News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemuda Masjid dan DMDI Kolaborasi Dengan Kementerian P2MI, Sebar Informasi Tentang Migrasi ke Calon PMI

Pemuda Masjid Dunia dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) akan berkolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menyebarkan informasi tentang migrasi aman kepada calon PMI.
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:35 WIB
Pemuda Masjid dan DMDI Kolaborasi Dengan Kementerian P2MI, Sebar Informasi Tentang Migrasi ke Calon PMI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemuda Masjid Dunia dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) akan berkolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menyebarkan informasi tentang migrasi aman kepada calon PMI. 

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H Said Aldi Al Idrus, mengatakan bahwa Pemuda Masjid memiliki keterwakilan di 23 negara yang siap bersinergi dengan pemerintah khususnya Kementerian P2MI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena Pemuda Masjid memiliki keterwakilan di 23 negara dan sering mendampingi PMI terutama yang berangkat ke Negeri Jiran, Malaysia secara non prosedural," kata Said Aldi, kepada wartawan, Sabtu (18/10/2025).

Lebih lanjut Said Aldi juga mengundang Menteri P2MI Mukhtarudin untuk menghadiri Pengukuhan Pemuda Masjid Dunia dan Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 yang akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (24/10/2025). 

“Kehadiran Menteri P2MI pada pengukuhan dan Konvensyen menjadi momen penting untuk memberikan informasi kepada perwakilan 23 negara Pemuda Masjid dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), bahwa Indonesia siap bekerjasama dalam mengirim para pekerja profesional dan yang memiliki keahlian,” ucap Said Aldi.

Kemudian Said Aldi berharap agar Mukhtarudin dapat menghadiri acara Pengukuhan dan Konvensyen DMDI, Pekan depan.

Sebelumnya, Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan pihaknya melihat potensi global yang dimiliki Pemuda Masjid Dunia sebagai mitra strategis untuk meningkatkan literasi migrasi aman. 

"Saya juga pernah aktif di remaja masjid di Kalimantan Tengah, jadi semangatnya sejalan, membangun kebaikan dari masjid," ucap Mukhtarudin.

Sementara itu Mukhtarudin menyebutkan bahwa saat ini fokus Kemen P2MI yaitu mensosialisasikan proses migrasi yang aman dan bermartabat, mencakup pelatihan keterampilan, pembekalan bahasa asing, pendidikan vokasi, serta pemahaman hak pekerja migran. 

Mukhtarudin juga menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pekerja migran, bukan hanya kuantitas.

"Pelindungan pekerja migran tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kami butuh kerjasama dengan NGO, ormas, lembaga pelatihan, dan kementerian lain. Tantangan terbesar ada di hulu, sebelum penempatan," jelas Mukhtarudin.

Kemudian Mukhtarudin berharap agar Pemuda Masjid Dunia dapat berperan sebagai 'market intelligence' untuk mengawasi, mencegah, dan menangani masalah pekerja migran di lapangan. 

Pihaknya juga membuka peluang kerjasama dengan anggota organisasi yang memiliki keahlian untuk mengajar keterampilan kerja internasional.

Maka dari itu, Mukhtarudin mengusulkan pelatihan bagi penceramah atau da'i yang juga pekerja migran, agar mereka dapat menyampaikan pesan migrasi aman langsung di komunitas pekerja migran di luar negeri. 

Terkait hal ini, Said Aldi menyampaikan ucapan terima kaish kepada Menteri P2MI yang berkenan untuk bersinergi dengan DMDI dan Pemuda Masjid Dunia dalam hal pekerja peningkatan kualitas PMI sebelum penempatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemuda Masjid dan DMDI memiliki sumber daya manusia dan bidang pelatihan dan pendidikan yang selama ini membentuk skil dan profesionalitas kader. Sehingga banyak kader-kader kami yang bekerja di instansi pemerintahan maupun swasta bahkan di luar negeri yang memiliki keahlian," tutur Said Aldi.

Dalam silaturahmi bersama Menteri P2MI Mukhtarudin ini, Said Aldi turut didampingi oleh sejumlah pengurus, di antaranya Waketum Sedek Bahta, Alwi Ahmad, Ilham Akbat, Liana Piliang, Putri Nabila, dan Yudhi Haria. (ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral