News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Sangka? Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Ngaku Jadi ‘Ratu Pingpong’ Selama Ditahan KPK

Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi cerita pengalaman di penjara, dari malam tergelap hingga hobi baru: jago bermain pingpong selama masa tahanan KPK.
Minggu, 30 November 2025 - 15:02 WIB
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2017–2024 Ira Puspadewi (kiri) usai bebas dari Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Jumat (28/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, resmi bebas setelah mendapatkan rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Ia keluar dari Rutan Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025), sekitar pukul 17.15 WIB. Setelah bebas, Ira menceritakan pengalaman selama hampir 10 bulan berada di balik jeruji besi, termasuk momen yang menurutnya menjadi titik tersulit dalam hidup.

Dalam acara syukuran di Jatiwarna, Bekasi, Sabtu (29/11/2025), Ira mengaku masa tahanan membuatnya menyadari bahwa hal-hal kecil dalam hidup ternyata adalah nikmat yang sering diabaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ternyata saya kurang bersyukur. Hal yang kita anggap biasa, seperti tidur nyaman dan bertemu keluarga, itu bukan hal kecil. Di dalam, saya melewati malam-malam yang sangat gelap,” ujar Ira.

Ia menggambarkan ruang isolasi tempatnya ditempatkan di awal masa penahanan: ruangan berukuran sekitar 3x3 meter, tanpa jendela, gelap, dan ia berada di sana sendirian selama tiga hari. “Tidak ada tempat lari, tidak ada teman berbicara. Di situ saya hanya bisa ngobrol sama Tuhan,” katanya.

Kebiasaan Baru di Penjara: Pingpong Jadi Rutinitas Harian

Selain cerita soal perjuangan mental, Ira mengungkapkan sisi lain kehidupannya di rutan: ia menjadi lebih aktif berolahraga. Salah satu aktivitas yang paling ia tekuni selama berada di tahanan adalah pingpong.

Menurutnya, olahraga menjadi cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Lama-kelamaan, ia mengaku semakin lihai memainkan olahraga tersebut.

“Awalnya hanya ikut olahraga biar badan bergerak. Lama-lama ternyata saya bisa main pingpong dengan baik. Kalau ada waktu olahraga, saya selalu ikut. Itu jadi hiburan di tengah tekanan,” jelasnya.

Beberapa tahanan lain, kata Ira, bahkan menyebut dirinya sebagai salah satu pemain pingpong yang cukup tangguh selama menjalani masa tahanan.

Pelayanan yang Dinilai Manusiawi

Selain cerita emosionalnya, Ira memberikan tanggapan positif terkait bagaimana ia diperlakukan selama ditahan. Menurutnya, petugas KPK memberikan pelayanan baik kepada para tahanan.

“Pelayanan petugas baik. Hak beribadah, olahraga, dan bersosialisasi diberikan,” ujarnya.

Pernyataan itu juga dibenarkan dua mantan pimpinan ASDP lainnya yang turut mendapat rehabilitasi, Harry Muhammad Adhi Caksono dan M Yusuf Hadi. Adhi mengatakan, hak sebagai manusia tetap dihormati.

“Di KPK, kami tetap dimanusiakan. Itu penting,” ucapnya.

Momen Tak Terlupakan: Tahu Rehabilitasi dari Televisi

Ira mengaku pertama kali mengetahui dirinya mendapat rehabilitasi saat menonton siaran televisi di dalam tahanan.

“Saya sedang menunggu azan magrib untuk berbuka, lalu ada breaking news. Saya sampai tidak bisa makan, karena tidak percaya apa yang saya lihat,” jelasnya.

Ia menyebut keputusan tersebut sebagai rahmat yang datang tak terduga. “Saya belajar bahwa kita tidak boleh mendikte Tuhan. Jalan keluar saya ternyata datang dari Presiden.”

Hidup Setelah Bebas: Rekening Masih Diblokir

Meski kini dapat menghirup udara bebas, Ira mengatakan seluruh rekening miliknya, suami, dan anaknya masih diblokir. Saat keluar, ia hanya membawa uang Rp1,2 juta.

Namun, ia mengaku banyak teman membantu. “Ada yang memberi Rp5 juta hanya untuk makan sementara,” katanya.

Menurutnya, situasi tersebut mengajarkan arti solidaritas dan siapa yang benar-benar ada saat seseorang berada di titik terendah.

Terima Kasih untuk Presiden Prabowo

Di akhir keterangannya, Ira kembali menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas rehabilitasi yang diberikan. Ia juga menghaturkan apresiasi kepada Mahkamah Agung, DPR, dan petugas KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menjadi momen kebebasan, kisah Ira menjadi perjalanan panjang dari tekanan, refleksi hidup, hingga menemukan rutinitas baru termasuk keahliannya dalam olahraga pingpong—sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan terjadi sebelum masuk penjara.

“Saya keluar bukan hanya bebas, tapi juga lebih kuat,” tutupnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Manajemen Persib Bandung bergerak cepat melakukan cuci gudang dan merampingkan komposisi legiun asingnya menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Kali -
Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral