News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Kejagung Tunjukkan Ribuan Anak SD hingga Tunawisma Jadi Pelaku Judi Online

Berdasarkan data Kejaksaan Agung (Kejagung) per 12 September 2025, penjudi online di Indonesia terdiri atas anak sekolah dasar (SD) hingga tunawisma.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:09 WIB
Ilustrasi Judi Online.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Berdasarkan data Kejaksaan Agung (Kejagung) per 12 September 2025, penjudi daring di Indonesia terdiri atas anak sekolah dasar (SD) hingga tunawisma.

Hal itu diungkap langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Asep Nana Mulyana di Jakarta, Minggu (26/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari segi pekerjaan, itu juga banyak yang petani, ada murid, kemudian juga mohon maaf ya, para tunawisma, dan sebagainya itu juga mendominasi pelaku-pelaku judi online (judol) yang memang secara kasat mata menggiurkan,” ujar Asep.

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Asep Nana Mulyana memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (26/10/2025).
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Asep Nana Mulyana memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (26/10/2025).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Kejaksaan Agung

 

Menurutnya para murid, terutama anak-anak SD sudah mulai berjudi daring, yakni dimulai dari slot kecil-kecilan.

Sementara itu, dia mengungkapkan demografi penjudi daring yang ditangani lingkungan Kejaksaan didominasi oleh laki-laki sebanyak 88,1 persen atau 1.899 orang, sedangkan perempuan sebesar 11,9 persen atau 257 orang.

Untuk kelompok usia, dia mengatakan penjudi daring terbanyak pada kelompok 26-50 tahun dengan 1.349 orang, disusul kelompok 18-25 tahun dengan 631 orang, dan kelompok lebih dari 50 tahun sebanyak 164 orang, serta di bawah 18 tahun dengan jumlah 12 orang.

Oleh sebab itu, Kejaksaan bergabung dalam Desk Pemberantasan Judi Daring bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan kementerian/lembaga lainnya melakukan sejumlah upaya, termasuk peningkatan literasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Literasi bahwa sesungguhnya judi online itu bukan permainan, melainkan perangkap yang betul-betul akan menyengsarakan kita semua,” katanya. (ant)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Pertemuan Menlu China-Iran, Wang Yi: Kami Mitra Terpercaya

Pertemuan Menlu China-Iran, Wang Yi: Kami Mitra Terpercaya

Dalam ketegangan konflik di Iran,  Tiongkok menyebut Iran adalah mitra strategis. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan hal tersebut saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Beijing pada Rabu. 
Reaksi Dedi Mulyadi Ketika Lihat Pohon Dipaku Banner, Mendadak Sidak Infrastruktur Saat Kirab Milangkala Tatar Sunda

Reaksi Dedi Mulyadi Ketika Lihat Pohon Dipaku Banner, Mendadak Sidak Infrastruktur Saat Kirab Milangkala Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan warna baru dalam peringatan Milangkala Tatar Sunda. 
Survei Ungkap Hampir 60 Persen Warga AS Tak Setuju Kebijakan Ekonomi Trump

Survei Ungkap Hampir 60 Persen Warga AS Tak Setuju Kebijakan Ekonomi Trump

Hampir 60 persen warga Amerika Serikat tidak menyetujui kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump
Skandal Presensi Fiktif di Brebes: 3.000 ASN Terancam Sanksi Disiplin Hingga Penurunan Jabatan

Skandal Presensi Fiktif di Brebes: 3.000 ASN Terancam Sanksi Disiplin Hingga Penurunan Jabatan

Sebanyak 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes kini tengah berada dalam bayang-bayang sanksi berat. 
Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaidah meminta maaf sudah paksa memotong rambut belasan siswi. Ia menyampaikan ini saat diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan keras Koh Hanny Kristianto, langsung menghubungi tim kreatif dokter Richard Lee usai dituding cabut sertifikat mualaf karena emosi.
Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani tutup pintu silaturahmi, secara tegas menyatakan bahwa keluarganya tidak mau bertemu lagi dengan Maia Estianty.
Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragedi memilukan yang menimpa siswa SMK di Samarinda meninggal dunia gara-gara sepatu, menjadi titik balik perbaikan besar-besaran sistem bantuan pendidikan.
Selengkapnya

Viral