GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Kenang Pengalaman Dilatih Tentara Korea: Rumus Menang Itu Cuma Satu, Latihan!

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekagumannya terhadap kedisiplinan dan ketangguhan bangsa Korea saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia.
Kamis, 6 November 2025 - 13:38 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto di acara Grand Opening Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Kamis (6/11/2025)
Sumber :
  • Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kekagumannya terhadap kedisiplinan dan ketangguhan bangsa Korea saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menceritakan pengalaman pribadinya saat masih berdinas di militer dan dilatih langsung oleh instruktur dari Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korea adalah bangsa yang sangat sering diinvasi oleh bangsa lain. Mereka juga sama dengan kita pernah dijajah, tetapi mereka tegar, teguh, disiplin. Mungkin dari sumber alam mereka tidak begitu banyak hanya sumber daya manusianya, pemimpin-pemimpinnya tangguh,” ujar Prabowo.

Ia menuturkan kedisiplinan bangsa Korea tercermin dalam semangat pantang menyerah para pelatih militer yang pernah bekerja sama dengan dirinya ketika memimpin satuan di Kopassus.

tvonenews

Prabowo mengaku mendapat banyak pelajaran berharga dari cara mereka melatih.

“Banyak pengalaman dengan pihak Korea, waktu saya di tentara, saya dibantu pelatih-pelatih dari Korea. Mereka sangat keras, melatih dari depan,” kata Prabowo.

Salah satu pengalaman yang membekas, ujarnya, terjadi saat seorang pelatih judo asal Korea menolak meliburkan latihan menjelang Natal.

“Menjelang hari Natal saya panggil dia. Saya bilang, ‘Professor, ini besok adalah hari Natal. Saya minta para anggota diliburkan'. Dia bilang, ‘Tidak bisa, harus latihan'. ‘Lho, ini hari Natal. Besok hari Natal'. ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen',” tutur Prabowo menirukan percakapan itu disambut tawa tamu undangan.

Pelatih tersebut, kata Prabowo, tetap mengatur latihan meski di hari besar keagamaan.

“Dia bilang, ‘Kita nanti ke gereja jam 10.00, kita kebaktian misa, nanti jam 13.00 latihan lagi, training',” ucapnya.

Kisah serupa terulang saat Lebaran. Prabowo kembali meminta agar pasukannya libur, tetapi sang pelatih menjawab tegas.

“Profesor, besok hari besar untuk umat Islam, harus libur,” kata Prabowo.

“Jenderal saya sudah tanya kepada ahli-ahli agama. Yang wajib itu Idul Fitri itu sembayang salat berjemaah di masjid jam 07.00 pagi,” jawab pelatih itu, lanjut Prabowo.

"Setelah salat latihan tetap dilanjutkan. Dia tanya, ‘Jenderal mau tim Jenderal juara atau tidak? Kalau mau juara tidak ada jalan lain, harus latihan. Hanya ada satu rumus untuk menang. Rumusnya tiga. Nomor satu latihan, kedua latihan, nomor tiga latihan',” ucap Prabowo sambil tersenyum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pengalaman itu menjadi bukti keteguhan bangsa Korea yang memiliki etos kerja tinggi dan semangat kompetitif luar biasa.

“Ini pengalaman saya dengan orang-orang Korea. Jadi orang Korea ini bangsa yang tangguh. Bangsa yang tangguh. Jadi kalau negosiasi sama orang Korea tidak gampang,” ujar Prabowo. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK dan Ombudsman RI memperkuat kerja sama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan hingga bantuan sosial.
Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral