara: Usai Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Temui Pendukung di Luar Ruang Sidang

Mantan Mendikbudristek periode 2019–2024, Nadiem Makarim, divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Ketua MPR Sambut Baik Wacana Umroh Plus via Uzbekistan

Ketua MPR Sambut Baik Wacana Umroh Plus via Uzbekistan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI serta para ulama dari Indonesia bertemu dengan Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov di Museum
KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

KAI Bandara resmi memperluas layanan transportasi publik berbasis kereta api di Sumatera Utara dengan menghadirkan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam. Layanan
Tak Bisa Tutupi Kekecewaannya, Ini Kata-kata Pertama dari Veda Ega Pratama Usai Dirinya DNF di Moto3 Belanda 2026

Tak Bisa Tutupi Kekecewaannya, Ini Kata-kata Pertama dari Veda Ega Pratama Usai Dirinya DNF di Moto3 Belanda 2026

Rider muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus gigit jari pada gelaran Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung akhir pekan kemarin.
Carlo Ancelotti Ungkap Alasannya Tak Jadi Mainkan Neymar saat Kalahkan Jepang dalam Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Alasannya Tak Jadi Mainkan Neymar saat Kalahkan Jepang dalam Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti mengungkapkan alasan mengapa Neymar tak jadi dimainkan saat Brasil menghadapi Jepang dalam Babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Berdasarkan ramalan bintang, esok hari Rabu, 1 Juli 2026, beberapa zodiak diprediksi akan mendapatkan momen romantis yang tak terlupakan, sementara yang lain -
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ranking Timnas Voli Indonesia Melesat Usai Juara AVC Men's Cup 2026

Ranking Timnas Voli Indonesia Melesat Usai Juara AVC Men's Cup 2026

Timnas Voli Indonesia langsung melesat di ranking FIVB setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan di final AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral