News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Pendamping PKH Diperiksa KPK di Kasus Bansos Beras Rp326 Miliar, Ada Jejak Nama Besar dalam Pengembangan Perkara

KPK periksa delapan pendamping PKH terkait dugaan korupsi penyaluran bansos beras 2020–2021 yang rugikan negara Rp326 miliar, pengusutan menyeret sejumlah nama besar.
Minggu, 23 November 2025 - 14:16 WIB
Ilustrasi Gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengintensifkan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras Kementerian Sosial. Terbaru, lembaga antirasuah itu memeriksa delapan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari berbagai daerah sebagai saksi untuk pendalaman alur distribusi bansos periode 2020–2021. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting untuk membuka posisi para pihak dalam proses penyaluran bantuan yang diduga kuat sarat penyimpangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan berlangsung di Polres Cilacap, Jawa Tengah, dan melibatkan pendamping PKH dari Brebes, Tegal, Kota Tegal, Cilacap, hingga Banjarnegara. Mereka dihadirkan untuk memastikan fakta distribusi bansos di lapangan serta kemungkinan adanya praktik manipulasi dalam proses penyaluran kepada keluarga penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemeriksaan terhadap delapan saksi bertempat di Polres Cilacap, Jawa Tengah,” ujar Budi Prasetyo sebagaimana dikutip dari ANTARA. Pemeriksaan ini, lanjut Budi, difokuskan pada rekonstruksi alur distribusi dan hubungan antara pihak pendamping dengan perusahaan logistik yang ditunjuk sebagai penyalur.

Kasus dugaan korupsi bansos beras ini pertama kali diumumkan pada Maret 2023. KPK menduga terjadi praktik mark-up dan penyimpangan dalam pengadaan serta distribusi beras bansos yang kemudian menyebabkan kerugian negara mencapai Rp326 miliar. Temuan awal penyidik mengarah pada keterlibatan sejumlah petinggi perusahaan logistik yang berperan dalam proses penyaluran.

Memasuki 2025, KPK melakukan pengembangan perkara ke klaster baru yang berkaitan dengan penyaluran bansos beras oleh PT Dosni Roha Indonesia. Dalam proses ini, KPK juga mencegah empat orang bepergian ke luar negeri untuk memastikan seluruh pihak yang diduga mengetahui mekanisme penyaluran tidak menghilangkan barang bukti atau menghindari pemeriksaan.

Salah satu sorotan publik dalam pengembangan terbaru adalah munculnya kembali sejumlah nama besar. Di antaranya Edi Suharto, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo, serta Kanisius Jerry Tengker. Ketiganya disebut memiliki keterkaitan dalam struktur pengadaan maupun distribusi bansos melalui perusahaan-perusahaan yang ditunjuk pemerintah saat pandemi.

Tak berhenti di situ, KPK juga mengumumkan tambahan tersangka baru, termasuk Rudy Tanoe dan Edi Suharto. Sementara itu, satu tersangka lain serta dua korporasi yang telah ditetapkan masih belum diungkap ke publik. Penyidik memastikan identitas mereka akan disampaikan setelah seluruh proses administrasi dan bukti pendukung rampung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral