News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praktisi Kesehatan Peringatkan Bahaya Hujan Mikroplastik di Jakarta, Dampak Jangka Panjang Bisa Membahayakan

Mengingatkan kondisi hujan mikroplastik yang berbahaya mengandung mikroplastik saat ini, berasal dari aktivitas manusia di perkotaan.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:53 WIB
Praktisi Kesehatan Peringatkan Bahaya Hujan Mikroplastik di Jakarta, Dampak Jangka Panjang Bisa Membahayakan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /antara

Jakarta, tvOnenews.com- Hujan mikroplastik di Jakarta menuai perhatian publik, terutama para ahli kesehatan. Simak 5 bahaya hujan mikroplastik di Jakarta.

Praktisi Kesehatan Peringatkan Bahaya Hujan Mikroplastik di Jakarta, Dampak Jangka Panjang Bisa Membahayakan
Praktisi Kesehatan Peringatkan Bahaya Hujan Mikroplastik di Jakarta, Dampak Jangka Panjang Bisa Membahayakan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kabar hujan mikroplastik di Jakarta, diinformasikan oleh BRIN agar semua pihak terkait lebih perhatian terhadap lingkungan. Terlebih juga jadi peringatan dini bagi warga Jakarta

Seperti diketahui dari Peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan sejak 2022 menunjukkan adanya hujan mikroplastik, karena dalam setiap sampel air hujan di ibu kota mengandung mikroplastik. 

Dijelaskan kalau hujan mikroplastik ini, ditemukan adanya partikel-partikel plastik mikroskopis yang terbentuk dari degradasi limbah plastik. Itu yang melayang di udara akibat aktivitas manusia.

“Mikroplastik ini berasal dari serat sintetis pakaian, debu kendaraan dan ban, sisa pembakaran sampah plastik, serta degradasi plastik di ruang terbuka,” jelas Reza, dikutip dari laman resmi BRIN, Rabu (22/10).

Sehubungan dengan ini, BRIN mengingatkan kondisi hujan mikroplastik yang berbahaya mengandung mikroplastik saat ini, berasal dari aktivitas manusia di perkotaan. 

Temuan ini menjadi peringatan bahwa polusi plastik kini tidak hanya mencemari tanah dan laut, tetapi juga atmosfer.

Sehubungan dengan kondisi ini, BRIN mendorong langkah konkret lintas sektor, diantaranya:

Pertama, memperkuat riset dan pemantauan kualitas udara dan air hujan secara rutin di kota-kota besar. 

Lalu kedua, memperbaiki pengelolaan limbah plastik di hulu, termasuk pengurangan plastik sekali pakai dan peningkatan fasilitas daur ulang. 

Ketiga, mendorong industri tekstil agar menerapkan sistem filtrasi pada mesin cuci guna menahan pelepasan serat sintetis.

“Kesadaran masyarakat bisa menekan polusi mikroplastik secara signifikan,” ujarnya.

Sehubungan dengan ini, Praktisi Kesehatan, dr Ngabila Salama menjelaskan seputar bahaya dari hujan mikroplastik. 

"Paparan kronis atau akumulasi mikroplastik dalam tubuh menjadi perhatian besar karena potensi efek yang lebih serius," katanya kepada tvOnenews.com lewat pesan whatsapp, Rabu (22/10).

Berikut 5 dampak Kesehatan dari hujan mikroplastik disebut Praktisi Kesehatan, seperti:

1. Akumulasi, kerusakan jaringan dan organ: Mikroplastik telah ditemukan dalam jaringan manusia.

Seperti sakit paru-paru, darah, hingga organ lain. Akumulasi ini dapat menimbulkan tekanan mekanis, inflamasi kronis, dan kerusakan sel.  

2. Penyakit kardiovaskular: Studi terkini menunjukkan kemungkinan hubungan antara keberadaan mikroplastik dalam plak arteri dan peningkatan risiko serangan jantung atau stroke.  

3. Gangguan reproduksi dan hormon: Ada bukti bahwa mikroplastik dan bahan kimia yang dibawanya (seperti BPA, ftalat) dapat memengaruhi sistem hormon, kesuburan (baik pria maupun wanita), perkembangan janin, serta berat lahir rendah. 

4. Kanker atau potensi genotoksisitas: Pada penelitian sel dan hewan, mikroplastik dapat menyebabkan kerusakan DNA, perubahan aktivitas gen, dan stres oksidatif—kesemuanya merupakan faktor risiko kanker.  

5. Gangguan metabolik / imunologis: Dampak jangka panjang juga meliputi kemungkinan terjadinya gangguan metabolisme (misalnya resistensi insulin), gangguan fungsi imun, dan dampak perkembangan pada anak dan janin. 

"Dampak pada anak atau janin, karena mikroplastik dapat masuk ke aliran darah ibu dan ditemukan di plasenta," sambung dr Ngabila Salama yang juga menjabat sebagai Kasie Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada kekhawatiran bahwa paparan prenatal dapat memengaruhi perkembangan janin dan kesehatan anak kemudian hari," jelasnya. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral