Penemuan Mayat Pria di Tol Jagorawi, Harta Benda Korban Diduga Dibawa Kabur Pelaku
- dok BPBD Kabupaten Bogor
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi terus menyelidiki kasus penemuan mayat pria di pinggir jalan Tol Jagorawi KM 30 tepatnya di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (11/11/2025).
Berdasarkan penyelidikan awal polisi menduga bahwa mayat tersebut merupakan korban tindak pidana.
Hal itu diperkuat dengan tidak ditemukannya harta benda korban di lokasi kejadian.
"Yang bersangkutan juga sebagai pengemudi taksi daring juga memiliki harta benda, yang saat kita temukan di lapangan barang-barang tersebut tidak ada," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Rabu (12/11/2025).
Anggi juga mengungkapkan, kemungkinan harta miliki korban dibawa oleh terduga pelaku. Hal ini yang akan ditelusuri oleh pihak kepolisian.
"Berkemungkinan barang-barang tersebutlah yang kemudian diambil oleh terduga. Ya untuk pelaku saat ini kita sedang melakukan penyelidikan untuk kita lakukan pengejaran," ucapnya.
Sebelumnya, Anggi Eko Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan awal, pihaknya menemukan adanya unsur pindana dalam kasus penemuan mayat di tol Jagorawi.
"Sementara diperoleh bahwa memang terdapat satu dugaan tindak pidana," katanya, Rabu (12/11/2025).
Kendati demikian, Anggi mengaku pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut.
"Sedang mengembangkan dan menyelidiki menghimpun keterangan-keterangan yang diperoleh dilapangan," jelasnya.
Diketahui, seorang pria ditemukan tewas di sisi Jalan Tol Jagorawi KM 30+800 arah Bogor pada Senin (10/11/2025) sore.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh anggota TNI yang tengah melakukan pengamanan jalur VVIP di lokasi kejadian.
"Jenazah berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada pukul 17.00 WIB di sisi jalan tol arah Bogor," ujar Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cibubur, dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).
Mengetahui laporan tersebut, petugas dari Jasa Marga segera menuju lokasi bersama Patroli Jalan Raya, ambulans, serta layanan Mobile Customer Service (MCS) untuk melakukan penanganan awal.
"Penanganan dilakukan sejak pukul 17.30 WIB. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramatjati," jelas Alvin.
Ia menambahkan, setelah proses evakuasi selesai, Jasa Marga menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan penyebab kematian korban. (aha/iwh)
Load more