News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Delpedro Tak Puas dengan Putusan Hakim Tolak Praperadilan

Kuasa Hukum Delpedro, Afif Abdul Qoyim mengkritik putusan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang menolak praperadilan kliennya.
Senin, 27 Oktober 2025 - 22:50 WIB
Keluarga Delpedro hadiri sidang pembacaan putusan praperadilan Del Pedro di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/10).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa Hukum Delpedro, Afif Abdul Qoyim mengkritik putusan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang menolak praperadilan kliennya.

Menurut Afif keputusan yang telah diketuk oleh hakim itu tidak melakukan pengujian secara mendalam antara bukti yang diajukan pihaknya dengan bukti yang dilayangkan oleh termohon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami itu melihat bahwa putusan hakim yang sama-sama kita dengar tadi itu kering terhadap argumentasi hukum, kering terhadap bukti-bukti kami yang kami ajukan dan tidak secara detail mengeksaminasi antara bukti kami dengan bukti termohon," katanya, Senin (27/10).

Kakak Ungkap Kondisi Delpedro Usai 2 Pekan di  Tahan: Berat Badan Turun, Tak Bisa Menulis untuk Selesaikan Tesis
Kakak Ungkap Kondisi Delpedro Usai 2 Pekan di Tahan: Berat Badan Turun, Tak Bisa Menulis untuk Selesaikan Tesis
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Padahal menurutnya, bukti-bukti yang disampaikan oleh termohon tidak secara logis dan wajar, salah satunya mengenai waktu proses gelar perkara yang dilakukan pada siang hari.

Bahkan salah satu saksi disebut sudah diperiksa sebelum gelar perkara dilaksanakan.

"Ini salah satu contohnya, gelar perkara dilakukan pada pukul 1 siang. Sementara ada salah satu saksi yang diperiksa sebelum gelar perkara itu dimulai namun dalam konteks penyidikan," ucapnya.

Oleh karena itu Afif merasa bahwa putusan hakim dilakukan secara tergesa-gesa.

"Ini adalah jumping conclusion ketika hakim tidak mempertimbangkan alat bukti secara detail," tandasnya.

Sebelumnya, Hakim menolak perhomohanan praperadilan Direktur Lokataru, Delpedro Marhaen.

Putusan ini membuat status tersangka Delpedro atas kasus dugaan penghasutan aksi demontrasi yang hingga menimbulkan kericuhan beberapa waktu lalu tetap sah.

"Mengadili, satu, menolak permohonan praperadilan Pemohon untuk seluruhnya," ujar hakim tunggal Sulistiyanto Rokhmad Budiharto saat membacakan amar putusan praperadilan nomor 132/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/10).

Sulistiyanto menilai, penetapan tersangka Delpedro oleh penyidik telah sesuai prosedur. Sehingga penyidikan kasus dugaan penghasutan aksi demontrasi ini dilanjutkan.

Sekedar informasi, Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, ditangkap Polda Metro Jaya. Delpedro sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penghasutan.

Atas dugaan melakukan ajakan hasutan yang provokatif untuk melakukan aksi anarkistis dengan melibatkan pelajar, termasuk anak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi, Selasa (2/9).

Selain Delpedro, yang menjalani sidang praperadilan hari ini di antaranya, Muzzafar Salim, Syahdan Husein dan Khariq Anhar. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Minta Maaf pada PM Australia Albanese Karena Tak Sambut di Bandara: Saya Ada Rapat di Istana

Prabowo Minta Maaf pada PM Australia Albanese Karena Tak Sambut di Bandara: Saya Ada Rapat di Istana

Pertemuan bilateral itu dibuka dengan permohonan maaf Prabowo lantaran tidak dapat menyambut langsung kedatangan Albanese di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma.
Prabowo–Albanese Bertemu di Istana, Pendidikan dan Ekonomi Jadi Poros Utama Kerja Sama RI–Australia

Prabowo–Albanese Bertemu di Istana, Pendidikan dan Ekonomi Jadi Poros Utama Kerja Sama RI–Australia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Heboh Kabar KA Dikira Anjlok Saat Gempa Pacitan, KAI Daop 6 Yogyakarta Pastikan Hanya Berhenti Luar Biasa

Heboh Kabar KA Dikira Anjlok Saat Gempa Pacitan, KAI Daop 6 Yogyakarta Pastikan Hanya Berhenti Luar Biasa

Video rangkaian gerbong kereta api (KA) yang berhenti di jalur perlintasan langsung (JPL) wilayah Baciro, Kota Yogyakarta viral di media sosial, saat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur dan getarannya terasa hingga wilayah Yogyakarta.
Asal Mula Nama Virus Nipah Menurut Pakar: Bukan dari Bahasa India, tapi Bahasa Melayu

Asal Mula Nama Virus Nipah Menurut Pakar: Bukan dari Bahasa India, tapi Bahasa Melayu

Virus nipah merupakan hal yang diperbincangkan masyarakat akhir-akhir ini. Ternyata ada asal mulanya kenapa virus ini dinamakan virus nipah. 
Dirut hingga Komisaris PT DSI Jadi Tersangka Penggelapan Dana, Uang Rp4 M Lebih Disita Polisi

Dirut hingga Komisaris PT DSI Jadi Tersangka Penggelapan Dana, Uang Rp4 M Lebih Disita Polisi

Ade menambahkan, penyidik telah mengajukan permohonan pencegahan ke luar negeri terhadap ketiga tersangka tersebut kepada Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Tersingkir dari Coppa Italia, Luciano Spalletti Akui Atalanta Lebih Cerdas dan Matang ketimbang Juventus

Tersingkir dari Coppa Italia, Luciano Spalletti Akui Atalanta Lebih Cerdas dan Matang ketimbang Juventus

Luciano Spalletti tak berusaha menutupi rasa kecewanya setelah Juventus harus angkat kaki dari ajang Coppa Italia, Jumat (06/02/2025).

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Isu soal pemain diaspora Timnas Indonesia yang memilih merapat ke Super League kembali memantik perdebatan. Marselino Ferdinan termasuk yang bakal pulang?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT