GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantangan dan Peluang: Membangun SDM Unggul untuk Kompetisi Global

Stafsus Menteri Agama Gugun Gumilar ajak alumni UIN Palangka Raya perkuat kerukunan dan siap bersaing di level global dalam orasi ilmiah wisuda.
Kamis, 27 November 2025 - 18:21 WIB
Tantangan dan Peluang: Membangun SDM Unggul untuk Kompetisi Global
Sumber :
  • Istimewa

Palangka Raya, tvOnenews.com – Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan, Gugun Gumilar hadir dalam Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Dalam sidang senat terbuka itu, Gugun dipercaya menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para wisudawan, pimpinan kampus, serta tamu undangan.

Dalam penyampaiannya, Gugun menegaskan pentingnya peran alumni UIN sebagai duta kerukunan beragama. Menurutnya, alumni UIN tidak hanya membawa gelar akademis, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga harmoni dan kedamaian di tengah keberagaman Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagai alumni UIN, kita harus menjadi teladan dalam mengedepankan kerukunan antar umat beragama. Nilai itu tidak cukup dipahami, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gugun.

Ia menilai, tantangan masyarakat modern semakin kompleks. Di era digital, perbedaan pendapat mudah menyulut konflik. Karena itu, Gugun menekankan agar alumni UIN mampu menjadi penengah yang mengedepankan dialog, toleransi, serta pemikiran moderat.

Selain menyoroti peran sosial, Gugun juga mendorong para wisudawan untuk siap memasuki persaingan global. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi keagamaan harus adaptif terhadap perubahan dunia dan memiliki kompetensi internasional.

“Dunia bergerak cepat. Lulusan UIN harus percaya diri bersaing secara global. Penguasaan bahasa Inggris dan wawasan global bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” tegasnya.

Gugun menambahkan bahwa pemahaman geopolitik, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan berkolaborasi dengan jaringan global menjadi modal penting generasi muda, termasuk lulusan UIN, untuk terlibat dalam dinamika dunia internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gugun juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN Palangka Raya, jajaran pimpinan kampus, serta seluruh sivitas akademika. Ia menilai penyelenggaraan wisuda berjalan baik dan mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Kalimantan Tengah.

“Terima kasih atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada saya. Komitmen seluruh pihak dalam menyukseskan wisuda ini menjadi bukti kuatnya kerja sama untuk memajukan pendidikan tinggi keagamaan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Tidak hanya itu, Gugun turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah yang dinilainya turut berperan dalam memperkuat pengembangan pendidikan keagamaan berbasis riset, moderasi beragama, dan keterbukaan terhadap perkembangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara wisuda yang berlangsung khidmat ini dihadiri ribuan orang, termasuk mahasiswa, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan pendidikan. Momentum tersebut menjadi simbol kesiapan UIN Palangka Raya dalam mencetak lulusan berilmu, berkarakter, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun global.

Dengan penegasan peran moderasi beragama dan kesiapan kompetensi internasional, pesan Gugun di wisuda kali ini diyakini menjadi dorongan moral bagi para lulusan untuk terus belajar, mengabdi, dan menjaga nama baik almamater. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral