News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi soal Anaknya Pernah Diteror Juru Tikam

Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik eks Presiden RI Jokowi, yang merupakan pegiat media sosial, dokter Tifa mengklaim anaknya pernah diteror juru tikam
Rabu, 26 November 2025 - 18:21 WIB
Walau Terancam Masuk Bui, Dokter Tifa Masih Nyolot Komentari Ijazah Jokowi: Map Ijazah UGM Cabang Mana?
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yang merupakan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai dokter Tifa mengklaim anaknya pernah diteror oleh juru tikam.

Mengenai dugaan ancaman yang diterima keluarganya, Tifa mengatakan kartu tanda mahasiswa milik anaknya pernah disebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika ancaman-ancaman itu terjadi, baik dari diri saya maupun anak-anak, langsung saya viralkan, langsung saya sampaikan di podcast maupun di media TV. Dengan itu, ancaman berhenti dan saya ke Komnas HAM juga dan saya minta LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," ungkap Tifa dalam podcast yang tayang di kanal YouTube Bambang Widjojanto, Rabu, (26/11/2025).

Bahkan dia bocorkan, bahwa ancaman itu kini telah berhenti. Namun, ketika terjadi, ancaman itu menurut dia luar biasa.

“Karena sampai kepada anak saya itu. Dia kos di apartemen. Artinya akses untuk naik itu terbatas, tapi kamar anak saya bisa dipotret. ‘Ini kamarnya anakmu ya, yang ini,’ tertanda juru tikam. Seram sekali, kan?” jelas Tifa. 

Selain teror seperti itu, menurut Tifa, ada beberapa kecelakaan aneh yang menimpa anaknya.

Lalu, dia menyebut ancaman-ancaman itu terjadi ketika masih ada banyak “termul”. 

Untuk diketahui, termul adalah istilah yang kerap digunakan oleh pihak yang kontra terhadap Jokowi untuk menyebut pendukung Jokowi.

“Pada saat itu terjadi, termul masih banyak sekali. Kalau sekarang, berdasarkan studi algoritma, termul tinggal 7 persen. Kepercayaan masyarakan terhadap kami 93 persen," ucapnya.

Kemudian, ia ceritakan, saat ia diperiksa, penyidik mempertanyakan kompetensinya dalam melakukan analisis wajah Jokowi. 

Lalu, Tifa mengklaim bisa melakukan analisis sebab dia adalah seorang dokter yang menggunakan ilmu dasar dokter, yakni anatomi, fisiologi, dan behaviour (perilaku).

“Saya analisis dari sisi jarak antarmata, kemudian bentuk hidung. Itu adalah kompetensi dasar seorang dokter,” bebernya.

Lalu, untuk menegaskan kompetensinya, Tifa mengatakan dia adalah kandidat dua gelar doktor, yaitu doktor bidang ilmu kedokteran dan ilmu sosial politik.

Dengan menggunakan ilmu perilaku, Tifa menyebut telah meneliti perilaku Jokowi dan hasilnya dimasukkan ke dalam dalam buku Jokowi’s White Paper.

“Perilaku yang bersangkutan, pemilik ijazah yang jadi polemik itu, bicara di tahun 2017 dalam sebuah acara reuni. Ada aspek-aspek atau hal-hal yang menjadi data saya untuk saya terliti,” jelasnya.

Lanjut ia menjelaskan, aspek itu misalnya peristiwa ketika Jokowi menyatakan dosen pembimbingnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah Ir. Kasmudjo. Namun, menurut Tifa, pernyataan Jokowi itu akhirnya dibantah sendiri oleh Jokowi.

“Nah, ini domain saya. Perilaku-perilaku seperti itu, ada tiga ilmu utama yang saya gunakan untuk pengujian,” jelasnya.

Ilmu yang pertama digunakan Tifa adalah assessment at distance.

“Jadi, bagaimana kita melakukan uji terhadap objek kajian kita dalam jarak. Ini secara teknologi mungkin dan sudah saya tuangkan dalam buku saya.”

Lalu, ilmu kedua adalah facial action coding system.

“Ini yang kemudian membuat alat uji kebohongan (lie detector) ketinggalan zaman. Facial action coding system adalah ilmu yang sudah ada aplikasinya. Bagaimana kita bisa meng-capture orang yang sedang bicara, apakah dia jujur atau bohong,” ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun ilmu yang terakhir adalah leadership trait analysis. Ia juga mengklaim jika leadership trait analysis dikembangkan dan digunakan, tidak akan ada pemimpin yang bisa berhohong dalam hal apa pun.

“Leadership trade analysis itu melakukan analisis terhadap kebiasaan-kebiasaan, terhadap pola-pola seorang pemimpin. Kita pakai studi kasusnya adalah ijazah,” pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Kata Bupati Banyuwangi

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Kata Bupati Banyuwangi

Sensus Ekonomi 2026 sudah dimulai. Dan ini akan menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan pembangunan Banyuwangi satu dekade ke depan.
Sembunyi di Kontrakan, Begal yang Lukai Driver Ojol di Bandung Tak Berkutik Diciduk Polisi

Sembunyi di Kontrakan, Begal yang Lukai Driver Ojol di Bandung Tak Berkutik Diciduk Polisi

Pelarian dua pelaku pembegalan bersenjata tajam berinisial FF dan AW berakhir di tangan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung. 
Rosan Bocorkan Maksud Prabowo Kumpulkan Bos Bank Himbara di Istana, Ada Kaitan soal Ekonomi Nasional

Rosan Bocorkan Maksud Prabowo Kumpulkan Bos Bank Himbara di Istana, Ada Kaitan soal Ekonomi Nasional

Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo akan membahas mengenai ekonomi nasional kepada Bos Bank Himbara.
Jadwal Megawati Hangestri Gabung Skuad Hyundai Hillstate Bocor! Megatron Kabarnya Terbang ke Korea Dalam Waktu Dekat

Jadwal Megawati Hangestri Gabung Skuad Hyundai Hillstate Bocor! Megatron Kabarnya Terbang ke Korea Dalam Waktu Dekat

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, kemungkinan besar akan segera bergabung dengan skuad Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea, dalam waktu dekat ini.
Keluarga Korban Minta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kawal Kasus Kematian Pejabat BKAD Purwakarta

Keluarga Korban Minta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kawal Kasus Kematian Pejabat BKAD Purwakarta

Keluarga Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah BKAD Kabupaten Purwakarta berharap kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengawal kasus kematian korban.
PPKGBK Ungkap Tak Ada Proses Jual Beli-Hibah Hotel Sultan ke PT Indobuildco: Hanya Izin Menggunakan Tanah 30 Tahun

PPKGBK Ungkap Tak Ada Proses Jual Beli-Hibah Hotel Sultan ke PT Indobuildco: Hanya Izin Menggunakan Tanah 30 Tahun

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengungkapkan tidak ada proses jual beli maupun hibah Hotel Sultan kepada PT Indobuildco. 

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Selengkapnya

Viral