News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai 6 Jam Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Tahu Soal Dana Iklan BJB: Apalagi Terlibat

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akhirnya memberikan klarifikasi langsung perihal dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di BJB
Selasa, 2 Desember 2025 - 17:38 WIB
Usai 6 Jam Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Tahu Soal Dana Iklan BJB: Apalagi Terlibat
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akhirnya memberikan klarifikasi langsung perihal dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di BJB tahun 2021-2023 yang merugikan negara Rp222 miliar.

Kini, RK telah rampung diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) pada Selasa (2/12/2025). Ia diperiksa selama 6 jam lamanya, mulai dari jam 10.40 sampai demgan 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku dicecar banyak pertanyaan oleh penyidik.

"Lumayan banyak (pertanyaan yang diajukan," ucap RK usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/12).

Ia menyebut kehadirannya hari ini sebagai bentuk penghormatan pada proses hukum.

“Ya jadi pertama saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu, berbulan-bulan ingin melakukan klarifikasi. Hari ini saya sudah melakukan klarifikasi sebagai penghormatan pribadi pada supremasi hukum, tanggung jawab sebagai warga negara, memberikan keterangan seluas-luasnya. Jadi saya sangat lega berbulan-bulan menunggu momen ini untuk memberikan penjelasan,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menegaskan dirinya tidak mengetahui maupun terlibat dalam perkara yang tengah diselidiki lembaga antirasuah itu.

Ia menegaskan, dirinya sama sekali tidak mengetahui keberadaan perkara dana iklan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Menurutnya, alur kerja gubernur tidak ikut menangani langsung keputusan korporasi BUMD.

“Pada dasarnya yang paling utama adalah saya itu tidak mengetahui apa yang namanya menjadi perkara dana iklan ini. Karena dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi dari BUMD itu dilakukan oleh teknis mereka sendiri. Gubernur hanya mengetahui kalau dilaporkan oleh direksi, komisaris, atau kepala biro BUMD," beber RK.

Sementara, menurut dia, ketiga pimpinan tersebut tidak memberikan laporan kepadanya, saat ia masih menjabat sebagai oramg nomor satu di Jawa Barat.

"Tiga-tiganya tidak memberikan laporan semasa saya menjadi gubernur. Makanya kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlibat, apalagi menikmati hasilnya,” tegasnya.

Suami dari Atalia Praratya ini berharap keterangannya bisa meredakan spekulasi masyarakat soal keterlibatan dirinya dalam perkara ini.

“Mudah-mudahan klarifikasi saya ini bisa membuat spekulasi atau persepsi yang terbangun selama ini menjadi lebih clear,” ujarnya.

Diketahui, dalam perkembangan penanganan kasus yang turut menyeret nama Ridwan Kamil, KPK telah meminta keterangan dari selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar serta calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2024–2029, Ilham Akbar Habibie.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa penyidik masih terus menelusuri dan melengkapi barang bukti.

“Kami ingin agar bukti dan informasi yang terkumpul benar-benar lengkap, dan itu nantinya akan kami tanyakan juga kepada yang bersangkutan (Ridwan Kamil, red.). Jadi tidak ada yang terlewat. Mudah-mudahan,” ujar Asep pada Kamis, (25/9).

Hingga kini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka adalah mantan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi; Pimpinan Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto; pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Kin Asikin Dulmanan; pengendali agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), Suhendrik; serta pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB), Raden Sophan Jaya Kusuma.

Kelima tersangka tersebut belum ditahan, namun telah dikenakan pencegahan bepergian ke luar negeri. (rpi/aag)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaring Mahasiswa Baru, Unud Bali Adakan Pameran Pendidikan

Jaring Mahasiswa Baru, Unud Bali Adakan Pameran Pendidikan

Guna menjaring mahasiswa baru untuk program diploma dan sarjana 2026, Universitas Udayana (Unud), Bali, mengadakan pameran Pendidikan.
Penyebab Longsor Cisarua Didominasi oleh Faktor Alam

Penyebab Longsor Cisarua Didominasi oleh Faktor Alam

Longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, didominasi oleh faktor alam yang memicu terjadinya pergerakan masa tanah.
Antisipasi Banjir, DPUPR Kota Tangerang Siagakan Petugas Pantau Ketinggian Air

Antisipasi Banjir, DPUPR Kota Tangerang Siagakan Petugas Pantau Ketinggian Air

Mengantisipasi banir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Provinsi Banten tetap menyiagakan petugas memantau di sejumlah sungai, kali dan saluran pembuangan dalam upaya aksi mitigasi mengantisipasi banjir.
Heboh Temuan Whip Pink Pada Kasus Kematian Lula Lahfah, Ini Efek yang Dirasa Penggunanya

Heboh Temuan Whip Pink Pada Kasus Kematian Lula Lahfah, Ini Efek yang Dirasa Penggunanya

Kejanggalan penyebab meninggal dunianya selebgram Lula Lahfah tak dapat diungkap sepenuhnya oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Bercak darah di sprai dan tisu saat selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Jakarta Selatan.

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menyatakan penolakan jika institusi Polri di bawah kementerian/lembaga dalam rapat bersama DPR RI.
Heboh Temuan Whip Pink Pada Kasus Kematian Lula Lahfah, Ini Efek yang Dirasa Penggunanya

Heboh Temuan Whip Pink Pada Kasus Kematian Lula Lahfah, Ini Efek yang Dirasa Penggunanya

Kejanggalan penyebab meninggal dunianya selebgram Lula Lahfah tak dapat diungkap sepenuhnya oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Cuaca ekstrem kembali diprediksi akan melanda wilayah di pulau Jawa dan sekitarnya pada penghujung bulan Januari 2026 ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT