Terungkap! Driver Taksi Online yang Ditemukan di Tol Jagorawi Alami Luka Benda Tumpul, Polisi Duga Ada Tindak Pidana
- Aldi Herlanda
Jakarta, tvOnenews.com — Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengumumkan hasil autopsi sementara terhadap jasad seorang driver taksi online yang ditemukan di pinggir Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan luar serta identifikasi sidik jari terhadap jenazah tersebut.
Berdasarkan hasil sementara, ditemukan sejumlah luka dan memar pada tubuh korban akibat hantaman benda tumpul.
“Ditemukan beberapa luka dan memar pada tubuh bagian luar,” kata Brigjen Prima Heru kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
Adapun luka-luka tersebut tampak di bagian bahu hingga ke atas. Namun pihak RS Polri belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban yang diketahui bernama Ujang.
Saat ini, tim forensik masih melakukan uji laboratorium untuk memastikan hasil autopsi.
“Telah dilakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan histopatologi forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes,” jelas Prima.
Sebelumnya, jasad seorang pria ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat di pinggir Jalan Tol Jagorawi KM 30, wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin (10/11) sore.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh anggota TNI yang tengah bertugas melakukan pengamanan jalur VVIP di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan forensik sementara menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Hasil forensik sementara diperoleh keterangan bahwa memang ada dugaan kekerasan,” ujar Anggi, Rabu (12/11/2025).
Dengan bukti tersebut, polisi menduga kuat bahwa korban tewas akibat tindak pidana, meskipun belum mengungkap detail motif maupun pelakunya.
“Berarti terdapat dugaan tindak pidana di dalam peristiwa tersebut,” tegas Anggi.
Kasus ini kini tengah diselidiki lebih lanjut oleh Polres Bogor dan Polda Metro Jaya. (aha/nsp)
Load more