News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Mengaku Anak Anggota Propam dan Bawa Kendaraan Barang Bukti, Kini Seorang Pria sebut Debt Collector

Usai viral hingga menyedot perhatian publik. Kini seorang pria yang awalnya mengaku anak anggota Propam Polda Metro Jaya, tidak mengaku anak anggota tersebut.
Minggu, 23 November 2025 - 19:04 WIB
Awalna Mengaku Anak Anggota Propam dan Bawa Kendaran Barang Bukti, Kini Seorang Pria Sebut Debt Collector
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai viral di media sosial hingga menyedot perhatian publik. Kini seorang pria yang awalnya mengaku anak anggota Propam Polda Metro Jaya, tidak mengaku anak anggota tersebut.

Bahkan, ia membuat video klarifikasi yang diunggah di media sosial hingga menuai komentar dari warganet. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews.com, dalam video tersebut, ia menyebut-nyebut adanya intimidasi dari Debt Collector.

Untuk diketahui, sebelumnya video yang viral di media sosial, pria tersebut secara lantang mengatakan bahwa kendaraan tersebut merupakan barang bukti Polsek.

Bahkan, ia akui bahwa mobil barang bukti itu didapatnya dari ayahnya yang diakuinya merupakan anggota Propam Polda Metro Jaya.

Sekarang, setelah potongan video itu viral, pria tersebut langsung memberikan klarifikasi melalui video.

Dalam video tersebut ia mengaku bahwa bukan anak dari anggota Propam Polda Metro Jaya. 

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa kendaraan yang dipakainya itu bukan barang bukti Polsek.

"Tidak benar juga kendaraan tersebut milik Polri," ungkapnya dalam video yang diunggahnya ke media sosial, dan dikutip pada Minggu (23/11/2025).

Kemudian, ia juga jelaskan, bahwa alasan ia mengaku anak anggota Propam, hanya untuk melindungi diri, karena memiliki masalah kredit dengan debt collector.

"Saya mendapat tekanan dan intimidasi dari debt collector," ucapnya.

Lalu di akhir video tersebut, ia meminta maaf terhadap Polri atas ucapan yang dianggap telah mencemarkan nama baik Polri.

"Saya meminta maaf kepada Institusi Polri, karena sudah mencemarkan nama baik institusi Polri," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menegaskan, bahwa orang tua yang bersangkutan bukan berdinas di Polda Metro Jaya.

"Tidak benar orang tua sebagai anggota Propam Polda Metro Jaya," katanya, saat dikonfirmasi, pada Minggu (23/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan kendaraan, Budi menjelaskan, bahwa mobil yang dipakai bukan sitaan atau barang bukti Polsek seperti yang dikatakan oleh pria tersebut.

"Kendaraan dimaksud statusnya pindah credit, bukan mobil barang bukti," jelasnya. (aha/aag)   

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kimi Antonelli Kena Sindir Bos Mercedes Usai Dirinya Nyaris Kena Penalti Track Limits saat F1 GP Singapura 2026

Kimi Antonelli Kena Sindir Bos Mercedes Usai Dirinya Nyaris Kena Penalti Track Limits saat F1 GP Singapura 2026

Kimi Antonelli mendapat sindiran ringan dari bos Mercedes, Toto Wolff, setelah berulang kali melanggar track limits saat F1 GP Singapura 2026 akhir pekan lalu.
Eks Pelatih Liverpool Didorong Latih Ajax, Nasib Maarten Paes Bisa Berubah?

Eks Pelatih Liverpool Didorong Latih Ajax, Nasib Maarten Paes Bisa Berubah?

Arne Slot didorong menjadi pelatih Ajax setelah hasil buruk di Eropa. Pergantian pelatih berpotensi memengaruhi persaingan Maarten Paes di bawah mistar Ajax.
Ruben Onsu Ungkap Alasan Buat 3 Laporan Polisi: Demi Jaga Harga Diri di Mata Anak

Ruben Onsu Ungkap Alasan Buat 3 Laporan Polisi: Demi Jaga Harga Diri di Mata Anak

Ruben Onsu mengungkap alasan membuat tiga laporan polisi ke Polda Metro Jaya demi menjaga harga diri di mata anak-anaknya di tengah polemik video call viral.
Penuh Kejanggalan, Jurnalis Eropa Sindir Kelakukan AFC usai Malaysia Masuk Nominasi Association of the Year: Sangat Konyol

Penuh Kejanggalan, Jurnalis Eropa Sindir Kelakukan AFC usai Malaysia Masuk Nominasi Association of the Year: Sangat Konyol

Keputusan AFC memasukkan FAM dalam nominasi Association of the Year menuai kritik dari jurnalis Prancis, Romain Molina. Ia mempertanyakan pencalonan tersebut.
BRI Jadi Sponsor Utama SEAA Masters 2026, Linda Hery Gunardi Kagum dengan Peserta Berusia hingga 86 Tahun

BRI Jadi Sponsor Utama SEAA Masters 2026, Linda Hery Gunardi Kagum dengan Peserta Berusia hingga 86 Tahun

Ketua IWABRI, Linda Hery Gunardi, bang dengan penyelenggaraan 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026 yang mendapatkan dukungan BRI sebagai sponsor utama.
OJK DIY Sebut 12 Ribu Kasus Scam Rugikan Masyarakat Lebih dari Rp100 Miliar

OJK DIY Sebut 12 Ribu Kasus Scam Rugikan Masyarakat Lebih dari Rp100 Miliar

Tingginya jumlah laporan scam menunjukkan bahwa penipuan digital masih menjadi ancaman bagi masyarakat, terutama pengguna media sosial dan perangkat pintar.

Trending

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat asusila di salah satu masjid Makkah, dua warga negara Bangladesh dijatuhi hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep mengamankan dua kepala desa dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Jumat.
Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.
KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK mengungkap fakta mengejutkan dibalik kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai BNPB. HT untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) termasuk yang diduga dikorupsi.
Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat gangguan jarak pandang imbas karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. Pihak Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi.
Selengkapnya

Viral