News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Polres Sikka Gagalkan Perekrutan Ilegal 8 Warga Talibura, Kapolda NTT: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku TPPO

Baru-baru ini mencuat detik-detik Polisi gagalkan perekrutan illegal 8 warga Talibura. Hal ini sebuah prestasi Polres Sikka Polda NTT dalam upaya berantas TPPO
Selasa, 11 November 2025 - 19:37 WIB
Detik-detik Polres Sikka Gagalkan Perekrutan Ilegal 8 Warga Talibura, Kapolda NTT: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku TPPO
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat detik-detik Polres Sikka gagalkan perekrutan illegal 8 warga Talibura. Hal ini merupakan sebuah prestasi Polres Sikka Polda NTT dalam upaya pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu orang pelaku perekrutan ilegal tenaga kerja asal Kecamatan Talibura berhasil diamankan setelah kedapatan merekrut delapan warga tanpa izin resmi untuk dipekerjakan di Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut terungkap setelah Yoseph Edyson (30), seorang anggota Polri, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka pada Rabu, 5 November 2025 sekitar pukul 19.19 WITA. 

Dalam laporannya, Yoseph menyebut adanya aktivitas perekrutan oleh terlapor Y.T (34), warga Desa Mamai, Kecamatan Talibura, yang menjanjikan pekerjaan di perusahaan kelapa sawit.

Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa proses perekrutan dilakukan tanpa dokumen resmi, seperti Surat Persetujuan Penempatan (SPP) AKAD maupun rekomendasi dari Dinas Nakertrans Provinsi NTT.

Sedikitnya delapan korban telah direkrut oleh pelaku dalam rentang waktu 28 Oktober hingga 4 November 2025, terdiri dari enam laki-laki dan dua perempuan. 

Para korban berasal dari beberapa desa di Kecamatan Talibura dan Kecamatan Waigete, antara lain Desa Mamai, Bangkoor, Watu Omok, Egon, dan Kringa.

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, melalui Kasat Reskrim Polres Sikka IPTU Djafar Awad Alkatari membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Pelaku kami amankan di Polres Sikka untuk menjalani pemeriksaan mendalam terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang. Kami juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam perekrutan ilegal ini,” ujar IPTU Djafar.

Kasus ini menambah daftar pengungkapan TPPO oleh Polres Sikka dalam dua tahun terakhir. Sepanjang periode 2024–2025, tercatat tiga kasus TPPO telah ditangani Polres Sikka. 

Dua kasus telah dilimpahkan ke kejaksaan (tahap II), sementara satu kasus masih dalam proses penyidikan.

Langkah cepat yang diambil kepolisian, mulai dari penerimaan laporan hingga penerbitan laporan polisi dengan nomor LP/A/7/XI/2025/SPKT.SATRESKRIM/POLRES SIKKA/POLDA NTT, menjadi bukti keseriusan Polres Sikka dalam menindak tegas praktik perdagangan orang di wilayah hukumnya.

Menanggapi pengungkapan kasus ini, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra memberikan apresiasi atas langkah cepat dan profesional yang dilakukan Polres Sikka.

“Polda NTT memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Sikka yang kembali berhasil mengungkap kasus TPPO di wilayahnya. Ini menunjukkan komitmen nyata kepolisian dalam melindungi masyarakat NTT dari praktik perdagangan orang,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Beliau menegaskan, kasus TPPO menjadi perhatian serius Kapolda NTT karena menyangkut martabat dan keselamatan warga NTT, yang kerap menjadi sasaran perekrutan ilegal.

“Kapolda NTT menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku perdagangan orang di wilayah Nusa Tenggara Timur. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara tegas dan transparan, karena ini menyangkut kemanusiaan dan perlindungan warga negara,” tegas Kabidhumas.

Polda NTT juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar daerah atau luar negeri tanpa melalui prosedur resmi, serta segera melapor jika menemukan praktik perekrutan mencurigakan.

“Kami ajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa untuk bersama-sama mencegah TPPO. Laporkan segera jika ada oknum yang menjanjikan pekerjaan tanpa izin resmi. Polisi akan bertindak cepat,” tambah Kombes Henry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan terungkapnya kembali kasus perdagangan orang ini, jajaran Polda NTT menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pengawasan, penegakan hukum, dan edukasi masyarakat sebagai langkah pencegahan. 

Polres Sikka menjadi salah satu satuan yang aktif dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolda NTT untuk menjadikan NTT bebas dari TPPO. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral