News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho Dikenal Baik, Kerabat Tak Menyangka Alex Iskandar Tega Habisi Nyawa Anak Tiri

Kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya menemukan titik terang setelah terungkapnya pelaku pembunuhan.
Rabu, 26 November 2025 - 07:34 WIB
Kolase Alvaro Kiano Nugroho.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya menemukan titik terang setelah terungkapnya pelaku pembunuhan.

Setelah dinyatakan hilang sejak Maret 2025 lalu, kini Alvaro berhasil ditemukan meskipun dengan keadaan meninggal dunia sisa kerangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi pun berhasil mengamankan pelaku yang tak lain adalah ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar.

Lalu siapakah sosok Alex Iskandar? Mengapa dia tega menghabisi nyawa anak tirinya.

Kakek Alvaro, Tugimin mengungkapkan sosok Alex Iskandar sebenarnya.

Ia menyebut Alex merupakan sosok yang baik selama ini. Hal itulah yang membuatnya kaget mengenai fakta bahwa Alex yang membunuh cucunya.

Menurut penuturan Tugimin kepada wartawan, Alex kerap datang ke rumahnya untuk menengok Alvaro. Bahkan Alex datang sambil membawakan mainan untuk sang cucu.

"Baik. Jadi minta apa pun kalau dateng itu, minta apa pun diturutin, dibeliin. Bahkan kalau datang itu langsung nyari Alvaro, dicari, ketemu, langsung diajak beli mainan," ujar Tugimin.

Ia menyebut keluarga pun tak menyangka bahwa Alex adalahbdalang dari hilangnya Alvaro.

Rupanya Alex memiliki sifat cemburu terhadap ibu Alvaro yang sedang bekerja di Malaysia.

Hal tersebut ditandai dengan tingkah Alex yang selalu menghubungi Arum saat bekerja di Malaysia.

"Jadi kalau telepon ke anak saya gak diangkat, dia marah. Dia marah langsung ngadu ke saya, 'Pak saya telepon Arum kok nggak diangkat, malah nomor saya diblock'. 'Lha memang kenapa Mas?', saya bilang kan gitu. 'Gak tau Pak, di sana udah punya cowo lagi'. Nah itu, perkiraannya seperti itu," beber Tugimin.

Tugimin mengatakan bahwa Arum mengaku merasa terganggu dengan aksi Alex yang kerap menghubunginya saat bekerja.

"Kayanya kecurigaan-kecurigaan itu mengganggu pekerjaan juga. Mungkin ada masalah dengan anak saya atau istrinya. Cuma udah pada waktu itu sudah... dia orangnya cemburuan, pencemburu. Cemburuan. Cemburunya besar," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan kerangka yang diduga sebagai Alvaro Kiano Nugroho (6), terjadi setelah polisi lebih dulu menangkap terduga pelaku penculikan.

Hal itu dikonfirmasi Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Nicolas Lilipaly. Saat dihubungi, Kapolres membenarkan bahwa penangkapan terhadap terduga pelaku yang merupakan ayah tiri Alvaro, terjadi sebelum polisi menemukan kerangka tersebut.

"Iya,” jawabnya ketika dimintai kepastian mengenai urutan kejadian, Senin, 24 November 2025.

Sebelumnya, Nicolas juga menegaskan identitas terduga pelaku. Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro. Hingga kini, aparat masih melanjutkan langkah untuk memastikan temuan kerangka tersebut dan mengembangkan penanganan kasus. Informasi lanjutan akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Pesanggrahan, Ajun Komisaris Polisi Seala Syah Alam mengungkapkan, bocah hilang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Alvaro sebelumnya diketahui hilang di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, selama 8 bulan lamanya.

"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Seala kepada wartawan, Minggu, 23 November 2025.

Polres Metro Jakarta Selatan kini telah menahan satu tersangka terkait kematian Alvaro Kiano Nugroho (6).

Setelah sempat hilang delapan bulan lamanya, Alvaro ditemukan sudah tak bernyawa. Adapun tersangkanya itu tak lain adalah ayah tirinya sendiri. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly, yang mengungkap sosok tersangka.

“Iya (ayah tiri korban),” kata Nicolas, dikutip Senin, 24 November 2025.

Untuk diketahui, Ibu Alvaro, Arumi menjelaskan detik-detik anaknya dinyatakan hilang. Mulanya, Alvaro izin untuk melaksanakan Salat Maghrib di masjid dekat rumahnya kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Iya, jadi kan itu waktu itu bulan puasa ya kak. Biasanya itu setiap menjelang maghrib dia tuh pasti pergi ke masjid dekat rumah. Gak terlalu jauh lah, tapi dia udah keluar dari sore," ujar Arumi kepada wartawan, Kamis, 17 April 2025.

Arumi lanjut menceritakan, selepas Salat Maghrib ternyata Alvaro tak kunjung pulang. Alhasil, ia mencari keberadaan Alvaro. Kendati begitu, teman Alvaro mengaku tak bersamanya sejak salat hingga selepas salat di masjid dekat rumahnya.

"Akhirnya di tanggal 7 Maret kita lapor ke Polsek Pesanggrahan, orang tuaku, baru diselidiki 7 Maret malamnya. Liat CCTV sekitar kebanyakan mati, yang hidup pun gak ada Alvaro disitu," kata Arumi.

Arumi bersama keluarganya juga sudah berupaya mencari keberadaan Alvaro di wilayah Jakarta. Bahkan, dia juga sempat ke wilayah Bekasi lantaran mendapat informasi anaknya ada disana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah setiap hari sampai dibohongin. Orang juga pernah bilang katanya anaknya ada di Bekasi, kami ke Bekasi, ternyata sampai sana orangnya gak ada, gak muncul juga," kata Arumi.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral