News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Triliunan Rupiah Tunggakan BPJS Kesehatan Bakal Dihapus? Istana Bilang Begini soal Kepastiannya

Istana angkat bicara soal rencana pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan dan menegaskan tengah melakukan verifikasi rinci, mengingat banyak peserta yang mengalami perubahan kelas.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:22 WIB
BPJS Kesehatan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pemutihan tunggakan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih dalam kajian menyeluruh pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa proses verifikasi perlu dilakukan secara rinci, mengingat banyak peserta yang mengalami perubahan kelas kepesertaan namun masih memiliki tunggakan di kelas lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perhitungan matang dan verifikasi data yang akurat diperlukan agar upaya pemutihan tunggakan nanti tepat sasaran.

“Sedang kita hitung semua ya, baik kriteria, kemudian jumlah, karena misalnya ada data yang harus kita verifikasi karena ternyata perubahan dari kelas tertentu ke kelas tertentu tapi masih ada tunggakan di kelas yang lama,” ujar Prasetyo di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Prasetyo Hadi menambahkan, pemerintah berharap kebijakan ini bisa direalisasikan pada tahun ini setelah seluruh proses perhitungan selesai.

Menurutnya, perhatian khusus juga diberikan pada tunggakan peserta yang telah meninggal dunia, yang secara administratif seharusnya dihapuskan dari sistem.

“Karena misalnya sudah meninggal dunia itu kan masalah pembukuannya harus di, bukan harus ya, mestinya kan sudah harus diputihkan karena memang kondisinya yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Misalnya seperti itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Mensesneg, kebijakan pemutihan ini belum dapat dipastikan berlaku untuk seluruh peserta yang menunggak.

Saat ini, pemerintah masih memverifikasi data berdasarkan kondisi dan kelas peserta masing-masing.

“Ini sedang kita verifikasi datanya dengan kondisinya yang masing-masing berbeda-beda gitu di setiap kelasnya dan lain-lain,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa pembahasan pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan akan segera dilakukan.

“Nanti, besok mau kita rapatkan dulu. (Hasilnya) tergantung rapat besok. Segera,” kata Muhaimin, atau yang akrab disapa Cak Imin, di Jakarta, Selasa (14/10).

Hal tersebut disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan mengenai besarnya tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang kini menjadi perhatian publik.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyebut langkah pemutihan ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Ghufron, sebagian tunggakan muncul karena peralihan status peserta dari sektor informal menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) setelah terdaftar sebagai penerima manfaat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Nah itu dihapuskan. Jumlahnya triliunan rupiah itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Cak Imin juga menegaskan bahwa pemerintah tengah mengupayakan langkah konkret agar masyarakat terbebas dari beban tunggakan iuran yang nilainya mencapai puluhan triliun rupiah.

“Saya terus berusaha agar tunggakan utang seluruh peserta BPJS ini segera dibebaskan. Jadi, tidak dianggap utang lagi. Semoga sukses bulan depan ini. Setelah tunggakan dilunasi oleh pemerintah, maka semua peserta bisa memulai iuran baru,” kata Cak Imin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa kebijakan pembebasan tunggakan bukan berarti masyarakat bisa abai terhadap kewajiban membayar iuran ke depan.

Pemerintah berharap kebijakan ini menjadi titik awal baru bagi jutaan peserta BPJS yang selama ini kehilangan akses pelayanan kesehatan akibat status kepesertaan yang nonaktif. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral