News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Perintahkan HGU Dicabut Demi Relokasi Penyintas Banjir di Sumatera

Presiden Prabowo memerintahkan pencabutan sementara HGU untuk percepatan pembangunan hunian sementara bagi penyintas banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Senin, 8 Desember 2025 - 14:29 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan dampak banjir bandang dan longsor di Aceh
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan sementara Hak Guna Usaha (HGU) di sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera. Keputusan ini diambil untuk mempercepat penyediaan lahan yang nantinya digunakan sebagai lokasi hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak bencana.

Instruksi ini disampaikan Presiden saat rapat terbatas penanganan bencana di Banda Aceh, Minggu (7/12) malam, setelah menerima laporan hambatan penyediaan lahan dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau perlu, HGU-HGU bisa dicabut sementara, dikurangi. Ini kepentingan rakyat yang lebih penting. Lahan harus ada,” tegas Presiden.

Langkah tersebut dianggap penting karena sebagian besar daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih kesulitan menyiapkan lahan relokasi. Sementara pembangunan huntara harus segera dimulai untuk menggantikan tenda pengungsian yang kini menjadi tempat tinggal ribuan penyintas.

Ketersediaan Lahan Jadi Kendala Utama

Kepala BNPB Suharyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran dan desain bangunan. Namun proses pembangunan masih terhambat karena belum adanya lahan yang siap digunakan di beberapa titik prioritas.

“Salah satu hambatan mendesak adalah ketersediaan lahan dari pemerintah daerah,” ujar Suharyanto.

Ia menjelaskan bahwa huntara dirancang lebih layak dibanding tenda-tenda pengungsian. Setiap unit hunian akan dibangun dengan tipe 36 berukuran 8x5 meter, dilengkapi kamar mandi dan WC di dalam bangunan.

Dengan estimasi biaya Rp30 juta per unit, Presiden Prabowo menilai program ini perlu dipercepat demi memberikan hunian layak sebelum masuk musim penghujan berikutnya.

Instruksi Percepatan: Pemerintah Daerah, ATR/BPN hingga TNI–Polri Terlibat

Presiden memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian ATR/BPN serta dinas kehutanan, untuk memastikan proses administrasi lahan tidak menghambat relokasi.

“Saya kira lahannya harusnya ada. Nanti koordinasi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, semua K/L dicek semua,” kata Presiden.

BNPB juga telah menyiapkan opsi pengerahan Satgas TNI–Polri untuk mempercepat konstruksi, mencontoh pengalaman serupa di Lewotobi yang mampu membangun ribuan unit huntara dalam waktu enam bulan.

Mendengar laporan tersebut, Presiden Prabowo meminta percepatan lebih lanjut.

“Kalau bisa lebih cepat dari enam bulan, lebih baik,” ujarnya.

Desain Fleksibel: Model Barak Jika Lahan Tidak Memadai

Selain model hunian keluarga, pemerintah menyiapkan opsi konstruksi berbentuk barak apabila lahan terbatas. Namun apabila area memungkinkan, satu keluarga dapat dialokasikan area 8x10 meter yang sekaligus mempermudah transisi menuju pembangunan hunian tetap (huntap) pada tahap selanjutnya.

BNPB menargetkan huntara hanya digunakan maksimal satu tahun. Namun masa tinggal dapat diperpanjang jika proses penyediaan lahan huntap masih terkendala.

Prioritas: Keselamatan dan Pemulihan Warga

Mengakhiri rapat, Presiden kembali menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan penyintas harus menjadi prioritas, bukan kepentingan administratif atau kepemilikan lahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga membuka kemungkinan penggunaan metode pembangunan fabrikasi bertingkat apabila kondisi geografis membuat lahan semakin terbatas.

Pemerintah pusat kini menunggu percepatan administratif dari pemerintah daerah. Pembangunan huntara diproyeksikan dimulai setelah penetapan zona relokasi selesai, sebelum ribuan penyintas kembali menghadapi kondisi cuaca ekstrem. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi terkait kabar burung yang menyebutkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjalani perawatan medis. 
Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Keberangkatan haji dua orang tersebut merupakan akhir dari kesabaran mereka menanti antrean selama 12 tahun sejak mendaftar pada 2014 silam.
KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta para rektor berkumpul dan merumuskan konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' terpadu.
Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Upaya pemberantasan mafia percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di Provinsi Banten memasuki babak baru. 
Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, terjun langsung untuk memastikan penanganan menyeluruh pasca-insiden di Bekasi Timur. 
Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Berbagai cara dilakukan insan media dalam momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
Selengkapnya

Viral