News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Dunia Justru Pasang Badan untuk Indonesia yang Berani Tolak Atlet Israel, Berbondong-bondong Kecam Komite Olimpiade Internasional

Sikap tegas Indonesia menolak kedatangan atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 justru menuai dukungan luas dari publik internasional, pasang badan
Senin, 27 Oktober 2025 - 21:38 WIB
Kebijakan tersebut dipicu sikap pemerintah Indonesia yang membatalkan visa atlet Israel pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.
Sumber :
  • Reuters

tvOnenews.com - Dunia olahraga internasional kembali diguncang setelah Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi menghentikan seluruh komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia).

Keputusan tegas itu membuat peluang Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade atau ajang olahraga global lainnya otomatis tertutup untuk sementara waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut diambil IOC sebagai respons terhadap keputusan pemerintah Indonesia yang membatalkan visa atlet Israel yang dijadwalkan tampil dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.

Dalam pernyataannya usai rapat bulanan pada September, IOC menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap keputusan tersebut. Mereka menilai kebijakan Indonesia merupakan bentuk pembatasan akses bagi peserta yang seharusnya dilindungi oleh prinsip netralitas olahraga internasional.

IOC juga menyoroti meningkatnya gelombang boikot dan pembatalan turnamen akibat ketegangan politik, yang menurut mereka berpotensi merusak nilai universal olahraga sebagai wadah kompetisi yang netral dan terbuka untuk semua.

Lembaga olahraga tertinggi dunia itu menegaskan kembali prinsip utama mereka: setiap atlet dan ofisial yang memenuhi kualifikasi harus dapat bertanding tanpa hambatan dari negara tuan rumah, terlepas dari kewarganegaraan atau latar belakang politik.

Prinsip tersebut sejalan dengan Piagam Olimpiade, yang menjunjung tinggi asas non-diskriminasi dan menghormati otonomi olahraga dari campur tangan politik.

Israel Ngotot Tampil di Jakarta, Siap Tempuh Cara Ini demi Ikut Kejuaraan Dunia Senam - Atlet senam Israel Artem Dolgopyat
Israel Ngotot Tampil di Jakarta, Siap Tempuh Cara Ini demi Ikut Kejuaraan Dunia Senam - Atlet senam Israel Artem Dolgopyat
Sumber :
  • Instagram/Artem Dolgopyat

 

Sebagai tindak lanjut, IOC tak hanya menghentikan dialog dengan KOI, tetapi juga menyarankan seluruh federasi olahraga internasional agar menunda penyelenggaraan kejuaraan di Indonesia hingga pemerintah memberikan jaminan resmi bahwa semua peserta, tanpa kecuali, dapat masuk ke wilayah Indonesia.

Selain itu, IOC juga meminta setiap federasi internasional untuk mencantumkan klausul “akses bebas bagi peserta” dalam kontrak penyelenggaraan turnamen kualifikasi Olimpiade — langkah yang dimaksudkan agar insiden serupa tak terulang di masa depan.

KOI bersama Federasi Senam Internasional (FIG) pun dipanggil ke markas IOC di Lausanne, Swiss, guna memberikan klarifikasi resmi terkait pemblokiran visa atlet Israel tersebut.

Dalam pernyataannya, IOC kembali menegaskan pentingnya menjamin akses bebas dan tanpa hambatan bagi seluruh peserta dalam event global. Bagi mereka, hal ini merupakan fondasi utama nilai-nilai Gerakan Olimpiade yang wajib dipatuhi setiap negara tuan rumah.

Sikap Tegas Pemerintah Indonesia

Menanggapi keputusan IOC, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa langkah Indonesia menolak pemberian visa atlet Israel sudah sesuai dengan hukum internasional dan tidak bertentangan dengan konstitusi.

“Langkah ini diambil sesuai dengan hukum internasional dan amanat UUD 1945. Pemerintah tentu sadar akan konsekuensinya, tetapi keputusan ini tetap dalam kerangka menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Erick, keputusan tersebut berlandaskan kepentingan nasional, keamanan, serta ketertiban umum. Selain itu, kebijakan itu konsisten dengan posisi diplomatik Indonesia yang tidak memiliki hubungan resmi dengan Israel.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Sumber :
  • ANTARA/Aloysius Lewokeda

 

Kasus ini mencuat karena salah satu atlet yang ditolak visanya adalah Artem Dolgopyat, juara bertahan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2024 sekaligus peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Israel.

Netizen Dunia Justru Bela Indonesia

Namun, keputusan IOC untuk ‘membela’ Israel justru menuai reaksi keras di dunia maya. Ribuan netizen dari berbagai negara menyuarakan dukungan untuk Indonesia dan mengkritik keras sikap IOC yang dianggap tidak adil dan berat sebelah.

“Saya memboikot olimpiade. Saya bersama Indonesia. Bebaskan Palestina,” tulis salah satu pengguna media sosial.

“IOC adalah lelucon, kan?” sindir netizen lainnya.

Aktivis Yahudi pro-Palestina, Alon Mizrahi, juga ikut bersuara. Ia menilai keputusan IOC sebagai bentuk ketidakadilan global.

“Indonesia dikenai sanksi sebelum Israel. Kita perlu mendekolonisasi olahraga dengan segera,” cuitnya.

Bukan Kasus Pertama

Insiden serupa pernah terjadi sebelumnya. Pada tahun 2023, Indonesia juga menolak kehadiran tim nasional Israel dalam ajang Piala Dunia U-20.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, sejumlah otoritas daerah di Bali dan Jawa Tengah secara terbuka menyatakan penolakan terhadap kedatangan Israel. Akibatnya, Indonesia kehilangan hak menjadi tuan rumah turnamen tersebut, meski Israel berstatus sebagai runner-up Piala Eropa U-19.

Kini, keputusan serupa kembali memicu polemik global — namun kali ini, dunia justru melihat keberanian Indonesia sebagai sikap tegas mempertahankan prinsip politik luar negeri bebas-aktif dan solidaritas terhadap Palestina. (nsp/aes/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat sukses merenovasi 18 unit rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Diketahui, Willy Mboik bersama rombongan dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan dihadang KKB
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital pada awal 2027.
Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Peluang emas meraup cuan dari jejaring sosial terbuka lebar. Namun, bahaya kerugian juga siap mengintai di balik layar. Bagaimana nasib keuangan Gemini besok?

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral