News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temuan Kemenhut: Ratusan Titik Banjir dan Lahan Kritis Kepung 3 Provinsi di Sumatera

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni membeberkan temuan pihaknya terkait Daerah Aliran Sungai (DAS) dan perubahan tutupan lahan di Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Kamis, 4 Desember 2025 - 21:28 WIB
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (kanan) hadiri rapat Komisi IV DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
Sumber :
  • TVR Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni membeberkan temuan pihaknya terkait Daerah Aliran Sungai (DAS) dan perubahan tutupan lahan di Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan Raja Juli saat rapat dengan Komisi IV DPR terkait bencana Sumatera pada akhir November 2025 di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Aceh, Kementerian Kehutanan menemukan kurang lebih 70 titik banjir yang teridentifikasi masuk ke dalam 31 DAS. Raja Juli menyebut total luasan kurang lebih 3,05 juta hektar di 15 kabupaten/kota.

Sementara, pada kurun waktu 2019 hingga 2024, terjadi perubahan tutupan lahan dari hutan menjadi non-hutan seluas 21.476 hektar.

“Terdiri dari perubahan tutupan hutan di kawasan hutan seluas 12.159 hektar atau 56,61 persen. Serta di luar kawasan hutan seluas 9.317 hektar atau 43,39 persen,” ungkal Raja Juli.

Kemudian, pada 31 DAS terdapat 217.301 hektar atau 7,1 persen luasan lahan kritis dari total luasan DAS terdampak.

Raja Juli melanjutkan, di Sumut terdapat kurang lebih 92 titik banjir yang teridentifikasi masuk ke dalam 13 DAS. Dengan luas total 207.000 hektar yang tersebar di 11 kabupaten/kota.

Kemudian, pada kurun waktu 2019-2024, terjadi perubahan tutupan lahan dari hutan menjadi non-hutan seluas 9.424 hektar.

“Terdiri dari kawasan hutan seluas 3.427 hektar atau 36,36 persen. Serta di luar kawasan hutan atau area penggunaan lainnya seluas 5.997 hektar atau 63,63 persen,” jelas Raja Juli.

Dia mengungkap di provinsi itu juga terdapat lahan kritis seluas 207.000 hektar atau 14,7 persen dari total luasan 13 DAS terdampak. 

Lebih lanjut, di Sumbar kurang lebih terdapat 56 titik banjir yang masuk ke dalam 3 DAS. Dengan luas total 39.800 hektar yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

“Hasil analisa kami menurut citra satelit menunjukkan bahwa ada perubahan tutupan lahan dari hutan menjadi non-hutan seluas 1.821 hektar,” jelas Raja Juli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terdiri di dalam kawasan hutan seluas 1.444 hektar atau 79,29 persen, dan di luar kawasan hutan seluas 377 hektar atau 20,71 persen,” lanjutnya.

Raja Juli menambahkan pada 12 DAS di Sumbar, terdapat lahan kritis seluas 39.816 hektar, setara dengan 7 persen dari total luasan 12 DAS yang terdampak. (saa/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Bola: Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir, Pemain Berdarah Depok Jadi Top Skor di Eropa, Eks Timnas Belanda Dinaturalisasi untuk Piala AFF?

Terpopuler Bola: Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir, Pemain Berdarah Depok Jadi Top Skor di Eropa, Eks Timnas Belanda Dinaturalisasi untuk Piala AFF?

3 kabar terpopuler seputar Bola hari ini: FIFA Bertemu PSSI opsi naturalisasi kilat muncul jelang Piala AFF 2026, hingga striker berdarah Depok bersinar di Eropa tapi luput dari radar pelatih Timnas Indonesia.
Dzulhijjah Semakin Dekat, Bolehkah Puasa Arafah Meski Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

Dzulhijjah Semakin Dekat, Bolehkah Puasa Arafah Meski Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

Sebentar lagi masuk bulan Dzulhijjah, umat Muslim pun kini mulai mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Adha, salah satunya melakukan puasa sunnah
Kisah Jumhur Hidayat, Bela Rakyat Sampai Dipenjara Hingga Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Kisah Jumhur Hidayat, Bela Rakyat Sampai Dipenjara Hingga Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Jumhur Hidayat kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH). Sontak sebagian publik menyoroti hingga membahas soal background Jumhur Hidayat, yang dahulu
Gerak Cepat, TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta ke Keluarga Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Gerak Cepat, TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta ke Keluarga Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

TASPEN menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) dengan total Rp283.227.000 kepada ahli waris korban.
Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

AC Milan susun rencana meningkatkan kedalaman skuad jelang kembali tampil di kompetisi Eropa. Salah satu fokus utama adalah menambah kualitas di lini tengah.
Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Jadi Marketing Judi Online di Jakarta Utara, Terancam Bui 6 Tahun

Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Jadi Marketing Judi Online di Jakarta Utara, Terancam Bui 6 Tahun

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus pasangan suami istri (pasutri) generasi Z yang terlibat dalam kasus tindak pidana judi online di sebuah apartemen wilayah Jakarta Utara.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral