News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Masih Diproses, Akademisi Nilai Bisa Jadi Simbol Rekonsiliasi Bangsa

Usulan gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto kembali mencuat. Akademisi menilai wacana ini bisa jadi simbol rekonsiliasi nasional dan kedewasaan politik bangsa.
Sabtu, 8 November 2025 - 18:29 WIB
Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Sumber :
  • Dok. Dutch National Archives via commons.wikimedia.com/Evers, Joost/Anefo

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Isu ini memicu perdebatan luas di tengah masyarakat, antara yang menilai Soeharto layak mendapat pengakuan atas jasanya, dan yang menolak karena alasan sejarah masa lalu.

Hingga awal November 2025, pemerintah belum mengeluarkan keputusan resmi terkait penganugerahan gelar tersebut. Meski begitu, nama Soeharto tercatat kembali dalam daftar 40 calon penerima gelar Pahlawan Nasional yang diusulkan oleh Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar nama calon itu telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk dipertimbangkan. Proses ini merupakan bagian dari mekanisme tahunan menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, di mana pemerintah menyeleksi tokoh-tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa.

Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan final dari Presiden maupun Kementerian Sosial mengenai apakah Soeharto akan resmi mendapat gelar tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap usulan masih melalui kajian mendalam dan verifikasi historis dari berbagai pihak, termasuk sejarawan dan akademisi.

Usulan ini juga tak lepas dari kontroversi politik dan moral. Beberapa kalangan menilai Soeharto memiliki jasa besar dalam membangun ekonomi nasional, menciptakan stabilitas, dan menjaga ketahanan pangan. Namun di sisi lain, penolak beralasan bahwa masa pemerintahannya juga meninggalkan catatan pelanggaran HAM dan pembatasan kebebasan politik.

Perdebatan ini mencerminkan dilema bangsa dalam menilai warisan sejarah tokoh besar seperti Soeharto — antara jasa pembangunan dan luka masa lalu. Pemerintah pun diminta berhati-hati dalam mengambil keputusan agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Akademisi IAIN Gorontalo, Dr. Sahmin Madina, menilai bahwa pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto justru dapat menjadi simbol rekonsiliasi nasional dan kedewasaan politik bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penolakan terhadap gelar tersebut karena alasan masa lalu justru menunjukkan bahwa sebagian elite politik masih belum berdamai dengan sejarahnya.

“Kalau luka sejarah terus dijadikan alasan politik, kita akan sulit maju. Padahal bangsa yang besar adalah bangsa yang berani mengakui masa lalunya, baik sisi gelap maupun cemerlangnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hormati Pengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman dari Jabatannya, Airlangga: Diapresiasi, tapi Kita Harus Tetap Jaga Tata Kelola

Hormati Pengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman dari Jabatannya, Airlangga: Diapresiasi, tapi Kita Harus Tetap Jaga Tata Kelola

Soal Dirut BEI Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghormati keputusan tersebut.
Kapolda DIY Tunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto Sebagai Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Pol Edy Setyanto

Kapolda DIY Tunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto Sebagai Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Pol Edy Setyanto

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono resmi menunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Sleman menggantikan Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo.
Bursa Transfer Manchester United: Kejutan! Setan Merah Siap Bajak Rafael Leao dari AC Milan Musim Panas Nanti

Bursa Transfer Manchester United: Kejutan! Setan Merah Siap Bajak Rafael Leao dari AC Milan Musim Panas Nanti

Manchester United mulai memanaskan mesin jelang bursa transfer musim panas, dan nama Rafael Leao muncul sebagai salah satu target utama manajemen Setan Merah.
ASN DKI Jakarta Serahkan Donasi Rp1 Miliar Lebih untuk Korban Bencana Sumatera

ASN DKI Jakarta Serahkan Donasi Rp1 Miliar Lebih untuk Korban Bencana Sumatera

Solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta terhadap korban bencana alam di Sumatera diwujudkan secara konkret. Mereka menggalang donasi hingga Rp1 M.
Wow! PPATK Temukan Rekening Karyawan Berisi Rp12,4 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Wow! PPATK Temukan Rekening Karyawan Berisi Rp12,4 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Mengacu pada data resmi yang dikutip Jumat (30/1/2026), selama 2025 PPATK menerima total 43.723.386 laporan dari berbagai kategori pelaporan.
Rekan Setim Ragnar Oratmangoen Punya Darah Surabaya, Bagaimana Peluangnya Bela Timnas Indonesia?

Rekan Setim Ragnar Oratmangoen Punya Darah Surabaya, Bagaimana Peluangnya Bela Timnas Indonesia?

Ragnar Oratmangoen diam-diam punya rekan setim berdarah Surabaya di klub Belgia, FCV Dender, apakah John Herdman akan memintanya gabung ke Timnas Indonesia?

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap mulai dari asmara, karier, hingga keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT