GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iming-imingi Kerja Jadi Pramugara TransJakarta, Pria Paruh Baya Tipu Belasan Orang, Raup Puluhan Juta Rupiah

Harapan belasan pencari kerja untuk menjadi pramugara bus TransJakarta kini menjadi sia-sia. Pria paruh baya bernama Rahmat Prihatin (51), yang menjanjikan mereka jalan pintas menuju pekerjaan itu, justru berakhir digelandang ke Polsek Tebet.
Kamis, 4 Desember 2025 - 15:03 WIB
Ilustrasi pelaku kejahatan.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Harapan belasan pencari kerja untuk menjadi pramugara bus TransJakarta kini menjadi sia-sia. Pria paruh baya bernama Rahmat Prihatin (51), yang menjanjikan mereka jalan pintas menuju pekerjaan itu, justru berakhir digelandang ke Polsek Tebet.

Rahmat diduga menguras uang para korban hingga puluhan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasar video yang viral di media sosial, Rahmat sempat menjadi amukan massa terlebih dahulu sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian. 

Terlihat, mayoritas yang mengamuk ke Rahmat para pria yang mengenakan jaket ojek online. Namun, sedikitnya ada juga para wanita yang melampiaskan amarahnya ke Rahmat.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, membenarkan penyerahan pelaku pada Rabu (3/12) malam. Murodih menyebut, pelaku diserahkan sekitar pukul 22.00 WIB.

“Benar, seorang pria yang diduga terlibat penipuan dan penggelapan telah diserahkan ke Polsek Tebet. Kasusnya kini dalam pemeriksaan penyidik,” ucap Murodih, Kamis (4/12).

Ia diduga memperdaya sekitar 18 orang, dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta. Para korban diminta membayar jutaan rupiah, namun tak satu pun dari mereka mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan.

"Penipuan berlangsung dalam dua pekan terakhir dan mencakup wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Korban disebut diminta membayar Rp2 juta hingga Rp4 juta sebagai syarat masuk kerja," ungkapnya.

Para korban semula percaya karena pelaku menawarkan pekerjaan sebagai pramugara TransJakarta, security, hingga beberapa posisi lainnya.

Namun, setelah pembayaran dilakukan, tak ada proses rekrutmen lanjutan.

Sejauh ini, sudah ada dua saksi yang lebih dulu diperiksa. Mereka adalah dua orang perempuan berinisial M dari Cilincing dan A dari Pulo Gebang.

Polisi meminta para masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan Rahmat, segera membuat laporan resmi agar proses hukum dapat berjalan.

“Korban belum membuat laporan polisi, sehingga kami mengarahkan mereka untuk segera melapor,” kata Murodih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TransJakarta Buka Suara

Merespons maraknya penipuan bermodus lowongan kerja, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya apa pun dalam proses seleksi calon karyawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral