News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipindah ke Ruang Rawat Inap, Begini Kondisi Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakara

Oleh karena itu, tim penyidik akan segera meminta keterangan terduga pelaku untuk mengungkap kasus ledakan
Minggu, 16 November 2025 - 13:54 WIB
Kondisi Terkini SMAN 72 Jakarta Pasca Ledakan Hebat
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi kesehatan terduga pelaku pengeboman SMAN 72 Jakarta pada pekan lalu dilaporkan semakin membaik.

Diketahui, sebelumnya Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit atau ICU Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini dengan kondisi yang kian membaik, terduga pelaku atau ABH tersebut dipindahkan ke kamar rawat inap.

"Iya betul, kemarin sudah dipindahkan ke kamar rawat inap di Rs polri dimana sebelum nya dirawat di ICU," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Minggu (16/11/2025).

Oleh karena itu, tim penyidik akan segera meminta keterangan terduga pelaku untuk mengungkap kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72 pada Jumat (7/11).

"Akan meminta keterangan yang bersangkutan jika sudah benar-benar pulih," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru terkait peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara.

Terduga pelaku yang kini disebut Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH), diduga sengaja meledakkan bom kedua di bagian kepalanya sendiri, usai sebelumnya memicu ledakan pertama di area masjid sekolah.

"Yang bersangkutan pada saat terjadi ledakan pertama di masjid, itu yang bersangkutan masih ada di lokasi. Selanjutnya terjadi ledakan kedua, yang bersangkutan ini di lokasi kedua, di mana yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi sudah mengalami luka di bagian kepala," ujar Iman kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Menurut hasil penyelidikan, ledakan pertama di masjid dilakukan dengan remote. Sementara, ledakan kedua yang melukai pelaku sendiri menggunakan sumbu manual.

"Untuk ledakan kedua, di mana ditemukan yang bersangkutan di lokasi pada saat yang bersangkutan ditemukan luka, ini menggunakan sumbu. Sehingga mengakibatkan luka di bagian kepala yang bersangkutan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditanya apakah ledakan di kepala itu disengaja, Iman menegaskan pelaku memang memiliki maksud tertentu di balik tindakannya.

"Sengaja. Ada maksud, masih motif maksudnya yang bersangkutan meledakkan itu di bagian kepalanya kami masih melakukan pendalaman," tegas Iman. (aha/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral