GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

92 Persen Uang Negara dari Kasus Korupsi Unsrat Manado Berhasil Dikembalikan, Kejati Sulut: Akan Disita sebagai Barang Bukti

Kejati Sulut menerima pengembalian Rp2,05 miliar dari tersangka korupsi proyek Unsrat Manado. Jumlah ini menutup 92 persen kerugian negara.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:49 WIB
ilustrasi uang
Sumber :
  • unsplah.com/Mufid Majnun

Jakarta, tvOnenews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara berhasil mengamankan pengembalian uang negara dari kasus dugaan korupsi proyek pembangunan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Nilainya mencapai Rp2.054.020.453,60, atau sekitar 92,2 persen dari total kerugian negara sebesar Rp2.227.342.804,60.

Uang tersebut dikembalikan oleh salah satu tersangka dalam perkara penyimpangan proyek yang didanai pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB) untuk tahun anggaran 2014–2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang Dikembalikan dan Disita Sebagai Barang Bukti

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulut, Januarius Bolitobi, menjelaskan bahwa uang yang dikembalikan kini telah disita oleh jaksa penyidik. Dana itu akan ditempatkan di rekening penitipan kejaksaan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

“Terhadap uang tersebut akan dilakukan penyitaan oleh jaksa penyidik, kemudian dititipkan ke rekening penitipan kejaksaan untuk dijadikan barang bukti. Nantinya, jumlah ini akan diperhitungkan untuk menutupi kerugian keuangan negara dalam perkara dimaksud,” kata Bolitobi di Manado, Senin (20/10/2025).

Ia menegaskan bahwa langkah pengembalian dana ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang sedang dijalankan Kejati Sulut untuk memastikan uang negara bisa kembali.

Empat Tersangka Termasuk Mantan Rektor Unsrat

Dalam kasus ini, Kejati Sulut telah menetapkan empat tersangka, salah satunya adalah mantan Rektor Unsrat, Ellen Joan Kumaat, yang bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Tiga tersangka lainnya adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jhon Tooy, kontraktor Ir. S, serta Ir. Hadi Prayitno selaku Team Leader Konsultan Pengawas.

Dari keempat tersangka tersebut, tiga orang telah ditahan di Rutan Kelas IIA Malendeng Manado sejak Jumat (17/10/2025). Sementara Hadi Prayitno belum ditahan karena alasan kesehatan.

Proyek Bernilai Miliaran Disimpangkan

Kasus ini bermula dari proyek pembangunan tiga gedung baru di lingkungan Unsrat, yakni satu gedung Fakultas Hukum dan dua gedung Fakultas Teknik. Proyek tersebut dibiayai dengan pinjaman dari IsDB dan seharusnya selesai dalam kurun waktu 2014–2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam pelaksanaannya, diduga terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban keuangan, yang akhirnya menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp2,2 miliar.

Kejati Sulut Pastikan Kasus Dituntaskan

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Pemain asing anyar PSIM, Jop van der Avert, mengaku puas dengan debutnya bersama Laskar Mataram. Ia tampil penuh saat PSIM bermain imbang 2-2 melawan Persik.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT