Fakta Mengejutkan Kisah Melda Safitri, Diceraikan Suami yang Lulus PPPK, Kini Malah Terancam Dipenjara?
- Facebook Safitri Alshop Aceh & Instagram/tvone
Jakarta, tvOnenews.com - Wanita asal Aceh, Melda Safitri sontak menjadi sorotan publik setelah membagikan keluh kesahnya yang diceraikan oleh sang suami. Curhatannya itu pun menjadi viral di media sosial.
Melda Safitri dikabarkan diceraikan oleh sang suami hanya tiga hari sebelum pelantikan dan penerimaan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Melda menjelaskan bahwa perceraiannya bermula dari sebuah pertengkaran kecil di rumah pada 14 Agustus 2025. Pada saat itu, sang suami yang baru pulang kerja langsung membentak Melda karena tak ditemukan makanan di meja makan.
“Hari itu tanggal 14 Agustus, dia pulang kerja, sudah sore, terus dia marah-marah gitu, tidak ada kawan nasi di rumah. Karena bagaimana saya harus masak nasi atau kawan nasi sedangkan apa pun tidak ada dirumah,” ujar Melda Safitri.
Melda juga mengungkapkan, pada saat malam itu suaminya terus memancing emosi hingga akhirnya pada keesokan harinya ia mengemasi pakaian dan mengucapkan kata cerai.
“Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya,” ungkap Fitri.
AKibat kejadian tersebut, Melda merasa dikhianati karena dia sendiri selama ini membantu perjuangan suami dari nol. Ia sampai rela berjualan sayur dan gorengan demi membeli atribut Korpri untuk pelantikan suami.
“Saya bantu dia dari nol. Tapi begitu dilantik, saya malah ditinggal,” ucap melda.
Akibat kejadian tersebut, kini kisah Melda menjadi viral di media sosial setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya menangis sambil memeluk kedua anaknya saat meninggalkan rumah.
Dalam unggahan akun Lovika Susana Dewi Bangun yang dibagikan oleh Melda melalui Facebook, ia bersama dengan tetangganya mengalami intimidasi dan ancaman penjara dari pihak mantan suami karena videonya tersebar.
“Dimana letak unsur pidana video tersebut?” tanya Lovika, mengkritik bahwa video itu hanyalah momen perpisahan tanpa penghinaan atau nama yang disebut secara kasar.
Setelah perceraian itu, dikabarkan Melda kembali ke rumah orang tuanya di Aceh Selatan bersama dua anaknya yang masih kecil. Ia kini berjualan gorengan dan minuman di depan rumah untuk bertahan hidup.
Load more