News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Buang Alvaro di Tenjo, Ternyata Alex Sempat Mau Mengubur Hingga Pinjam Cangkul

Polisi ungkap alasan Alex Iskandar buang jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, usai dieksekusi Maret 2025.
Kamis, 27 November 2025 - 17:53 WIB
Aparat gabungan melaksanakan penyisiran kerangka Alvaro, kerahkan dua anjing pelacak, di jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap alasan Alex Iskandar membuang jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, usai dieksekusi pada Maret 2025 lalu, dan ditemukan pada Minggu (23/11/2025).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menerangkan, tersangka mengaku memilih wilayah Tenjo sebagai tempat pembuangan jasad Alvaro lantaran daerah tersebut sepi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari keterangan tersangka sendiri bahwa dia mempertimbangkan. Karena di tempat itu sepi, dia sudah sering ke Tenjo itu dan dia sudah tahu ada tempat-tempat yang sepi juga di sana, sehingga dia memutuskan untuk mau membuang mayatnya di daerah Tenjo,” kata Nicolas, kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).

Sementara itu Nicolas mengungkapkan, awalnya yang bersangkutan hendak mengubur Alvaro. Bahkan pelaku sempat meminjam cangkul untuk menggali kuburan tersebut.

“Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam cangkul, tapi karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia melakukan membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu,” terang Nicolas.

Kemudian Nicolas menyatakan, usai pelaku membuang korban, saat itu yang bersangkutan merasa resah lantaran takut ketahuan. 

Pelaku saat itu juga meminta bantuan saksi berinisial G untuk menambahkan bungkusan plastik jasad tersebut, dengan dalih isinya adalah bangkai anjing.

“Dan memang pada saat itu juga, sebulan kemudian itu dia, dia merasa was-was juga, jangan sampai ketahuan dia. Karena dia takut ada sidik jari di plastik-plastik itu,” jelas Nicolas.

“Akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing. Dan selanjutnya dia membungkus lagi dengan dua plastik hitam lagi mayat tersebut dan selanjutnya dia buang,” sambungnya.

Untuk diketahui, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengungkap awal mula kronologi Alvaro Kiano Nugroho (6) dijemput dan ikut ayah tiri, Alex Iskandar yang berakhir menjadi insiden penculikan disertai pembunuhan

Nicolas menyebutkan bahwa awalnya korban bersama dengan teman-temannya melaksanakan ibadah salat magrib di masjid Jami Al-Muflihun, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kemudian tiba-tiba datang pria, yakni AI yang mencari Alvaro.

“Dan ada seseorang yang tidak dikenal oleh para saksi datang mencari korban AKN. Selanjutnya, memang korban AKN ini sudah mengenal dengan orang yang dia cari, karena juga kebetulan ada saksi mengatakan bahwa ditanya, "Mencari siapa?" dan dijawab oleh AI bahwa, "Saya mencari anak saya, Alvaro”,” kata Nicolas, kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).

Kemudian Nicolas menerangkan, saksi menyatakan bahwa Alvaro berada di lantai dua masjid dan yang bersangkutan dipersilakan untuk menemui Alvaro di lantai 2 masjid tersebut. Usai bertemu, Alex mengiming-imingi mainan dan makan agar Alvaro mau diajak pergi.

“Selanjutnya dari situ, AKN karena sudah kenal dengan AI, karena ini merupakan ayah tirinya, dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” jelas Nicolas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya korban mau ikut Alex. Namun, dalam perjalanan, Alex mengajak ke rumah dengan alasan ingin membersihkan diri atau mandi dahulu.

“Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ, AKN dibekap dengan handuk yang tergantung dan juga dicekik serta ditindih. Akhirnya kurang lebih 2 sampai 3 menit, akhirnya korban AKN ini tidak bergerak lagi,” tegas Nicolas. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 4 Agustus 2026: Karier hingga Keuangan Meningkat

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 4 Agustus 2026: Karier hingga Keuangan Meningkat

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 4 Agustus 2026: Ada yang kariernya meningkat hingga keuangan bertambah.
Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Sebelum kabar terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 pada Minggu (2/8) kemarin. Muncul sebuah video yang memperlihatkan penampakan sebelum kejadian.
BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dilakukan dalam penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan data tersebut merupakan perkembangan terbaru hingga Minggu (2/8/2026) pada pukul 15.15 WIB sore kemarin.
Selengkapnya

Viral