GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Telusuri Jenis Peluru Senpi Rakitan Milik Pelaku Percobaan Curanmor di Tambora

Polisi masih menyelidiki kasus penembakan seorang warga berinisial J, yang berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor oleh dua terduga pelaku berinisial
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:15 WIB
Polisi Telusuri Jenis Peluru Senpi Rakitan Milik Pelaku Percobaan Curanmor di Tambora
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki kasus penembakan seorang warga berinisial J, yang berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor oleh dua terduga pelaku berinisial DP dan RK, di Jalan Sawah Lio, Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora, Kompol Kukuh Islami mengatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan uji laboratorium balistik guna mengetahui jenis peluru yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab diketahui senjata yang digunakan pelaku untuk menembak korban yakni senjata rakitan.

“Kita mau uji lab dulu ya, karena menggunakan senjata rakitan, peluru yang masih sisa di selongsongnya yang masih ada di senjata itu masih akan kita bawa nanti diuji lab balistik,” ucap Kukuh, kepada wartawan, Sabtu (25/10/2025).

Sementara itu Kukuh mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian juga belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. Saat ini pelaku masih belum sadar dan masij menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saat ini, pelaku masih di ruang perawatan rumah sakit, di ruang perawatan intensif. Jadi pelaku sampai dengan saat ini belum bisa kita mintai keterangan karena masih belum sadar,” jelas Kukuh.

Kemudian Kukuh menyebutkan, korban yang terkena luka tembak juga telah dilakukan operasi pengangkatan proyektil. Nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian usai keadaannya membaik.

“Kondisinya kemarin sudah diambil proyektilnya, korban masih sadar dan dalam keadaan baik. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan juga terkait korban yang terkena luka tembak,” jelas Kukuh.

Sebelumnya diberitakan, Kronologi warga berinisial J yang ditembak begal di Jalan Sawah Lio, Tambora, Jakarta Barat, terjadi saat ingin mencari makan.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan saat itu saksi korban berinisial J dan saksi lainnya berinisial L sedang berjalan kaki ingin mencari makan.

"Sebelum sampai di tujuan, saksi korban J bersama saksi L melihat adanya pelaku pencurian sepeda motor yang diamankan oleh warga di Jalan Sawah Lio, V RT 12/RW 06, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat," ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Saat berjalan kaki, kata dia, saksi korban J bersama saksi L melihat dari kejauhan kurang lebih 10 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu, pelaku mengeluarkan tembakan kurang lebih sebanyak 3 kali ke arah atas.

"Namun, salah satu dari peluru tersebut mengarah ke saksi korban dan mengenai luka tembak di bagian dada sebelah kiri saksi korban J," terangnya.

Saat mengetahui kejadian tersebut, warga membawa saksi korban J ke Puskesmas Krendang lalu dirujuk ke RSUD Tarakan.

"Setelah sesampai di RSUD Tarakan saksi korban J dilakukan pengobatan yang intensif," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dua pria pelaku begal yang bersenjata api babak belur diamuk massa harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Informasinya seperti itu (begal). Cuma belum bisa kita ambil keterangan karena masih kritis para pelakunya. Informasi di TKP seperti itu,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Kukuh Islami, Jumat (24/10/2025). (ars/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral