News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Resbob Bikin Gaduh Hina Suku Sunda dan Suporter Persib, Dedi Mulyadi Sampai Turun Tangan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun tangan usai seorang pembuat konten Adimas Firdaus alias Resbob bikin gaduh hina suku Sunda dan suporter Persib, Viking.
Jumat, 12 Desember 2025 - 18:58 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bereaksi atas video konten kreator Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina Suku Sunda
Sumber :
  • Kolase Antara & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya turun tangan usai pembuat konten Adimas Firdaus alias Resbob menyatakan kalimat menghina suku Sunda dan suporter Persib, Viking.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini meminta agar masyarakat tenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dedi, saat ini omongan Resbob yang viral itu sudah masuk ke proses hukum.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai mendatangi gedung Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai mendatangi gedung Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

"Sudah dilaporkan, biarkan hukum yang menyentuhnya," kata Dedi, menjawab komentar netizen, di salah satu unggahannya di Instagram, dikutip Jumat (12/12/2025).

Sebaiknya, masyarakat tidak lagi membalas Resbob dengan komentar-komentar buruk lainnya.

Sebab, membalas dengan komentar buruk, menurut Dedi adalah hal yang hanya mengotori mulut dan tangan.

"Jangan kotori mulut dan tangan kita lagi," ujar dia.

Sebelumnya ramai diberitakan, pembuat konten Resbob viral gara-gara ucapannya tentang suku Sunda dan Viking.

Di sebuah video yang viral itu, tampak Resbob sedang menyetir mobil. Ia pun ditanya oleh temannya di kursi samping.

"Semua orang Sunda anjXXX, Viking anjXXX," kata Resbob tanpa beban.

Perkataan itu pun langsung viral di media sosial dan memicu banyak kecaman.

Salah satunya dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan yang menyatakan kegeramannya atas hinaan yang dilontarkan Resbob.

Merespons pernyataan sang pembuat konten, Erwan menyampaikan pernyataan keras.

Ia pun meminta agar kepolisian segera menangkap pembuat konten tersebut.

"Meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku serta memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang," tuturnya.

Erwan juga meminta agar masyarakat tidak terprovokasi serta menjaga ketenangan.

Resbob Minta Maaf

Bikin Gaduh karena Hina Viking dan Suku Sunda, Ternyata Resbob Pernah Dilaporkan Azizah Salsha ke Polisi
Bikin Gaduh karena Hina Viking dan Suku Sunda, Ternyata Resbob Pernah Dilaporkan Azizah Salsha ke Polisi
Sumber :
  • youtube resbob

Setelah mendapatkan banyak kecaman dari berbagai pihak, Resbob akhirnya meminta maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan Resbob dalam sebuah video klarifikasi.

Di dalam video klarifikasinya, ia mengatakan bahwa dirinya tak sadar ketika mengucapkan kalimat kasar kepada suku Sunda dan Viking.

Ia menegaskan bahwa saat kejadian, dirinya sedang dalam pengaruh alcohol.

"Ketidaksadaran menjadikan kecelakaan saya dalam ucapan, sampai sekarang saya enggak ingat sama sekali bahwa mulut saya mengucapkan itu," kata dia.

Menurutnya, dalam kondisi sadar ia tidak akan mengatakan hal tersebut.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rasa benci sedikit pun terhadap suku Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam videonya itu, ia kemudian mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terjerumus pada alkohol.

Sebab, ketika kondisi tidak sadar bisa saja seseorang melakukan hal yang akan disesalinya nanti. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral