GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Salah Pemerintah Sekarang, Pakar Lingkungan Sebut Kerusakan Alam di Sumatera Akumulasi Puluhan Tahun

Kerusakan lingkungan yang disebut menjadi pemicu bencana di sejumlah wilayah Sumatra dinilai bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah saat ini.
Minggu, 7 Desember 2025 - 08:42 WIB
Ilustrasi Kerusakan Alam di Tapanuli Tengah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kerusakan lingkungan yang disebut menjadi pemicu bencana di sejumlah wilayah Sumatra dinilai bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah saat ini.

Pakar lingkungan menilai dampak ekologis yang terjadi merupakan akumulasi panjang dari kebijakan dan praktik buruk sejak era sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar lingkungan Mahawan Karuniasa menilai Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tidak bisa langsung disalahkan atas kondisi kerusakan hutan saat ini. Ia mengingatkan bahwa Raja Juli baru menjabat sebagai Menhut sejak tahun lalu.

“Terkait dengan siapa yang tanggung jawab, menteri yang sekarang (Menhut Raja Juli) dan seterusnya, itu enggak bisa dilihat seperti itu,” ujarnya, saat dihubungi media, Minggu (7/12/2025).

“Karena kan (Raja Juli) baru ya, baru dipilih (sebagai Menhut), ya, kemudian baru bekerja,” sambungnya.

Mahawan menegaskan pemerintah tetap memiliki tanggung jawab dalam menjaga lingkungan, namun tidak bisa memikulnya sendirian. Menurutnya, peran pengawasan terhadap pembalakan liar, audit izin perusahaan, dan percepatan restorasi alam harus menjadi fokus pemerintah saat ini.

“Juga mengaudit, ya, kinerja dari perusahaan, itu harus diaudit apakah mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

“Oleh karena itu pemerintah-pemerintah yang sekarang ya harus melakukan hal yang terbalik, ya untuk fokus pada restorasi, fokus pada pelestarian,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung akar persoalan pembalakan liar yang telah terjadi sejak era Orde Baru. Ia menyebut korupsi sumber daya alam telah berlangsung masif puluhan tahun.

“Memang demikian kenyataannya, ada proses korupsi sumber daya alam yang terjadi sejak zaman Orde Baru itu ya, yang sangat masif terjadi,” ucapnya.

Pandangan senada disampaikan anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. Dalam rapat kerja dengan Menhut Raja Juli, ia menegaskan kerusakan hutan tidak terjadi dalam satu atau dua tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Menteri (Raja Juli Antoni) ini cuci piring. Karena kejadian perusakan hutan ini, bukan satu tahun atau dua tahun. Setelah reformasi, hutan kita hancur,” kata Firman di Gedung DPR, Kamis (4/12/2025).

Firman juga menyoroti kebijakan reforma agraria serta lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pembalakan, termasuk yang dilakukan secara legal, yang dinilainya memperparah risiko bencana di banyak daerah. Ia mengecam aktivitas pengangkutan kayu di tengah situasi bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minyak Bergejolak, DPR Minta Kenaikan BBM Subsidi Jadi Opsi Paling Akhir

Harga Minyak Bergejolak, DPR Minta Kenaikan BBM Subsidi Jadi Opsi Paling Akhir

Harga Minyak Bergejolak, DPR Minta Kenaikan BBM Subsidi Jadi Opsi Paling Akhir
Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Bahlil Pastikan BBM Aman hingga Lebaran dan Minta Warga Tak Panic Buying

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Bahlil Pastikan BBM Aman hingga Lebaran dan Minta Warga Tak Panic Buying

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan stok BBM nasional masih mencukupi meskipun harga minyak global sempat melonjak di atas US$100 per barel.
Harga Minyak Tembus US$100, Menkeu Purbaya Tahan Rem Revisi APBN: Kalau Belum Pasti, Jangan Ubah Anggaran

Harga Minyak Tembus US$100, Menkeu Purbaya Tahan Rem Revisi APBN: Kalau Belum Pasti, Jangan Ubah Anggaran

Menkeu Purbaya menyampaikan pemerintah masih perlu memastikan arah pergerakan harga minyak global sebelum mengambil keputusan strategis yang berdampak besar pada APBN.
Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara, Dalami Soal Ini

Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara, Dalami Soal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno, Selasa (10/3/2026) terkait kasus Rita Widyasari.
Dua Kargo Pertamina Terjebak di Teluk Arab, Menteri ESDM Bahlil: Negosiasi Hampir Tuntas

Dua Kargo Pertamina Terjebak di Teluk Arab, Menteri ESDM Bahlil: Negosiasi Hampir Tuntas

Dua kapal tanker yang membawa kargo terkait Pertamina dilaporkan masih tertahan di kawasan Teluk Arab setelah situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz memanas.
3 Pemain Keturunan Grade A Ini Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Ronald Koeman Siap Bajak ke Timnas Belanda?

3 Pemain Keturunan Grade A Ini Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Ronald Koeman Siap Bajak ke Timnas Belanda?

3 pemain keturunan ini berpotensi direbut Timnas Belanda dari Timnas Indonesia usai tak dipanggil John Herdman di FIFA Series. Ronald Koeman siap memanggil?

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir: Kami Menang Telak

Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir: Kami Menang Telak

Trump menyatakan pihaknya merasa unggul dalam operasi militer yang sedang berlangsung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT