News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BSU Tak Cair Bulan Ini, Kemenaker Pastikan Bantuan Hanya Berlaku Juni–Juli 2025

Kemenaker pastikan BSU tidak cair di Oktober 2025. Bantuan hanya berlaku untuk periode Juni–Juli dengan total Rp600 ribu. Waspadai hoaks di media sosial.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 08:53 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND masih terus menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja di berbagai wilayah, termasuk Kota Batam.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Publik kembali dihebohkan dengan kabar soal Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau Program Subsidi Upah (PSU) yang disebut-sebut bakal cair lagi pada Oktober 2025. 

Namun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menegaskan bahwa tidak ada pencairan BSU di bulan Oktober. Program bantuan ini hanya berlaku untuk periode Juni dan Juli 2025, sesuai ketentuan resmi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025, program BSU tahun ini disalurkan dua bulan sekaligus, dengan nilai Rp300 ribu per bulan. Artinya, setiap pekerja berhak menerima Rp600 ribu yang telah dibayarkan penuh pada pertengahan tahun lalu.

“Program BSU tahun 2025 hanya mencakup dua bulan, yaitu Juni dan Juli. Sampai saat ini belum ada keputusan untuk memperpanjang atau menambah pencairan,” tegas Kemenaker dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (11/10).

Kemenaker Tegaskan: Info BSU Oktober adalah Hoaks

Di tengah meningkatnya pencarian informasi seputar BSU di media sosial, muncul tautan palsu dan pesan berantai yang mengklaim bantuan akan kembali cair pada Oktober 2025. Bahkan, sejumlah situs tidak resmi beredar dengan tampilan menyerupai laman pemerintah untuk menjaring data pribadi masyarakat.

Kemenaker menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks. Masyarakat diimbau tidak memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor rekening kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan mudah percaya dengan tautan atau pesan WhatsApp yang mengklaim BSU cair lagi bulan ini. Pastikan hanya mengakses situs resmi pemerintah,” tegas Kemenaker.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerimaan bantuan, cek hanya melalui situs resmi psu.kemnaker.go.id. Melalui laman tersebut, pekerja bisa login menggunakan akun Kemenaker, kemudian memilih menu “Cek Penerima BSU” untuk mengetahui apakah mereka termasuk dalam daftar penerima tahun 2025.

Waspadai Penipuan Online Bermodus Bantuan Sosial

Kemenaker juga memperingatkan agar masyarakat tidak tertipu dengan pihak yang menawarkan jasa pendaftaran BSU berbayar. Semua proses pendaftaran dan pencairan dilakukan otomatis berdasarkan data peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dan tidak dipungut biaya apapun.

Fenomena hoaks bantuan sosial memang kerap meningkat menjelang akhir tahun. Modusnya beragam, mulai dari pesan broadcast hingga situs tiruan yang menyerupai domain pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat diminta selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya ke media sosial.

Harapan Pekerja dan Evaluasi Pemerintah

Meski tak ada pencairan BSU di bulan Oktober, banyak pekerja berharap program ini bisa diperpanjang tahun depan. Bantuan subsidi upah dinilai efektif menjaga daya beli dan membantu buruh berpenghasilan rendah di tengah tekanan ekonomi global.

Pemerintah disebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program BSU 2025, sebelum memutuskan kebijakan serupa pada 2026. Jika terbukti memberikan dampak positif, bukan tidak mungkin program bantuan pekerja akan kembali digulirkan dengan mekanisme baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, tidak ada BSU tambahan di bulan Oktober 2025. Masyarakat diminta waspada terhadap informasi palsu dan tautan tidak resmi yang mengatasnamakan pemerintah. 

Pastikan hanya mengakses psu.kemnaker.go.id atau media kredibel untuk mendapatkan kabar terkini seputar bantuan pekerja. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral