News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakek Alvaro Ungkap Motif Pelaku Sikat Nyawa Cucunya: Saya Ada Bocoran...

Kasus tewasnya Alvaro masih menyedot perhatian publik. Bahkan, publik mempertanyakan motif tewasnya Alvaro Kiano (6). Baru-baru ini, sang kakek Alvaro, bocorkan
Senin, 24 November 2025 - 17:29 WIB
Kakek Alvaro, Tugimin saat memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Senin (24/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya Alvaro masih menyedot perhatian publik. Bahkan, publik mempertanyakan motif tewasnya Alvaro Kiano (6).

Baru-baru ini, sang kakek Alvaro, Tugimin (71) dan Nenek Alvaro, Sayem (63) menceritakan dugaan motif terduga pelaku sikat nyawa cucunya, Alvaro. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan mereka saat ditemui awak media, di Jalan Masjid Jami Al-Muflihun, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025).

Tugimin menceritakan, bahwa pihak keluarganya menduga motif dari terduga pelaku, yang merupakan ayah tiri Alvaro, Alexander Iskandar, membunuh Alvaro Kiano (6), karena dendam.

“Awalnya kita nggak mengetahui (motifnya), setelah ada berita penangkapan, kemudian ada interogasi, akhirnya saya ada dapat bocoran. Dari bocoran itu ada yang memberitahukan bahwa ada motif motif intisarinya dendam sama ibunya,” cerita Tugimin, kepada awak media.

Selain itu, ia katakan, terduga pelaku dendam akibat memiliki kecemburuan berlebih.

Cemburu yang berlebihan yang ia maksud, seperti telepon terduga pelaku tidak diangkat oleh ibu Alvaro, dan terduga pelaku menganggap ibu Alvaro selingkuh.

Tak hanya itu saja, kata sang kakek, terduga pelaku juga sempat tidak mengizinkan istrinya bekerja di luar negeri, tetapi sang istri (ibu Alvaro) tetap berangkat.

“Ya artinya cemburuan. Cemburu sama istrinya (Ibu Alvaro), kalau telepon nggak diangkat, dianggapnya istrinya itu selingkuh, main sama laki-laki lain. Barangkali dari itu timbul dendam,” jelas Tugimin kepada awak media.

Nenek Alvaro Kiano, Sayem (53)
Nenek Alvaro Kiano, Sayem (53)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

Senada dengan keterangan sang kakek, sang nenek Alvaro, Sayem, juga menduga bahwa terduga pelaku memiliki dendam terhadap anaknya, yakni ibu dari Alvaro. 

“Mungkin dendamnya begini, nyulik Alvaro itu supaya Arum pulang. Dia yang ancam gitu. Tapi kirain saya sama keluarga begitu, supaya Arumnya balik bareng-bareng lagi sama si Alex. Hanya saja anak saya sudah tidak mau," ujar 
Sayem.

Lanjutnya menceritakan, hubungan anaknya dengan terduga pelaku sudah tidak harmonis. Bahkan anaknya meminta untuk cerai, tetapi terduga pelaku menolak.

“Udah nggak mau (anak saya). Udah minta cerai. Tapi Alex bilang “kalau elo mau ceraiin saya, lo ngurus aja sendiri."

"Arunnya nggak mau dan Arum bilang “Lo aja ngurus” dan pulang pun berantem terus, Alexnya nggak mau dipisah dari Arum,” cerita Sayem sambil menirukan suara Arum anaknya.

Sebelumnya diberitakan, Polisi mengungkap fakta baru dibalik hilangnya bocah bernama Alvaro Kiano (6) sejak Maret 2025, yang ditemukan tinggal kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan bahwa pelaku merupakan ayah tiri Alvaro.

“Pelaku adalah Ayah tirinya Alvaro,” kata Nicolas, kepada wartawan, Senin (24/11/2025). (ars/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Siapa Yurizal Tri Chaerawan? Mengenal sosok pasien BPJS yang sempat dihujat dokter dan nakes setelah membagikan pengalamannya di rumah sakit, hingga akhirnya meninggal dunia.
Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Visa Duta Besar Brasil untuk Washington dicabut oleh Amerika Serikat, setelah pemerintah Brasil belum memberikan persetujuan diplomatik (agrément) terhadap calon Duta Besar AS untuk Brasil yang diajukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Selat Hormuz akan segera dibuka "dalam waktu dekat". Itulah yang dikatakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (4/8).
Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia menjadi tuan rumah Regional Knowledge Sharing of ASEAN Guiding Principles for Effective Social Forestry Legal Frameworks.
Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo resmi dilaporkan ke Polisi, karena kasus apa? simak sederet kasus kontroversi Bigmo yang viral.

Trending

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan rekam jejak Bigmo alias Muhammad Jannah, YouTuber yang kembali menjadi sorotan usai diduga melibatkan anak dalam promosi vape
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral